<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-11028481</id><updated>2011-11-28T06:50:33.114+07:00</updated><category term='LLW'/><category term='konser'/><category term='afrikana'/><category term='dewi lestari'/><category term='seafood'/><category term='java rocking land'/><category term='pangkep 33'/><category term='bite'/><category term='budiman hakim'/><category term='adu domba'/><category term='misfits'/><category term='sex after dugem'/><category term='buried'/><category term='khuruksetra'/><category term='kuliner'/><category term='district 9'/><category term='buku'/><category term='seni rupa'/><category term='bad religion'/><category term='hadramout restaurant'/><category term='ramones'/><category term='musik'/><category term='sepak bola'/><category term='film'/><category term='mandi kambing'/><category term='perahu kertas'/><category term='serial TV'/><category term='franz ferdinand'/><category term='the upstairs'/><category term='end of the century'/><title type='text'>Da Review</title><subtitle type='html'>review tanpa sensor dan belas kasihan</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://da-review.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11028481/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://da-review.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Punkdhut</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12401788830335953184</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_ruzi04F-HZ4/TGhg4z04puI/AAAAAAAAAJ4/u19UIc88Gds/S220/punked-ed.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>45</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-11028481.post-5142040165199333578</id><published>2011-09-28T09:20:00.002+07:00</published><updated>2011-09-28T09:22:19.580+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='konser'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='bad religion'/><title type='text'>Bad Religion, Bad Marketing</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-u0cvabVepsc/ToJ9t9ky9-I/AAAAAAAAALM/BM_Uh4THeSk/s1600/402839237.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="192" src="http://2.bp.blogspot.com/-u0cvabVepsc/ToJ9t9ky9-I/AAAAAAAAALM/BM_Uh4THeSk/s320/402839237.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'Trebuchet MS',sans-serif;"&gt;Setelah &lt;a href="http://da-review.blogspot.com/2011/08/rockvolution-2011-gabba-gabba-hey-ho.html#more"&gt;Marky Ramone&lt;/a&gt;, satu lagi legenda Punk Rock sudi mampir ke Jakarta, yaitu Bad Religion. Band yang udah berdiri sejak 1980 di Los Angeles ini termasuk band Hardcore Punk yang paling awet.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'Trebuchet MS',sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'Trebuchet MS',sans-serif;"&gt;Di Indonesia, nama Bad Religion baru beken d&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'Trebuchet MS',sans-serif;"&gt;i dekade 90-an, saat Rock Alternatif (termasuk Punk) menjadi trend. Album "Recipe For Hate" yang dirilis tahun 1993 dengan hits "American Jesus" dan "Struck A Nerve" adalah salah satu karya Punk yang wajib dikoleksi. Di tahun berikutnya, mereka juga masuk dalam&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'Trebuchet MS',sans-serif;"&gt;kompilasi Punk-O-Rama dengan lagu "Do What You Want". Kemudian pada 1995, dirilis album kompilasi berjudul "All Ages" yang memuat lagu-lagu terbaik Bad Religion dari tahun 1982-1992. T&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'Trebuchet MS',sans-serif;"&gt;ahun 1996, mereka hadir lagi dengan album Gray Race yang mempopulerkan "Punk Rock Song". Sayang, setelah trend alternatf memudar, album2 mereka gak dirilis lagi di Indonesia. Pokoknya Bad Religion cukup dikenal lah buat rockers di era 90-an.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'Trebuchet MS',sans-serif;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'Trebuchet MS',sans-serif;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'Trebuchet MS',sans-serif;"&gt;Makanya begitu dengar berita Bad Religion akan main di Gelora bung Karno pada tanggal 20 September kemarin, sambutan masyarakat begitu meriah. Namun kegembiraan itu sedikit luntur ketika diketahui Bad Religion akan manggung bersama Yellowcard dan Panic at the Disco dalam sebuah festival bernama Big Wave.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'Trebuchet MS',sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'Trebuchet MS',sans-serif;"&gt;Sebuah strategi pemasaran yang luar biasa aneh. Menggabungkan Punk Rock garis keras dengan band2 ABG wangi? Ditambah lagi harga tiket yang lumayan mahal. Tiket Festival Rp450.000, sedangkan Tribun Atas yang letaknya jauh sekali dijual Rp200.000. K&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'Trebuchet MS',sans-serif;"&gt;alo nggak melihat genrenya, mungkin wajar--dengan harga segitu--bisa nonton band2 kelas dunia. Tapi publik Punk Rock nggak akan rela membayar lebih untuk mendengarkan band2 ABG itu! Dan gue rasa begitu pun sebaliknya, para fans Yellowcard dan Panic at the Disco gak akan ngerti musik Bad Religion.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'Trebuchet MS',sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'Trebuchet MS',sans-serif;"&gt;Gue--dengan bantuan seorang teman--akhirnya dapet tiket Festival seharga Rp200.000. Kita masuk ketika Panic at the Disco lagi main. Benar saja, yang menonton mereka itu cuma cewe2 ABG yang jumlahnya gak terlalu banyak. Tribun Atas terlihat kosong. Kabarnya, panitia menyuruh penonton yang telah membeli tiket Tribun Atas untuk turun ke tribun bawah atau festival supaya keliatan rame.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'Trebuchet MS',sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'Trebuchet MS',sans-serif;"&gt;Kelar Panic at the Disco, mulai terlihat pergantian komposisi penonton. Yang cakep-cakep pada pulang, digantikan penonton Bad Religion yang kebanyakan para begundal. Setelah 10 menitan menunggu, tampaklah Jay Bentley, sang bassis yang sudah beruban. Disusul drummernya yang paling muda, Brooks Wackerman, gitaris Greg Hetson dan Brian Baker, dan tentu saja Greg Graffin, sang professor Punk. Brett Gurewitz (gitar) kali ini nggak hadir karena sibuk ngurusin Epitaph records, label miliknya. Bad Religion langsung menghentak dengan lagu...eh, lagu apa nih gue gak tau? Sepertinya lagu baru. Ya, gue baru tau beberapa judul lagu mereka setelah dapet bocoran &lt;i&gt;songlist&lt;/i&gt; keesokan harinya. Jadi yang pertama itu berjudul "Resist Stance" diambil dari album terbaru "The Dissent of Man", yang dilanjutkan dengan "Social Suicide" dari album "The Empire Strikes First", tahun 2004. Nah, lagu ketiga semua orang pasti tau, yaitu "21st Century Digital Boy". Langsung dah meledak tuh satu GBK.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'Trebuchet MS',sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'Trebuchet MS',sans-serif;"&gt;&lt;i&gt;Songlist&lt;/i&gt; mereka sangat cerdas, dengan komposisi 50-50 antara lagu lama dan lagu baru. Jadi gue--dan gue yakin sebagian besar penonton--berselang-seling antara menyanyikan lagu yang mereka tau dan bengong karena baru denger.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'Trebuchet MS',sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'Trebuchet MS',sans-serif;"&gt;Yang &lt;i&gt;stand out&lt;/i&gt; tentu saja lagu-lagu klasik mereka, seperti: "Atomic Garden", "Conquer the world", "Do What You Want", "Modern Man", "Anesthesia", "Generator", "Fuck Armageddon This Is Hell". Setelah puas dengan performa apik mereka, Bad Religion--biasa--pura-pura udahan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'Trebuchet MS',sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'Trebuchet MS',sans-serif;"&gt;Nggak lama menunggu, mereka muncul lagi dengan intro yang amat teramat sangat familier, apalagi kalo bukan "American Jesus"! Koor Punk pun dimulai lagi. Lagu berikutnya gak kalah mantap--favorit gue--"Infected". Ini lagu lama Bad Religion yang pernah gue rekam video klipnya waktu jaman MTV Alternative Nation (dengan video Betamax, tentu saja). Nomor pamungkas adalah "Sorrow" dari album "The Process of Belief" tahun 2002. Lagu yang cukup unik ini seakan menegaskan bahwa Bad Religion gak terlena dengan sukses di era lamanya, tapi akan terus berkaya dan berinovasi.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'Trebuchet MS',sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'Trebuchet MS',sans-serif;"&gt;Jadi &lt;i&gt;overall&lt;/i&gt;, ini adalah konser yang sangat apik, walaupun belom bisa ngalahin sensasi yang gue dapat di konser Marky Ramone's Blitzkrieg. Tapi hey, Marky kan emang lebih dulu eksis dari Bad Religion. Jadi wajar lah. Walau sempat dibuat kesal oleh taktik marketing organizer yang &lt;i&gt;pretty bad&lt;/i&gt;, shownya sendiri berjalan lancar--alias &lt;i&gt;veeerry good&lt;/i&gt; dan meninggalkan kesan mendalam. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'Trebuchet MS',sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'Trebuchet MS',sans-serif;"&gt;Check out the video below.&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'Trebuchet MS',sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;object class="BLOGGER-youtube-video" classid="clsid:D27CDB6E-AE6D-11cf-96B8-444553540000" codebase="http://download.macromedia.com/pub/shockwave/cabs/flash/swflash.cab#version=6,0,40,0" data-thumbnail-src="http://1.gvt0.com/vi/H-_T8IdVN8k/0.jpg" height="266" width="320"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/H-_T8IdVN8k&amp;fs=1&amp;source=uds" /&gt;&lt;param name="bgcolor" value="#FFFFFF" /&gt;&lt;embed width="320" height="266"  src="http://www.youtube.com/v/H-_T8IdVN8k&amp;fs=1&amp;source=uds" type="application/x-shockwave-flash"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'Trebuchet MS',sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;object class="BLOGGER-youtube-video" classid="clsid:D27CDB6E-AE6D-11cf-96B8-444553540000" codebase="http://download.macromedia.com/pub/shockwave/cabs/flash/swflash.cab#version=6,0,40,0" data-thumbnail-src="http://3.gvt0.com/vi/5OlOLXGbn4s/0.jpg" height="266" width="320"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/5OlOLXGbn4s&amp;fs=1&amp;source=uds" /&gt;&lt;param name="bgcolor" value="#FFFFFF" /&gt;&lt;embed width="320" height="266"  src="http://www.youtube.com/v/5OlOLXGbn4s&amp;fs=1&amp;source=uds" type="application/x-shockwave-flash"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'Trebuchet MS',sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'Trebuchet MS',sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'Trebuchet MS',sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'Trebuchet MS',sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'Trebuchet MS',sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'Trebuchet MS',sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'Trebuchet MS',sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/11028481-5142040165199333578?l=da-review.