Tampilkan postingan dengan label the upstairs. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label the upstairs. Tampilkan semua postingan

Kamis, Oktober 18, 2012

The Upstairs - Katalika: Pop Seketika?


Kuat godaan untuk segera melabeli Katalika sebagai album The Upstairs yang terlalu ngepop atau kurang berenergi, seperti yang ditulis temen sotoy gw di blognya ini. Ada benarnya, namun sesungguhnya The Upstairs menawarkan sesuatu yang lain: songwriting yang lebih apik, permainan instrumen yang lebih bijak, dan sound production yang lebih mantep. Katalika mungkin versi dewasa dari The Upstairs, tapi bukan sesuatu yang jelek, apalagi membosankan.

Senin, April 13, 2009

The Upstairs - Magnet! Magnet! Kuatkah Daya Tariknya?


Untuk elo yang buru2 atau punya penyakit males baca, gue kasih jawaban singkat: nggak! Daya tarik album ini lemah sekali. Oke, silakan kalo mau buka Facebook lagi :)....buat yang hobi baca, lanjut yuu....

Untuk sound dan penguasaan instrumen di album ketiga ini, gue angkat jempol sama The Upstairs. Tapi songwriting? Wah, kayaknya mereka belum bisa mengalahkan diri mereka sendiri di album perdana, Matraman. Walaupun kualitas rekaman Matraman sedikit di bawah standar, tiap lagu punya "soul" yang cukup membuat orang - meminjam istilah Jimi Multhazam - berdansa resah.

Kamis, April 13, 2006

Energy-nya The Upstairs: Kurang Enerjik?

"Energy", inilah album yang paling ditunggu-tunggu di tahun 2006. Merupakan album kedua The Upstairs setelah 'Matraman' (2004), mereka mencoba memperluas 'daerah jajahan' dengan menjalin kerjasama dengan label Warner Music Indonesia. Nggak tanggung2, Andy Ayunir, tokoh musik elektronik Indonesia, turut membantu proses rekording album ini. Maka gak heran kalo fans berat The Upstairs, para Modern Darlings yg kebanyakan tersebar di SMA-SMA (karena terlalu sering main di Pensi) sangat menantikan album ini.

Album Energy dengan segala 'hype'-nya akhirnya dirilis pada akhir Maret 2006. Kover album ini sungguh menarik, yaitu ilustrasi seorang cowo yang sedang membuka botol dengan giginya. Ini melambangkan Energy, kata Jimi Multazham, sang ilustrator sekaligus vokalis the Upstairs. Dibuat dengan gaya2 ngejreng ala komik2 jaman dulu, sangat menangkap mata (eyecatching :P).

Rabu, Januari 25, 2006

The Upstairs Got Back Their Thunder From Goodnight Electric!

Setelah sekian lama tidak menyaksikan pertunjukan musik bermutu, akhirnya gw berkesempatan untuk menyaksikan The Upstairs di Parc, Blok M, tanggal 19 Januari lalu. Mereka dijadwalkan manggung bersama The Porno, Sekarwati, Boy London dan Goodnight Electric dalam acara yang diberi tajuk 'Thursday Riot New Wave Edition'.

Masih ingat review gw soal The Upstairs dan Goodnight Electric, dimana waktu itu Goodnight Electric gw puji2 setinggi langit melebihi The Upstairs? Well, u know what? This is a whole different story, my friend! Yes, u've read the title...The Upstairs outperformed Goodnight Electric kali ini! Mereka merebut kembali singgasana sebagai band New Wave ibukota (mungkin dunia) terkeren! But first, kita mulai dari awal...

Rabu, Februari 23, 2005

Goodnight Electric Electrified The Upstairs!

GOODNIGHT ELECTRIC stole The Upstairs' thunder dalam acara 'Androgyny Valentine Party' di BC Bar, Jakarta, 19 Februari lalu. Walaupun the Upstairs tampil cukup baik dengan permainan prima dan dandanan yang bisa bikin David Bowie tersenyum puas - mereka tampil dengan jas, dasi, make up, sunglasses dan celana ketat - tapi tidak cukup untuk mencegah penonton menggelinjang oleh setruman Goodnight Electric! Band 'karaoke' yang terdiri dari 2 personil saja, yaitu Rebecca dan Batman, mampu menghipnotis penonton dengan 'kesederhanaannya'.