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://da-review.blogspot.com/feeds/5142040165199333578/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=11028481&amp;postID=5142040165199333578' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11028481/posts/default/5142040165199333578'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11028481/posts/default/5142040165199333578'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://da-review.blogspot.com/2011/09/bad-religion-bad-marketing.html' title='Bad Religion, Bad Marketing'/><author><name>Punkdhut</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12401788830335953184</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_ruzi04F-HZ4/TGhg4z04puI/AAAAAAAAAJ4/u19UIc88Gds/S220/punked-ed.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-u0cvabVepsc/ToJ9t9ky9-I/AAAAAAAAALM/BM_Uh4THeSk/s72-c/402839237.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-11028481.post-4335908646617025458</id><published>2011-08-18T15:56:00.006+07:00</published><updated>2011-09-25T00:37:48.907+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='konser'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ramones'/><title type='text'>Rockvolution 2011: Gabba Gabba Hey Ho Let's Go!</title><content type='html'>&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-KpS9uxX5SlE/Tk1THo7S-VI/AAAAAAAAALI/gz7VARW-Jf0/s1600/michale-marky.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="300" src="http://3.bp.blogspot.com/-KpS9uxX5SlE/Tk1THo7S-VI/AAAAAAAAALI/gz7VARW-Jf0/s400/michale-marky.jpg" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Kalau elo seorang drummer, doyan Punk rock, ditambah lagi ga doyan ngerokok, alangkah anehnya kalo sampe gak nonton Rockvolution 2011. Festival Rock (Indie) yang antara lain disponsori Komnas Pengendalian Tembakau ini memboyong Marky Ramone's Blitzkrieg, band terbaru dari drummer Punk legendaris, Marky Ramone.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;Rockvolution berlangsung pada 23 dan 24 Juli 2011, bentrok dengan Java Rocking Land yang disokong Gudang Garam. Penggemar musik rock benar-benar dibuat bingung pada waktu itu. Terutama di tanggal 24, harus memilih antara menonton legenda Metal, Helloween di Java Rocking Land atau dedengkot Punk, Marky Ramone's Blitzkrieg di Rockvolution. Kalo gue sih gak bingung, karena alasan-alasan di atas.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Rockvolution hari pertama menampilkan The Datsuns, band &lt;i&gt;garage rock&lt;/i&gt; dari Australia. Menarik juga sebenernya--tapi berhubung dana dan energi yang terbatas--gue &lt;i&gt;skip&lt;/i&gt; dah. Band-band luar lainnya adalah Tonight Alive dan Destine. Gue juga kurang familiar dengan band-band baru (baca: ABG) ini.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Gue hadir di hari kedua Rockvolution, pas Getah lagi main. Cukup mengejutkan, karena mereka berkolaborasi dengan pemain harpa Maya Hasan. Tapi kekaguman berhenti di situ saja, karena musiknya kurang menarik buat gue. Band berikutnya adalah Deadsquad, yang dibintangi duo gitaris andal, Coki (Netral) dan Stevie (Andra and the Backbone). Komposisi-komposisi deathmetal njelimet ini sangat menarik untuk disimak, kalo &lt;i&gt;sound&lt;/i&gt;-nya bener :P&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Koil berada di urutan selanjutnya, masih dengan &lt;i&gt;sound&lt;/i&gt; yang kurang memuaskan. Untung saja Otong cukup menghibur dengan lawakan-lawakan khasnya, menunjukkan bakatnya sebagai seorang &lt;i&gt;stand-up comedian&lt;/i&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Selepas &lt;i&gt;break &lt;/i&gt;maghrib, para begundal dari pulau Dewata pun menginvasi panggung. Yup, Superman Is Dead langsung menggempur dengan energi punk yang tinggi. Saking tingginya, sampai-sampai permainan gitar Bobby dan pukulan drum Jerinx sering meleset. Ups...&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Penampil berikutnya--masih dari ranah Punk Rock--adalah Rufio. Band asal Amrik yang mengusung Melodic Punk model NoFX ini sepertinya punya banyak penggemar di sini, tapi sayang gue bukan salah satunya. Yang bikin tambah gondok adalah mereka terlihat amat betah di atas panggung, melewati batas 1 jam yang ada di jadwal. Bagaimanapun, &lt;i&gt;sound&lt;/i&gt; mereka terdengar lebih baik dari band-band lokal yang tampil sebelumnya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Netral mengisi panggung berikutnya. Seperti biasa, mereka terdengar seperti band nge-&lt;i&gt;jam&lt;/i&gt; kalo di atas panggung, dengan improvisasi liar yang dipimpin Eno. Di pertengahan acara, Eno berduet dengan seorang DJ--gak tau namanya--menghasilkan &lt;i&gt;beat-beat hip-hop funky&lt;/i&gt; seperti halnya pengikut Travis Barker yang baik.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Di tengah-tengah penampilan Netral, gue udah manteng di depan panggung tempat Marky Ramone's Blitzkrieg bakal main. Tata panggungnya cukup minimalis, hanya menonjolkan &lt;i&gt;backdrop&lt;/i&gt; raksasa bergambar logo Marky Ramone's Blitzkrieg di belakang set drum Marky. Settingan drum Marky sendiri gak kalah minimalis, yaitu &lt;i&gt;4-piece&lt;/i&gt;: masing-masing sebuah bass drum, snare drum, tom-tom, dan floor tom. Yang unik adalah tom-tomnya nggak pake &lt;i&gt;drumhead&lt;/i&gt; pada bagian bawahnya. Ini menghasilkan suara yang kurang beresonansi, lebih kentara &lt;i&gt;attack&lt;/i&gt;-nya (maaf, omongan khusus drummer nih). Sebuah teknik yang lazim dilakukan drummer-drummer rock tahun 1970an.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;"Hey ho...let's go! Hey ho...let's go!" berulangkali para penonton bersorak. Mereka--termasuk gue--udah nggak sabar untuk ber-&lt;i&gt;pogo, moshing, crowd surfing&lt;/i&gt;, dan perilaku-perilaku menyimpang lainnya. Maka begitu satu-persatu personil Marky Ramone's Blitzkrieg--Michale Graves (vokal, ex-Misfits), Alex Cane (gitar), Clare (bas), dan Marky Ramone (drum)--memasuki panggung, bergemuruhlah itu satu Lapangan D Senayan. Marky Ramone memberi salam kepada para fans Indonesia yang sudah menanti sejak kemunculan Ramones di tahun 1974.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;"One, two, three, four!" aba-aba untuk memulai lagu khas Ramones kali ini dipakai oleh Marky Ramone's Blietzkrieg. Ini juga pertanda bagi penonton untuk menggila. Debu yang semakin tebal beterbangan akibat hentakan kaki dari gerakan pogo ribuan penonton tak dipedulikan lagi karena mereka telah terasuki sihir Marky Ramone dan kawan-kawan. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Gue tadinya sempat ragu kalo Marky bisa menjaga staminanya bermain drum. Bahkan gue pikir dia bakal "menyederhanakan" &lt;i&gt;pattern&lt;/i&gt; drumnya--terutama permainan hi-hatnya--yang lumayan susah. Ternyata, selain nggak mengubah &lt;i&gt;pattern&lt;/i&gt; drumnya, Marky sanggup membawakan lebih dari 20 lagu hits Ramones secara non-stop! Sewaktu Green Day konser di Jakarta tahun 1994, mereka pun menggunakan trik ini, yang bikin gue takjub.&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt; Dan malam itu gue baru nyadar kalo Green Day mencurinya dari Ramones.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;'Beat on the brat', '53rd &amp;amp; 3rd, Commando', 'Pinhead', 'Sheena is a punk rocker', 'Rockaway beach', 'Teenage Lobotomy', 'I don't care', 'I just wanna have something to do', 'I wanna be sedated', 'Rock n roll high school', 'the KKK took my baby away', 'I believe in miracles', 'Pet sematary', adalah beberapa lagu &lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Ramones &lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;(yang gue inget) yang dibawakan di sesi pertama ini. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Setelah itu, mereka sok-sok udahan. Koor "we want more" dari penonton pun membuat Michale Graves gak lama nongol dari persembunyiannya. Dengan berbekal gitar akustik, ia membawakan sendiri lagu-lagu Misfits, seperti 'Saturday night'. Penonton turut ber-&lt;i&gt;singalong&lt;/i&gt;. Sedikit dia mengucapkan pesan perdamaian, terkait dengan penembakan di Norwegia yang baru terjadi. Kemudian dia pun ngilang lagi ke belakang panggung.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Ngga lama berselang, semua personil Marky Ramone's Blitzkrieg balik lagi ke panggung. Ternyata sekarang adalah sesi &lt;i&gt;cover version&lt;/i&gt;. Mereka membawakan lagu-lagu milik orang lain, seperti 'Have you ever seen the rain', 'Wonderful world' dan 'Dig up her bones'. Lalu mereka pura-pura pamit lagi.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Penonton belum puas. Mereka terus meneriakkan "Hey ho let's go!", penggalan lirik dari lagu Blitzkrieg Bop yang belum dibawakan. Benar saja, Marky dkk pun nongol lagi. Kali ini mereka membawakan lagu baru milik sendiri, 'If and when', dan 'When we were angels'. Lalu tibalah saat yang dinanti-nantikan...riff gitar yang teramat familiar pun meledakkan Lapangan D Senayan. Yak, saatnya berpogo dengan 'Blitzkrieg Bop!' Sebuah momen penuh ekstasi yang nggak tergantikan. Untung, lapangan telah sedikit basah oleh hujan sehingga debu yang beterbangan nggak terlalu parah. Semua berpogo seperti itu adalah pogo yang terakhir.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Boleh jadi ini adalah konser terbaik yang pernah gue rasakan. Penonton dan artisnya benar-benar melebur menjadi satu. Marky Ramone pun menegaskan lagi filosofi Punk, bahwa lo ga perlu jadi jenius untuk menjadi seorang rocker/musisi yang hebat. &lt;i&gt;Just go out there and do it!&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;i&gt;Check out&lt;/i&gt; video yang gue ambil di bawah.&amp;nbsp;Gue cuma sempet ngambil satu ini, karena sibuk pogo!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;object class="BLOGGER-youtube-video" classid="clsid:D27CDB6E-AE6D-11cf-96B8-444553540000" codebase="http://download.macromedia.com/pub/shockwave/cabs/flash/swflash.cab#version=6,0,40,0" data-thumbnail-src="http://3.gvt0.com/vi/P_DOPx4mPVs/0.jpg" height="266" width="320"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/P_DOPx4mPVs&amp;fs=1&amp;source=uds" /&gt;&lt;param name="bgcolor" value="#FFFFFF" /&gt;&lt;embed width="320" height="266"  src="http://www.youtube.com/v/P_DOPx4mPVs&amp;fs=1&amp;source=uds" type="application/x-shockwave-flash"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/11028481-4335908646617025458?l=da-review.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://da-review.blogspot.com/feeds/4335908646617025458/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=11028481&amp;postID=4335908646617025458' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11028481/posts/default/4335908646617025458'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11028481/posts/default/4335908646617025458'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://da-review.blogspot.com/2011/08/rockvolution-2011-gabba-gabba-hey-ho.html' title='Rockvolution 2011: Gabba Gabba Hey Ho Let&apos;s Go!'/><author><name>Punkdhut</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12401788830335953184</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_ruzi04F-HZ4/TGhg4z04puI/AAAAAAAAAJ4/u19UIc88Gds/S220/punked-ed.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-KpS9uxX5SlE/Tk1THo7S-VI/AAAAAAAAALI/gz7VARW-Jf0/s72-c/michale-marky.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-11028481.post-5624334047945864035</id><published>2011-07-22T14:32:00.006+07:00</published><updated>2011-09-25T00:38:02.330+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='musik'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='LLW'/><title type='text'>LLW: Indra Just Wanna Have Fun</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-72m557PwH5w/Tik9rM250qI/AAAAAAAAALE/ckclBdPoNdk/s1600/llw-small.jpg"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5632100621398692514" src="http://1.bp.blogspot.com/-72m557PwH5w/Tik9rM250qI/AAAAAAAAALE/ckclBdPoNdk/s320/llw-small.jpg" style="cursor: hand; cursor: pointer; float: left; height: 225px; margin: 0 10px 10px 0; width: 283px;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;LLW (dibaca "dabel el dabel yu"), adalah proyekan terbaru Indra Lesmana bareng dua anak muda, Barry Likumahuwa (bas) dan Sandy Winarta (drum). Menurut catatan gue, ini kedua kalinya Indra Lesmana membentuk &lt;i&gt;power trio&lt;/i&gt; jazz. Sebelumnya, Indra punya PIG yang mengikutsertakan Pra Budi Dharma dan Gilang Ramadhan. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;PIG telah membuktikan diri sebagai band dengan kemampuan jazz tingkat dewa yang kadang membuat bingung para manusia biasa. Masih segar di ingatan gue waktu ngeliat mereka manggung di JGTC 2005 sebagai band penutup. Gaya Free Jazz yang mereka usung sukses membuat sebagian besar pengunjung pusing dan meninggalkan lokasi (kecuali gue dan segelintir penikmat jazz sejati lainnya donk :P).&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Apakah Indra akan melakukan hal serupa dengan LLW? &lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Penerawangan asal-asalan gue menyimpulkan pengaruh funk yang kental dari Barry Limahuwa sangat berperan dalam membawa warna musik LLW ke arah yang lebih &lt;i&gt;fun&lt;/i&gt; dibandingkan PIG yang cenderung serius. Sandy--yang sepertinya terinfluens Buddy Rich--bermain penuh agresi membuat corak musik LLW makin lincah.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Album perdana LLW bertitel "Love Life Wisdom" berjumlah 7 trek. Kesemuanya begitu menyenangkan dan &lt;i&gt;light&lt;/i&gt; untuk didengar tanpa berkesan kacangan. Indra bermain penuh kematangan dan sangat mampu mengimbangi dua musisi muda yang enerjik. Ya, mereka terdengar seperti musisi-musisi hebat yang sedang menikmati hidupnya. Gak salah kalo nama albumnya Love Life Wisdom. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Satu-satunya yang "agak" kacangan adalah bagian lirik "Love Life Wisdom" yang menyertakan Dira Sugandi di vokal. Lagu yang cukup ngepop ini direkam dalam dua versi, &lt;i&gt;extended&lt;/i&gt; dan biasa. Isinya tentang &lt;i&gt;positivity&lt;/i&gt; dalam hidup blablabla yang lebih baik dinikmati alunan nadanya daripada arti liriknya yang &lt;i&gt;so-so&lt;/i&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Ah maaf, tadinya mau menyudahi review dengan paragraf di atas. Tapi alangkah kurangajarnya gue--walau blog ini berslogan "review tanpa sensor &amp;amp; belas kasihan"--gue gak akan bisa tidur tenang kalo menutupnya dengan perkataan negatif. Jadi...gue mau sampaikan lagi kalo ini album yang sangat layak anda dengarkan dan nikmati! Gak ada trek favorit gue di album ini, semuanya amayziing...amayyzingg! Saking bagusnya, album ini nggak pantas dimasukin ke Anugerah Musik Indonesia karena berada di level yang jauuuh lebih tinggi,&lt;i&gt; and not even Grammy, baby&lt;/i&gt;. Fiuhh...oke cukup, gue bisa tidur sekarang. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'trebuchet ms'; font-size: medium;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'trebuchet ms'; font-size: medium;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/11028481-5624334047945864035?l=da-review.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://da-review.blogspot.com/feeds/5624334047945864035/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=11028481&amp;postID=5624334047945864035' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11028481/posts/default/5624334047945864035'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11028481/posts/default/5624334047945864035'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://da-review.blogspot.com/2011/07/llw-indra-lesmanas-fountain-of-youth.html' title='LLW: Indra Just Wanna Have Fun'/><author><name>Punkdhut</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12401788830335953184</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_ruzi04F-HZ4/TGhg4z04puI/AAAAAAAAAJ4/u19UIc88Gds/S220/punked-ed.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-72m557PwH5w/Tik9rM250qI/AAAAAAAAALE/ckclBdPoNdk/s72-c/llw-small.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-11028481.post-8272945854993092112</id><published>2011-04-10T09:39:00.002+07:00</published><updated>2011-09-25T00:39:10.166+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='afrikana'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kuliner'/><title type='text'>Restoran Afrikana: Wakka Wakka Nyam Nyam....</title><content type='html'>&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;Niat hati sih pengen makan sate afrika di Tanah Abang, tapi karena waktu nggak mencukupi, ya gue terpaksa mencari alternatif lain. Di Jalan Kemanggisan Utama, beberapa jengkal sebelum Slipi Jaya menuju Tanah Abang, mata gue tertumbuk ke sisi kiri jalan. Di antara jejeran ruko, ada plang bertuliskan "Afrikana", restoran afrika. Wah, manarik juga nih. Sebenernya agak ragu, karena dari luar bangunannya bergaya modern. Seharusnya (menurut gue) restoran Afrika lebih tradisional, &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;berbentuk seperti jamur dan &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;beratap ijuk. Kalau penampakannya modern, bisa jadi rasa Afrika-nya berkurang. Dan dari logonya, sepertinya ini &lt;span style="font-style: italic;"&gt;franchise&lt;/span&gt;. Tapi ah, cuek aje. soalnya perut udah sulit berkompromi.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;Restoran Afrikana ini menjadi satu dengan sebuah bakeri dan toko buah organik (gue lupa namanya). Jadi posisinya seperti foodcourt di sebuah mal. Bedanya ini tempat makannya cuma satu dan ehm, bukan di mal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesan pertama adalah pelayan yang plonga-plongo. Sepertinya kurang reaktif dan profesional. Ditambah lagi, dia bukan orang Afrika! Tapi gue nggak membiarkan itu jadi kendala sambil berharap bukan dia yang masak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebingungan memilih menu buyar ketika gue teringat masakan Afrika di samping hotel Bimo, di daerah Tanah Abang yang dulu suka gue kunjungi (sekarang dah tutup). Di sana menyediakan ayam panggang dan ikan yang disajikan dengan kentang dan pisang goreng. Maka, gue pun memutuskan memesan ayam-ayaman, dalam hal ini "Chicken Stew". Sebuah pilihan yang aman, karena menurut gue semua orang bisa bikin ayam yang enak, tokh?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah 10 menitan menunggu, keluarlah itu pesenan gue. Wujudnya adalah sepotong ayam yang dilumuri adonan seperti sambal, dilengkapi nasi (pasti menyesuaikan selera orang Indonesia), dan favorit gue; pisang goreng tanpa tepung.  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namanya Chicken  Stew yang berarti ayam rebus. Tapi gue lihat kayaknya ini digoreng juga. Mungkin abis direbus baru digoreng sebentar. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;Gue mencicipi dulu adonan--entah apa itu--yang melumuri ayam. Gue mendeteksi ada rasa  tomat, bawang putih, garam, dan tentu saja sedikit cabe. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Overall&lt;/span&gt;,  rasanya manis, asam, asin. Ya, seperti permen Nanonano, rame rasanya.  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;&lt;br /&gt;Rasa ayamnya sendiri biasa aja,  dengan dibumbui sedikit garam. Masakan  Afrika emang nggak terlalu macam-macam dengan bumbu, cenderung minimalis. Jadi adonan yang melumuri ayam itu pun seperti terpisah, nggak sampai meresap ke dalam ayam.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;&lt;br /&gt;Nasi yang diberikan agaknya terlalu banyak untuk potongan ayam sekecil ini. Sebenernya ada opsi lain dari Chicken Stew ini, yaitu 6 potong ayam tapi tanpa nasi. Mungkin lain kali gue pilih itu saja dengan tambahan pisang goreng.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;Pisang gorengnya sesuai dengan harapan. Benar-benar khas Afrika, dengan rasa manis yang pas. Sepanci bisa gue abisin kali nih.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt; Tapi sayang, cuma ada 5 potong. Kalo di Hotel Bimo, pisangnya dikasih mayonaise. Yang ini polos aja, tapi mantap lah. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;Harganya? Rp16.000 saja, sodara-sodara. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;&lt;br /&gt;Sebuah kunjungan yang sakses dan ga ada salahnya untuk datang lagi dengan menu yang berbeda. Tersedia Beef Stew, Jelouf Rice, Nasi ikan asap, dll. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Sounds good to me&lt;/span&gt;...wakka wakka nyam nyam....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms'; font-size: x-small;"&gt;&lt;i&gt;Note: restoran ini udah almarhum :P&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/11028481-8272945854993092112?l=da-review.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://da-review.blogspot.com/feeds/8272945854993092112/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=11028481&amp;postID=8272945854993092112' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11028481/posts/default/8272945854993092112'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11028481/posts/default/8272945854993092112'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://da-review.blogspot.com/2011/04/restoran-afrikana-wakka-wakka-nyam-nyam.html' title='Restoran Afrikana: Wakka Wakka Nyam Nyam....'/><author><name>Punkdhut</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12401788830335953184</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_ruzi04F-HZ4/TGhg4z04puI/AAAAAAAAAJ4/u19UIc88Gds/S220/punked-ed.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-11028481.post-2941129267553130007</id><published>2010-12-26T16:55:00.000+07:00</published><updated>2010-12-26T17:28:30.103+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='buried'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='film'/><title type='text'>Buried: Bukan Buat Yang Berhati Hollywood</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_ruzi04F-HZ4/TRcSLwlPtMI/AAAAAAAAAKo/slk7LHCZSxk/s1600/buried.jpg"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 200px; height: 146px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_ruzi04F-HZ4/TRcSLwlPtMI/AAAAAAAAAKo/slk7LHCZSxk/s200/buried.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5554928658613777602" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Buried ini salah satu jenis film nyentrik yang bukan untuk semua orang. Kalo nonton di bioskop, pastikan penonton lain cukup beradab sehingga mereka nggak mengeluarkan suara2 sumbang yang mengganggu. Sehari sebelum gue nonton, temen gue mengalaminya. Penonton di sebelahnya berisik mengeluhkan cerita yang terlalu ajaib buat mereka. Dan esoknya, kejadian serupa pun menimpa gue. Kali ini rombongan keluarga yang duduk di atas gue. Dari awal udah berisik nggak jelas dan di ujung film ada yang nyeletuk, “Tuh kan, mendingan juga nonton Gulliver’s Travels!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Gue nggak akan memberi terlalu banyak info soal film ini karena akan merusak kenikmatan menonton. Yang jelas ini salah satu film yang berhasil menjaga ketegangan dari awal sampai akhir, selama 90 menit. Pesan dari gue cuma satu: nikmati saja ceritanya dan tentunya akting prima Ryan Reynolds. &lt;/span&gt;  &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/11028481-2941129267553130007?l=da-review.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://da-review.blogspot.com/feeds/2941129267553130007/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=11028481&amp;postID=2941129267553130007' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11028481/posts/default/2941129267553130007'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11028481/posts/default/2941129267553130007'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://da-review.blogspot.com/2010/12/buried-bukan-buat-yang-berhati.html' title='Buried: Bukan Buat Yang Berhati Hollywood'/><author><name>Punkdhut</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12401788830335953184</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_ruzi04F-HZ4/TGhg4z04puI/AAAAAAAAAJ4/u19UIc88Gds/S220/punked-ed.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_ruzi04F-HZ4/TRcSLwlPtMI/AAAAAAAAAKo/slk7LHCZSxk/s72-c/buried.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-11028481.post-4254341754760471204</id><published>2010-05-09T22:52:00.002+07:00</published><updated>2011-09-25T00:39:21.767+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pangkep 33'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kuliner'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='seafood'/><title type='text'>Pangkep 33: Salam 33 Jari!</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_ruzi04F-HZ4/S-bbTfUGLsI/AAAAAAAAAJw/1YNNmO-BV9Y/s1600/6_small.jpg"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5469299925357833922" src="http://4.bp.blogspot.com/_ruzi04F-HZ4/S-bbTfUGLsI/AAAAAAAAAJw/1YNNmO-BV9Y/s200/6_small.jpg" style="cursor: pointer; float: left; height: 106px; margin: 0pt 10px 10px 0pt; width: 160px;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;Setelah membaca review Pangkep 33 di internet, gue mengalami kesulitan tidur karena terus membayangkan nikmatnya makan seafood di sana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya, kesempatan itu tiba juga. Berawal dari kepergian gue dan bokap-nyokap ke Mangga Dua. Mereka mo beli kaos sedangkan gue nyari DVD film dan software. Tadinya, abis dari Mangdu kita mau makan siang ke restoran steak baru milik salah satu kerabat di daerah Cinere. Nah, berhubung waktu kunjungan di Mangdu yang molor ampe jam 12 lewat dan naga di perut ini udah susah berkompromi, akhirnya gue berinisiatif untuk ngajak bonyok nyobain Pangkep 33, yang lokasinya ga jauh dari Mangdu, tepatnya di Jl. Batu Ceper no.63.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;Dari Jl. Gajah Mada yang macet kita pun berbelok ke Jl.Sukarjo Wiryopranoto. Dari sana belok kanan ke Jl. Batu Tulis. Yap, kita nyasar. Setelah tanya sana-sini akhirnya nemu juga, yang ternyata sejajar dengan Jl. Batu Tulis. Terlihatlah plang “Pangkep 33” dengan dapur yang terletak di luar karena hrs ngebakar ikan. Letaknya sebelum restoran seafood Njun Njan, yang udah lama beken tapi harganya kurang keren.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;Tiba di Pangkep, gue langsung mesan Gule Kepala Kakap sedangkan nyokap mesan Ikan Kerapu Bakar. Sebagai sampingan, kita milih Udang Pacet Goreng Mentega dan Sayur Bunga Pepaya. Selang beberapa menit, datanglah makan sampingan kita. Udangnya biasa aja. Sayurnya juga. Mulai cemas nih, jangan2 ketipu? Tapi kemudian datang Ikan Kerapu Bakar. Gue spontan melotot begitu melihat bentuknya dagingnya yang luar biasa legit. Pokoknya blom dicoel atau dicicip, udah ketauan deh gimana enaknya. Mungkin inilah ikan kerapu tersegar yang pernah gue liat. Tanpa ba-bi-bu lagi, langsung gue mbat tuh ikan. Wahh…benerrr…ini ikan kerapu terenak di dunia. Bener2 seger! Gue biarin nyokap-bokap rebutan ikan itu karena gue masih nunggu Gule Kepala Kakap yang konon istimewa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;Setelah kerapu hampir menyisakan tulang, datanglah itu gule kepala kakap atau tepatnya...gule kepala kakap monster!!! Sumpe dah, hampir pingsan gue ngeliat ukurannya yang jumbo. Gue lumayan panik, karena personil kali ini cuma tiga orang dengan kondisi perut lumayan terisi, sementara kepala kakap itu bisa buat ngasih makan 10 orang!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;Rileks, rileks, batin gue. Gue ambil satu potong. Gila, gak kalah dengan kerapunya, kepala kakap ini juga segar. Dagingnya putih merekah dan sangat melimpah. Kebanyakan kepala kakap kan tulang semua isinya. Kuahnya pun nikmat, hanya agak sedikit kemanisan menurut gue. Tapi nggak bikin eneg kayak di tempat2 lain. Gue dibantu nyokap mempreteli kepala kakap itu satu demi satu, sampai akhirnya kami memutuskan untuk membungkus beberapa bagian yang tersisa. Iyalah, perut gue dah mau meledak!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;Sehabis cuci tangan di toilet belakang, gue dikejutkan lagi karena di meja udah ada es buah. Ternyata itu &lt;span style="font-style: italic;"&gt;compliment!&lt;/span&gt; Wow…perut yang udah &lt;span style="font-style: italic;"&gt;full&lt;/span&gt; ini pun seakan melonggar lagi untuk memberi tempat es buah yang suegerr.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;Ketika mau bayar, sang &lt;span style="font-style: italic;"&gt;owner&lt;/span&gt; menghampiri meja kami. Ia bertanya bagaimana makanannya. Tentu saja kami jawab dengan pujian bertubi-tubi. Bokap-nyokap yang punya kenangan lama di Makassar pun bernostalgia dengan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;owner&lt;/span&gt; yang berasal dari Poso. Dijelaskan pula, emang ikan2 di Pangkep 33 ga lama2 disimpen. Jadi dari pelabuhan langsung dibawa ke restoran. Dan ikan kakap raksasa itu benar2 &lt;span style="font-style: italic;"&gt;special of the day,&lt;/span&gt; karena hari itu cuma ada satu dan ukurannya emang melebihi biasanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;Bersyukurlah atas adanya restoran Pangkep 33 yang masih menjaga keseimbangan kualitas dan harga. Tadi makan ugal2an kita cuma habis Rp250ribu-an. Benar2 &lt;span style="font-style: italic;"&gt;highly recommended. &lt;/span&gt;Ikan2nya udah dapet&lt;span style="font-style: italic;"&gt; approval&lt;/span&gt; lah dari gue. Kalo kepiting, blom sempet nyoba. Menurut info sih enakan di Saung Grenvil. Nanti bisalah dibuat studi perbandingan. Heh…heh…&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.pangkep33.com/index.php"&gt;&lt;span style="font-size: 85%;"&gt;&lt;br /&gt;http://www.pangkep33.com/&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;  &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/11028481-4254341754760471204?l=da-review.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://da-review.blogspot.com/feeds/4254341754760471204/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=11028481&amp;postID=4254341754760471204' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11028481/posts/default/4254341754760471204'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11028481/posts/default/4254341754760471204'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://da-review.blogspot.com/2010/05/pangkep-33-salam-33-jari.html' title='Pangkep 33: Salam 33 Jari!'/><author><name>Punkdhut</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12401788830335953184</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_ruzi04F-HZ4/TGhg4z04puI/AAAAAAAAAJ4/u19UIc88Gds/S220/punked-ed.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_ruzi04F-HZ4/S-bbTfUGLsI/AAAAAAAAAJw/1YNNmO-BV9Y/s72-c/6_small.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-11028481.post-2069593984731495583</id><published>2010-04-24T22:51:00.003+07:00</published><updated>2011-09-25T00:39:33.852+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='perahu kertas'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='dewi lestari'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='buku'/><title type='text'>Perahu Kertas: How Pop Can You Go?</title><content type='html'>&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_ruzi04F-HZ4/S9MamuR2X0I/AAAAAAAAAJg/9JLbOdvgVME/s1600/Perahukertas_Front_small.jpg"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5463740025490792258" src="http://2.bp.blogspot.com/_ruzi04F-HZ4/S9MamuR2X0I/AAAAAAAAAJg/9JLbOdvgVME/s200/Perahukertas_Front_small.jpg" style="cursor: pointer; float: left; height: 200px; margin: 0pt 10px 10px 0pt; width: 135px;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms'; font-size: 100%;"&gt;Terus terang pertama kali gue tergerak untuk membaca Perahu Kertas - novelnya Dewi Lestari - adalah karena gue dengar ceritanya nyerempet2 dunia periklanan. Ya, gue tahu di dalamnya ada kisah cinta antara 2 tokoh, Kugy dan Keenan yang sama2 berkepribadian nyentrik. Tapi gue nggak nyangka juga kalo novel ini adalah sebuah roman sejati, lengkap dengan sengala ke-"menye-menyean"-nya&lt;span style="font-style: italic;"&gt;.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kekhawatiran akan kegalauan Perahu Kertas gue rasakan setelah membaca lebih dari 1/4 isi buku. Gue pengen berhenti, tapi entah kenapa ga bisa &lt;span style="font-style: italic;"&gt;(damn you, Dee!)&lt;/span&gt;. Gue udah terseret ke dalam adiksi yang bisa disamakan dengan betahnya anak2 4L4Y menonton sinetron. Ingatan gue langsung ke masa2 &lt;span style="font-style: italic;"&gt;"guilty pleasure"&lt;/span&gt; di Bandung, yaitu mantengin VCD Meteor Garden bareng anak2 kontrakan, lalu "Kuch Kuch Hotta Hai", "Titanic", &lt;span style="font-style: italic;"&gt;oops, i think i should stop now.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;   &lt;span style="font-family: 'trebuchet ms'; font-size: 100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms'; font-size: 100%;"&gt;Buat Dee yang udah identik dengan "Supernova" yang berat, novel "Perahu Kertas" ini tampil sangat ngepop. Tapi bukan berarti picisan. Dengan kelihaiannya, Dee berhasil membuat roman yang &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms'; font-size: 100%; font-style: italic;"&gt;cool &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms'; font-size: 100%;"&gt;dan &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms'; font-size: 100%; font-style: italic;"&gt;classy&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms'; font-size: 100%;"&gt;. Walaupun, ada beberapa hal klise yang cukup mengganggu (entah disengaja atau tidak). Contohnya: Kebetulan2 yg terlalu sering, terlalu diumbarnya adegan menangis, tokoh yang tampil terlalu baik, dll. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms'; font-size: 100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perahu Kertas emang udah lama dibuat Dee di masa2 awal menulis tapi belom terselesaikan (dulu judulnya "Kugy &amp;amp; Keenan"). Saat itu ia terpengaruh Katyusha, komik Popcorn, Candy Candy, yang merupakan cerita2 bersambung dengan tingkat adiksi tinggi. Dan Dee bercita-cita untuk menyamainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jumlah halaman Perahu Kertas cukup banyak (400-an), tapi saking enaknya bisa gue habiskan dalam dua hari saja. Ya, Dee berhasil memasukkan candu berkadar luar biasa tinggi dalam bukunya. Selain cerita yang pada dasarnya baik, detail2 setting, penokohan, dan cara Dee merangkai kata dengan apik membuat pembaca susah meninggalkan buku ini. Mari kita berlayar dengan perahu kertas...&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/11028481-2069593984731495583?l=da-review.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://da-review.blogspot.com/feeds/2069593984731495583/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=11028481&amp;postID=2069593984731495583' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11028481/posts/default/2069593984731495583'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11028481/posts/default/2069593984731495583'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://da-review.blogspot.com/2010/04/perahu-kertas-guilty-pleasure.html' title='Perahu Kertas: How Pop Can You Go?'/><author><name>Punkdhut</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12401788830335953184</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_ruzi04F-HZ4/TGhg4z04puI/AAAAAAAAAJ4/u19UIc88Gds/S220/punked-ed.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_ruzi04F-HZ4/S9MamuR2X0I/AAAAAAAAAJg/9JLbOdvgVME/s72-c/Perahukertas_Front_small.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-11028481.post-674303178717538616</id><published>2010-04-24T14:47:00.003+07:00</published><updated>2011-09-25T00:39:48.191+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='konser'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='misfits'/><title type='text'>Misfits Singalong Concert</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_ruzi04F-HZ4/S9KqYpl1TYI/AAAAAAAAAJY/Vd4OZjpxLw0/s1600/jerry+only.jpg"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5463616638411951490" src="http://4.bp.blogspot.com/_ruzi04F-HZ4/S9KqYpl1TYI/AAAAAAAAAJY/Vd4OZjpxLw0/s200/jerry+only.jpg" style="cursor: pointer; float: left; height: 200px; margin: 0pt 10px 10px 0pt; width: 150px;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;Punk emang sebuah konsep yang absurd. Lihatlah &lt;a href="http://www.viceland.com/blogs/uk-photos/2010/04/23/malcolm-mclarens-funeral-procession/"&gt;pemakaman Malcolm McLaren&lt;/a&gt; yang gokil. Sayang gue ga bisa ke sana. Tapi di konser Misfits tanggal 10 April yang lalu, gue hadir menjadi saksi bagaimana Punk sekali lagi berhasil menjungkirbalikkan sebuah kelaziman, kali ini dalam hal standar konser musik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Udah diketahui umum bahwa konser musik Punk pasti &lt;span style="font-style: italic;"&gt;sound&lt;/span&gt;-nya ancur. Jadi ga usah protes kalo lo ga bisa bedain nada2 yang dimainkan Misfits malam itu. Tapi yang bikin takjub adalah reaksi orang2 terhadap "sampah" itu: mereka (termasuk gue) berjoget, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;moshing&lt;/span&gt;, dan yang terpenting-ber&lt;span style="font-style: italic;"&gt;-singalong&lt;/span&gt; sepanjang konser! Intinya, gemuruh alias &lt;span style="font-style: italic;"&gt;noise&lt;/span&gt; yang berasal dari instrumen2 musik Misfits ga cukup untuk mencegah penonton bersuka ria dalam persaudaraan Punk!&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;"Pemberontakan" penonton Misfits malam itu sangat mengharukan. Se-akan2 Jerry Only cs hanya perlu hadir mematung di sana, dan penonton yang akan menghidupkan konser. Sebuah pemandangan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;epic&lt;/span&gt; yang hanya mungkin ada di sebuah (up)acara Punk.&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.youtube.com/watch?v=e1lejmdKuUs"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;Ini hasil syutingan gue.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;object class="BLOGGER-youtube-video" classid="clsid:D27CDB6E-AE6D-11cf-96B8-444553540000" codebase="http://download.macromedia.com/pub/shockwave/cabs/flash/swflash.cab#version=6,0,40,0" data-thumbnail-src="http://i.ytimg.com/vi/e1lejmdKuUs/0.jpg" height="266" width="320"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/e1lejmdKuUs?f=user_uploads&amp;c=google-webdrive-0&amp;app=youtube_gdata" /&gt;&lt;param name="bgcolor" value="#FFFFFF" /&gt;&lt;embed width="320" height="266"  src="http://www.youtube.com/v/e1lejmdKuUs?f=user_uploads&amp;c=google-webdrive-0&amp;app=youtube_gdata" type="application/x-shockwave-flash"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/11028481-674303178717538616?l=da-review.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://da-review.blogspot.com/feeds/674303178717538616/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=11028481&amp;postID=674303178717538616' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11028481/posts/default/674303178717538616'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11028481/posts/default/674303178717538616'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://da-review.blogspot.com/2010/04/misfits-singalong-concert.html' title='Misfits Singalong Concert'/><author><name>Punkdhut</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12401788830335953184</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_ruzi04F-HZ4/TGhg4z04puI/AAAAAAAAAJ4/u19UIc88Gds/S220/punked-ed.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_ruzi04F-HZ4/S9KqYpl1TYI/AAAAAAAAAJY/Vd4OZjpxLw0/s72-c/jerry+only.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-11028481.post-2058996909238628876</id><published>2010-02-28T11:47:00.002+07:00</published><updated>2011-09-25T00:40:00.581+07:00</updated><title type='text'>The Wolfman: Auuuwww...auwww...ouchh...</title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_ruzi04F-HZ4/S4oAAxVba4I/AAAAAAAAAJQ/3nCG__vvmGk/s1600-h/1194949aa.jpg"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5443163112873880450" src="http://3.bp.blogspot.com/_ruzi04F-HZ4/S4oAAxVba4I/AAAAAAAAAJQ/3nCG__vvmGk/s200/1194949aa.jpg" style="cursor: pointer; float: left; height: 200px; margin: 0pt 10px 10px 0pt; width: 135px;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;Ketika tau kalo film The Wolfman dibintangi Anthony Hopkins dan Benicio Del Toro, gue sangat antusias pengen nonton. Apalagi cerita tentang werewolf masih terdengar seksi, walau udah ribuan judul dibuat dengan tema ini. Sutradaranya (Joe Johnston) emang gue kagak tau, tapi &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms'; font-style: italic;"&gt;what the hell&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt; lah, standar sutradara ga terkenal Hollywood ama di sini kan beda :) .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;The Wolfman yang bersetting Inggris di tahun 1800-an ini mempunyai gambar2 yang cantik. Bener deh, setting, kostum, grading, sinematografi, semuanya tanpa cela. Efek visual sang werewolf juga cukup mantap. Beda lah dengan film2 jaman dulu yang transformasi werewolf-nya kasar. Oya, katanya ini &lt;span style="font-style: italic;"&gt;remake&lt;/span&gt; dari film berjudul sama yang dibuat tahun 1941. Walaupun belum liat versi aslinya, tapi gue yakin kalo The Wolfman versi sekarang ini jauh lebih baik secara artistik.&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;Hehe...dari tadi bicaranya sisi visual, artistik, sinematografi melulu. Gimana dengan elemen2 film yang lain, seperti akting dan penceritaan? &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Well,&lt;/span&gt; disini yang gue ga yakin The Wolfman versi baru lebih baik dari versi lamanya. Mungkin ya...mungkin...sang sutradara ingin mempertahankan cerita aslinya sebagai penghormatan. Tapiii...(kalo teori gue bener) mungkin yaaa...(mungkin mulu) karena udah kebanyakan film werewolf, vampir, dan sejenisnya dibuat, The Wolfman jadi basi. Ceritanya gampang ketebak, adegan horornya pun kurang horor. Trik2 mengagetkan pemirsa yang diulang2 juga ga seru (ya iyalah...diulang2 getoh). Akting Benicio Del Toro dan Anthony Hopkins agaknya kurang cukup untuk mengangkat &lt;span style="font-style: italic;"&gt;excitement&lt;/span&gt; film ini. Tentu ini dipengaruhi skrip dan penyutradaraan yang kurang maksimal.&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, apakah bisa dibilang kalo film ini sampah? Nggak juga lah. Gue cuma melihatnya sebagai versi &lt;span style="font-style: italic;"&gt;upgrade&lt;/span&gt; dari film2 werewolf kampungan. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Looks&lt;/span&gt;-nya sangat &lt;span style="font-style: italic;"&gt;classy&lt;/span&gt;, sehingga susah untuk melabelinya sebagai film murahan. Tapi jangan harap untuk mendapatkan suspens seperti Bram Stoker's Dracula. Nggak, gue ga akan bilang The Twilight Saga lebih baik. Beda &lt;span style="font-style: italic;"&gt;target audience&lt;/span&gt; lah...&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/11028481-2058996909238628876?l=da-review.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://da-review.blogspot.com/feeds/2058996909238628876/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=11028481&amp;postID=2058996909238628876' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11028481/posts/default/2058996909238628876'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11028481/posts/default/2058996909238628876'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://da-review.blogspot.com/2010/02/gigitan-tumpul-wolfman.html' title='The Wolfman: Auuuwww...auwww...ouchh...'/><author><name>Punkdhut</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12401788830335953184</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_ruzi04F-HZ4/TGhg4z04puI/AAAAAAAAAJ4/u19UIc88Gds/S220/punked-ed.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_ruzi04F-HZ4/S4oAAxVba4I/AAAAAAAAAJQ/3nCG__vvmGk/s72-c/1194949aa.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-11028481.post-4962110372219263008</id><published>2010-02-27T12:54:00.002+07:00</published><updated>2011-09-25T00:40:11.785+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='musik'/><title type='text'>Jimmy "The Rev" Sullivan: Sebuah Tribut</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_ruzi04F-HZ4/S4i81AlLmdI/AAAAAAAAAJI/W91xaPfYg4A/s1600-h/revsullivan1.jpg"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5442807768552282578" src="http://2.bp.blogspot.com/_ruzi04F-HZ4/S4i81AlLmdI/AAAAAAAAAJI/W91xaPfYg4A/s200/revsullivan1.jpg" style="cursor: pointer; float: left; height: 192px; margin: 0pt 10px 10px 0pt; width: 200px;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;Kabar bagus ketika tadi gue iseng nengok &lt;span style="font-style: italic;"&gt;website&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;a href="http://www.avengedsevenfold.com/" style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Avengedsevenfold.com&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;. Katanya A7X baru selesai rekaman track drum dengan Mike Portnoy! Mike adalah drummer favorit almarhum Jimmy "The Rev" Sullivan yang wafat 28 Desember 2009. Ini adalah sebuah kejutan hebat dan penghormatan besar buat Jimmy. Tapi kalo dipikir2 lagi, emang ga ada drummer yang menandingi kehebatan Jimmy selain Mike Portnoy.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;Pertama kali gue denger Avenged Sevenfold, emang langsung jatuh cinta ama permainan drum Jimmy. Bukan cuma ngerock, tapi melodius. Beatnya benar2 "membawa" lagu, fill2 uniknya pun ada untuk menambah keutuhan lagu, bukan pamer skill doank. Dan bicara soal skill, wuiiih...gue bener2 nyembah ama ni orang. Jimmy pastinya berada sejajar dalam list drummer favorit gue: Mitch Mitchell, Buddy Rich dan Murry (Koes Plus). Semua drummer favorit gue adalah yang permainannya nge-&lt;span style="font-style: italic;"&gt;groove&lt;/span&gt;, memberi nyawa pada lagu dan punya ciri khas sendiri. Adalah sulit bagi seorang drummer Metal seperti Jimmy untuk mencapai itu, karena kebanyakan adu keras doank.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;Beruntunglah gue sempet menyaksikan Jimmy waktu konser di Jakarta. Gue ga pernah lupa aksinya yang suka memutar-mutar stik. Belakangan gue baru tau kalo ia juga komposer yang andal. Katanya, dia adalah otak di balik lagu "A Little Piece Of Heaven" yang lumayan kompleks. Musikalitasnya pun cukup beragam, terbukti ia jadi vokalis di band &lt;a href="http://www.myspace.com/PinklySmooth"&gt;Pinkly Smooth&lt;/a&gt;, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;side project&lt;/span&gt;-nya bareng gitaris &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;Synyster Gates. Jelas kita telah kehilangan salah satu drummer terhebat di dunia. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;See you in the afterlife...   &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/11028481-4962110372219263008?l=da-review.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://da-review.blogspot.com/feeds/4962110372219263008/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=11028481&amp;postID=4962110372219263008' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11028481/posts/default/4962110372219263008'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11028481/posts/default/4962110372219263008'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://da-review.blogspot.com/2010/02/jimmy-rev-sullivan-sebuah-tribut.html' title='Jimmy &quot;The Rev&quot; Sullivan: Sebuah Tribut'/><author><name>Punkdhut</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12401788830335953184</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_ruzi04F-HZ4/TGhg4z04puI/AAAAAAAAAJ4/u19UIc88Gds/S220/punked-ed.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_ruzi04F-HZ4/S4i81AlLmdI/AAAAAAAAAJI/W91xaPfYg4A/s72-c/revsullivan1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-11028481.post-332479948494299405</id><published>2009-11-15T18:52:00.003+07:00</published><updated>2011-09-25T00:40:25.247+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='konser'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='franz ferdinand'/><title type='text'>Jakarta Bergoncang Lagi!</title><content type='html'>&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;Tanggal 14 November kemaren, Jakarta kembali bergoncang. Bukan karena gempa, tapi akibat ulah band Post-Punk asal Glasgow: Franz Ferdinand! Mereka tampil memukau sehingga seluruh Ancol berjoget seliar-liarnya. Konon efek goncangan terdengar sampai benua Amerika. Dan beruntung sekali gue bisa hadir sebagai saksi :P.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;Franz Ferdinand tampil di Playground Festival 2009, Pantai Carnaval, Ancol. Festival yang mengkhususkan diri pada genre &lt;span style="font-style: italic;"&gt;dance music&lt;/span&gt; ini juga menampilkan Chicane, Mixhell–beranggotakan Igor Cavalera (ex-Sepultura) dan istri, Peter Hook–bassisnya New Order yang nge-DJ lagu2 New Order dan Joy Division, Agrikulture, C.U.T.S, The Sigit dan banyak sekali DJ2 yang gue ga familiar.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;Demi mendapatkan tempat yang layak, gue udah mantengin bagian depan panggung sejak Agrikulture manggung. Mereka cukup menghibur, dengan musisi yang solid dan vokalis yang sebenernya kurang solid, tapi gaya slebornya justru memberi nilai hiburan tersendiri.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;Setelah Agrikulture dengan kompornya yang makin meleduk, tampil DJ Remy Irwan. Waduh, kasihan banget nih DJ. Gue ga ngerti apa musiknya yang kurang OK atau menyimpan energi, para penonton ga ada yang bergoyang. Kayaknya sih mereka emang nungguin Franz Ferdinand yang manggung abis DJ ini. Di sela2 permainannya, para kru Franz Ferdinand menyiapkan alat2 band yang cukup unik. Ada drum fiberglass (transparan) punya Paul Thomson, lalu ada synthesizer Moog, dan yang paling menarik 2 buah amplifier segede bagong bertuliskan “Franz Ferdinand” dalam huruf Fraktur, yang sering diasosikan dengan Jerman. Atau dalam hal ini Austria.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;Untung saja DJ Remy cuma main setengah jam. Setelah itu, sang MC langsung memperkenalkan performer berikutnya dan mungkin yang terbesar di acara ini, yaitu Franz Ferdinand! Keempat personil itu muncul langsung disambut meriah penonton. Vokalis/gitaris Alex Kopranos yang sedikit berkumis nampak semakin ceking dengan kemeja kotak2 yang dimasukin, senada dengan gitaris Nick McCarthy. Thomson tampil cuek berkaos dan bassis Bob Hardy berkostum gelap adalah satu2 nya anggota yang sedikit gempal. Keempat pria asal Glasgow itu tanpa ba-bi-bu langsung menggebrak dengan lagu “Michael” yang energik. Satu Playground pun bergoyang. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;Franz Ferdinand sangat memanjakan penontonnya dengan memainkan nomor2 hits, seperti “Darts of Pleasure”, “Do You Want To”, “Tell Her Tonight”, “This Fire”, “The Dark of The Matinee”, “Turn It On”, “Ulysses”, “No You Girls”, “Can’t Stop Feeling” dan tentu saja “Take Me Out” yang makin beken lewat acara jodoh di TV. Ada juga nomor syahdu “Walk Away” yang merupakan nomor favorit gue dari album “You Could Have It So Much Better”.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;Permainan gitar Alex sebenernya ga bersih2 amat, tapi terobati oleh atraksinya yang menghibur. Sesekali ia naik ke atas amplifier atau memainkan gitar di balik kepalanya seperti Jimi Hendrix. Vokalnya pun &lt;span style="font-style: italic;"&gt;average&lt;/span&gt; aja, masih lebih bagus di rekaman. Nick McCarthy mem-backup dengan kocokan gitarnya yang atraktif. Kadang2  ia beralih peran memainkan synthesizer. Paul Thomson tampil penuh tenaga di balik drumsetnya yang minimalis. Gue cukup terkejut dengan ukuran cymbalnya yang kecil2. Suara snare drumnya mirip sekali dengan di rekaman. Keren! Tapi juaranya tentu saja sang bassis, Bob Hardy, yang tanpa letih mengajak orang berdansa lewat cabikan basnya yang melodius. Dia satu2nya personil yang ga ikutan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;backing vocal&lt;/span&gt;, agaknya supaya bisa konsentrasi main bass yang lumayan ribet.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;Para penonton cukup responsif terhadap Franz Ferdinand. Sepanjang lagu mereka berjoget dan bernyanyi. Bola2 pantai raksasa yang digelimpangkan oleh Surya Slims awal2 cukup menyenangkan, tapi lama2 mengganggu juga. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Overall&lt;/span&gt;, penonton enjoy semua. Termasuk gue, tentunya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;Setelah lewat 1 jam, Franz Ferdinand sok2an mau udahan. Tentu saja ini memancing penonton untuk berteriak&lt;span style="font-style: italic;"&gt; “we want more”&lt;/span&gt;. Sedikit jeda, personil Franz Ferdinand muncul kembali. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;“You want more songs?” &lt;/span&gt;Alex Kopranos bertanya retorik. Penonton terpaksa menjawab iya daripada hal2 yang tak diinginkan terjadi.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;Joget pun berlanjut! Kalo tadi disuguhkan lagu2 hits, di segmen terakhir ini Franz Ferdinand lebih &lt;span style="font-style: italic;"&gt;adventurous&lt;/span&gt;. 40ft sempet dibawain yang membawa nuansa tenang, kemudian ada “What She Came For” dari album “Tonight”, yang berlirik kocak. Kemudian nomor terakhir adalah “Lucid Dreams”, juga dari album “Tonight”. Namun kali ini, nomor tersebut dibawakan dalam versi &lt;span style="font-style: italic;"&gt;super extended&lt;/span&gt;. Bagian tengah lagu yang diwarnai oleh sampling dimanfaatkan untuk ngejam. Bahkan kemudian ada sesi perkusi, di mana para personil menggebuk drum, cymbal, drum elektrik, dll. membantu tabuhan Paul Thomson. Dengan sampling yang terus dimainkan, satu persatu personil menghilang sampai tinggal menyisakan Paul yang memukul drumnya seolah robot. Ya, kurang lebih 15 menit barulah kegilaan itu selesai disambut aplaus meriah dari seisi Playground. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;Kudos buat penyelenggara yang bisa mendatangkan Franz Ferdinand dan artis2 top lainnya. Event ini pun berjalan aman, tenteram, damai, gemah ripah loh jinawi. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/11028481-332479948494299405?l=da-review.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://da-review.blogspot.com/feeds/332479948494299405/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=11028481&amp;postID=332479948494299405' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11028481/posts/default/332479948494299405'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11028481/posts/default/332479948494299405'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://da-review.blogspot.com/2009/11/jakarta-bergoncang-lagi.html' title='Jakarta Bergoncang Lagi!'/><author><name>Punkdhut</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12401788830335953184</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_ruzi04F-HZ4/TGhg4z04puI/AAAAAAAAAJ4/u19UIc88Gds/S220/punked-ed.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-11028481.post-1958403812085439534</id><published>2009-09-26T10:09:00.002+07:00</published><updated>2011-09-25T00:40:43.166+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='khuruksetra'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='konser'/><title type='text'>Khuruksetra: Noise Annoys</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_ruzi04F-HZ4/Sr2IuaWI95I/AAAAAAAAAHs/NBDShnbObP8/s1600-h/khuruk.jpg"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5385611060332525458" src="http://1.bp.blogspot.com/_ruzi04F-HZ4/Sr2IuaWI95I/AAAAAAAAAHs/NBDShnbObP8/s320/khuruk.jpg" style="cursor: pointer; display: block; height: 240px; margin: 0px auto 10px; text-align: center; width: 320px;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Curiosity kills the cat. &lt;/span&gt;Dalam kasus gue, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;curiosity kills my faith on Noise Rock&lt;/span&gt;. Ya, gue blon pernah ngeliat konser Noise Rock sebelumnya, kecuali Sonic Youth. Mereka pun ga sepenuhnya noise, masih ada lagunya lah. Nah ini kemaren gue diajak ngeliat band &lt;span style="font-style: italic;"&gt;experimental noise.&lt;/span&gt; Nah lo. Sebenernya udah kebayang sih kayak gimana. Pasti banyak &lt;span style="font-style: italic;"&gt;sound2&lt;/span&gt; monoton dengan berbagai macam &lt;span style="font-style: italic;"&gt;feedback.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nama bandnya adalah &lt;a href="http://www.myspace.com/khuruksetra"&gt;Khuruksetra&lt;/a&gt;. Mereka anak2 muda Indonesia yang kuliah di Australia. Pada tanggal 12 September 2009 yang lalu, Khuruksetra menggelar konser yang bertajuk ‘Bliss, Plague, Damnation’ di Theater Salihara, Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Ini adalah kesempatan langka untuk ngeliat band yang mengaku bisa menghidupkan kembali suasana perang Mahabharata. Aroma Jawa kuno yang eksotis cukup mendorong gue untuk mengiyakan ajakan seorang teman. Bahkan gue pun pake kaos bergambar “Werkudara” bikinan Mirota Batik.&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;Konser dibuka dengan pemandangan gelap gulita. Panggung ditutup kain2 yg dibentangkan menutup pandangan. Lalu dimulailah suara &lt;span style="font-style: italic;"&gt;drone, noise, whatever you wanna call it.&lt;/span&gt; Diselingi juga dengan suara teriakan, rintihan, dan mantra2 Jawa, sepertinya. Cukup membuat bergidik. Tapi &lt;span style="font-style: italic;"&gt;sound&lt;/span&gt; yang digital itu &lt;span style="font-style: italic;"&gt;somehow&lt;/span&gt; bikin berkurang nuansa mistiknya. Alangkah baiknya kalo ditambah gamelan atau aroma kemenyan, gitu. Tapi ah, mungkin itu terlalu harfiah.&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah sekian lama dihujani kekelaman monotisme ala noise band, sesosok figur menjatuhkan kain2 yang menjuntai itu. Sehingga kelihatanlah para personil band Khuruksetra. Yang jatoh2in kain itu selain nyanyi juga main drum, sambil berkeliaran kesana kemari seperti orang gila  dan meracau ga jelas. Yg lain ngebas, main gitar, dan ada juga yg nge-DJ. Terlihat pemain bass menggesekkan golok ke instrumennya dan menghasilkan suara yang…biasa2 aja, tuh!&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada juga kemunculan anak kecil dan sosok wanita yang memakai caping. Rasanya jadi kayak ngeliat film The Ring atau film horor Jepang lainnya. Di layar proyektor belakang tampak wajah wanita bersimbah darah. Oke, serem…&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara keseluruhan penampilan Khuruksetra ngga jauh berbeda dengan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;happening art&lt;/span&gt; mahasiswa seni atau demo jalanan yang sering gue lihat. Hanya saja pertunjukan ini digelar dengan lebih matang dan dengan peralatan yang lebih canggih (dan bayar 50ribu, bo!). Nuansa  &lt;span style="font-style: italic;"&gt;pretentious&lt;/span&gt; (cieeeh) dari performa mereka sangat bisa gue tangkap. Oh ya…keren….mantap…artistik banget…dalem, gila!...(sambil menguap).&lt;/span&gt;  &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/11028481-1958403812085439534?l=da-review.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://da-review.blogspot.com/feeds/1958403812085439534/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=11028481&amp;postID=1958403812085439534' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11028481/posts/default/1958403812085439534'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11028481/posts/default/1958403812085439534'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://da-review.blogspot.com/2009/09/khuruksetra-pengalaman-noise-rock.html' title='Khuruksetra: Noise Annoys'/><author><name>Punkdhut</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12401788830335953184</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_ruzi04F-HZ4/TGhg4z04puI/AAAAAAAAAJ4/u19UIc88Gds/S220/punked-ed.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_ruzi04F-HZ4/Sr2IuaWI95I/AAAAAAAAAHs/NBDShnbObP8/s72-c/khuruk.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-11028481.post-1169568943486668531</id><published>2009-09-26T09:46:00.002+07:00</published><updated>2011-09-25T00:40:55.634+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kuliner'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='mandi kambing'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='hadramout restaurant'/><title type='text'>Mandi Kambing di Hadramout</title><content type='html'>&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;Gara2 sebuah review di milis Jalansutra, gue dan geng makan2 penasaran bukan kepalang ingin menyicipi kambing di Hadramout Restaurant. Ini adalah restaurant Arab yang terkenal dengan menu “Mandi Kambing”, yaitu 1 set menu yang terdiri dari ¼ kambing panggang dilengkapi nasi (seperti kebuli) dan sop. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;Waktu eksekusi emang agak mengkhawatirkan, yaitu hari Jumat dan saat bulan puasa. Maka kita memutuskan untuk memesan tempat dulu daripada pulang dengan perut hampa. Benar saja, menjelang saat yang dinantikan, jalanan menuju ke Jl. Tambak macet abis. Jadi terpaksa kita berbuka di jalan. Untung salah satu personil berinisiatif untuk membeli minuman dan sedikit roti untuk mengganjal perut.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;Kami jalan dari kantor di Pancoran melewati Jl. Sahardjo, kemudian di Manggarai belok kanan ke arah pintu air. Memasuki jalan Tambak, di sebelah kiri jalan keliatanlah itu plang kuning bertuliskan “Hadramout Restaurant”. Karena parkiran di depannya udah penuh, mobil pun ditaro di Rumah Sakit Tambak, persis di sebelahnya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;Memasuki restaurant, kesannya wow…Arab sekali. Kita duduk lesehan dengan dekorasi yang Arab abes. Bahkan korannya pun berbahasa Arab (kayak ngerti aja kite). &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;Pertama kali datanglah sop yang isinya cuma kuah doang. Wah, agak mengecewakan nih. Walaupun rasanya enak, tapi di review Jalansutra disebutkan sop itu berisi sumsum dan daging. Tapi &lt;span style="font-style: italic;"&gt;what de heck&lt;/span&gt;, gue sruput juga tuh ampe abis.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;Tak lama, datanglah menu utama, Mandi Kambing. Potongan2 kambing lengkap dengan tulangnya tergeletak di antara berjibunnya nasi lezat. Ternyata review tersebut nggak meleset. Kambingnya sama sekali ga bau prengus dan luar biasa lembut. Enak banget. Nasinya pun sesuai dengan namanya, lezat. Aroma cengkeh dan bumbu2 lain-secara mengejutkan-gak terlalu menyengat. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Mild,&lt;/span&gt; lah. Nasinya lumayan bikin kenyang. Tapi tetep, kambing itu  juaranya. Sepertinya yang dipake adalah kambing muda. Atau kambing tua tapi kerjaannya males2 doang selama hidup…haha.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;Kami tak lupa memesan Mint Tea untuk menyegarkan suasana. Mantap rasanya. Kelar mandi kambing, kami menunggu-nunggu kepala kambing yang ditulis di review. Ternyata setelah dicek, kepala kambing itu diberikan kalo masih tersedia. Jadi karena yang dateng rame, jadi  kita ga kebagian. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;Mandi Kambing yang emang bikin kenyang itu bikin kita leyeh2 dulu di lesehan karena lemez. Efek sampingnya emang jadi males ngapa2in. Mungkinkah kita telah berada di surga? Setelah sadar kita pun bergegas pulang. Ya, sodara2, acara makan kali ini termasuk sukses. Geng makan2 pun pulang dengan perut kenyang dan hati riang. Tapi awas, kami akan kembali untuk kepala kambing…mbeeek...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;Hadramout Restaurant&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;Tambak Raya No. 16A &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;Jakarta Pusat&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;Telp: (021) 392-8148&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/11028481-1169568943486668531?l=da-review.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://da-review.blogspot.com/feeds/1169568943486668531/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=11028481&amp;postID=1169568943486668531' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11028481/posts/default/1169568943486668531'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11028481/posts/default/1169568943486668531'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://da-review.blogspot.com/2009/09/mandi-kambing-di-hadramout.html' title='Mandi Kambing di Hadramout'/><author><name>Punkdhut</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12401788830335953184</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_ruzi04F-HZ4/TGhg4z04puI/AAAAAAAAAJ4/u19UIc88Gds/S220/punked-ed.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-11028481.post-3857599833976373327</id><published>2009-09-26T08:58:00.002+07:00</published><updated>2011-09-25T00:36:38.123+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='musik'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ramones'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='end of the century'/><title type='text'>Do You Remember Ramones' End  Of The Century?</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_ruzi04F-HZ4/Sr18nCNo2YI/AAAAAAAAAHc/y_fx06LTtag/s1600-h/180571_1_f.jpg"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5385597739455797634" src="http://4.bp.blogspot.com/_ruzi04F-HZ4/Sr18nCNo2YI/AAAAAAAAAHc/y_fx06LTtag/s320/180571_1_f.jpg" style="cursor: pointer; display: block; height: 285px; margin: 0px auto 10px; text-align: center; width: 320px;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;Dalam kehidupan, ada saatnya kita merasa rancu antara berperilaku konsisten dan monoton. Menjadi pribadi yang konsisten tentu sesuatu yang terpuji, tapi kalau tidak berhati-hati bisa terjerumus menjadi monoton dan membosankan. Rileks guys, gue ga lagi mengambil lahannya Mario Teguh. Ini lagi ngomongin Ramones dan albumnya klasiknya, ‘End Of The Century’ yang diproduseri Phil Spector di tahun 1980.&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;Semua orang waras tahulah dengan Ramones. Band pelopor Punk Rock ini punya karakter yang jelas, atau meminjam istilah di atas, konsisten. Vokal, gitar, bass, drum, semuanya datar. Ga ada solo gitar, vokal ber-vibra, atau beat2 aneh. Semua instrumen bermain simple dan rata2 kelar dalam waktu kurang dari 3 menit. Musik Ramones adalah intisari dari Rock N Roll yang ga neko2. Kemunculannya di akhir tahun 1970an menjadi antitesis musik Art Rock yang njelimet. Dari segi penampilan pun mereka ga kalah konsisten. Setelan jaket kulit hitam, sepatu kets dan jeans belel adalah trademarknya. (Yes boys, The Changcuters bukan pelopor band berseragam :P).&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sifat konsisten Ramones patut diacungi jempol. Tapi seperti pekerjaan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;nine to five&lt;/span&gt;, eneg juga kan kalo semuanya udah terpola? Nah…ini yang dilakukan Ramones dengan album ‘End Of The Century’. Agaknya mereka butuh variasi dari segala kekonsistenannya. Kebetulan sekali, &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Phil_Spector"&gt;Phil Spector&lt;/a&gt;, seorang produser musik yang menggarap album ‘Let It Be’-nya The Beatles, ternyata nge-fans ama Ramones dan menawarkan diri untuk bekerja sama. Ramones pun mendapatkan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;the best and the worst&lt;/span&gt; dari  Phil Spector.&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;The best&lt;/span&gt;-nya? Tentu saja Ramones mendapat album klasik Rock ‘N’ Roll yang fenomenal, eksperimental, dan dipuji para kritikus musik (Bahkan oleh Kurt Loader). &lt;span style="font-style: italic;"&gt;The worst&lt;/span&gt;-nya adalah Ramones harus beradaptasi dengan berbagai keanehan Phil Spector . Diceritakan bahwa Ramones dipaksa bermain ber-jam2 dan nggak direkam. Menurut Phil, sebuah band akan bermain lebih bagus setelah kecapean, jadi mainnya lebih nyatu, ngga ada ego. (Gue rasa bukan ego yang abis, badan juga ringsek!). Trus ada kisah Phil nodong senjata ke Dee Dee Ramone saat berada di rumahnya. Belum lagi ketidakpuasan Phil atas hasil mixingnya sendiri yang ia ganti ratusan kali. &lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teknik2 recording Mr. Spector yang melegenda diterapkan di album 'End Of The Century'. Buat yang beli CD &lt;span style="font-style: italic;"&gt;remastered&lt;/span&gt; keluaran Warner Archives/Rhino tahun 2002, bisa membandingkan hasil mixing Phil Spector dengan versi demonya yang polos (ada 6 &lt;span style="font-style: italic;"&gt;bonus track&lt;/span&gt;. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Highly recommended!&lt;/span&gt;).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Album dibuka dengan ‘Do You Remember Rock ‘N’ Roll Radio?’, sebuah komposisi yang mengeset &lt;span style="font-style: italic;"&gt;mood&lt;/span&gt; keseluruhan album ini. Isinya puja-puji tentang musik Rock ‘N’ Roll yang mulai dilupakan generasi akhir ‘70an. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Ambiance&lt;/span&gt; dan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;horn section &lt;/span&gt;garapan Phil Spector membuat &lt;span style="font-style: italic;"&gt;track &lt;/span&gt;ini luar biasa antik.&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di lagu berikutnya,’ I’m Affected’, Phil menambahkan efek &lt;span style="font-style: italic;"&gt;echo&lt;/span&gt; pada drum dan vokal. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Over-produced? Surprisingly, not!&lt;/span&gt; Gue yang ga suka efek macem2 dalam rekaman alias penganut faham naturalis, jadi berpikir lagi untuk menerapkan berbagai macam efek (seperti echo) pada band gue sendiri. Perhatikan pula bagian solo gitarnya yang mendayu-dayu….mantap, gan! (Solo gitar ini ga ada di versi demonya).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Track&lt;/span&gt; ketiga, ‘Danny Says’, adalah salah satu nomor balada yang paling cantik dari Ramones. Petikan gitarnya itu…mana tahaaan! &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Phil Spector &amp;amp; Ramones really nailed this one!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nggak banyak eksperimen di lagu ‘Chinese Rock’,’ The Return of Jackie And Judy’, dan ‘Let’s Go’, yang ngerock. Di sini lebih berasa Ramones dalam “kesehariannya”. Yang sedikit &lt;span style="font-style: italic;"&gt;stand out&lt;/span&gt; mungkin fill tom2 di tengah2 lagu ‘Let’s Go’.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;track&lt;/span&gt; berikutnya adalah lagu yang mengundang kontroversi. ‘Baby I Love You’, sebuah lagu pop milik &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/The_Ronettes"&gt;The Ronettes&lt;/a&gt;, grup vokal cewe yang sempat diproduseri Phil Spector, di-&lt;span style="font-style: italic;"&gt;cover&lt;/span&gt; tanpa malu2 oleh Ramones. Nuansa pop yang kental membuat lagu ini begitu dibenci fans hardcore Ramones. Bahkan Dee Dee dan Johnny Ramone pun mengaku menyesal telah membawakannya. Kalo pendapat gue? Asik2 aja tuh…! Maksud gue, ini kan dalam nuansa bereksperimen, jadi wajar2 aja tokh kalo bawain lagu &lt;span style="font-style: italic;"&gt;girls band&lt;/span&gt; dengan semanis mungkin?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;‘I Can’t Make It On Time’ adalah &lt;span style="font-style: italic;"&gt;track&lt;/span&gt; standar Ramones. Efek drum ber-&lt;span style="font-style: italic;"&gt;ech&lt;/span&gt;o kembali muncul di &lt;span style="font-style: italic;"&gt;track&lt;/span&gt; ‘This Aint Havana’ yang berlirik kocak. Berikutnya, ‘Rock N Roll High School’, sebuah nomor yang setipe dengan ‘Do You Remember Rock ‘N’ Roll Radio?’ hanya dengan lebih sedikit efek. Sebuah nomor hits lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Track berikutnya, ‘All The Way’, kembali ngerock. Ada sediki&lt;span style="font-style: italic;"&gt;t background vocal&lt;/span&gt; terdengar. Lagu terakhir, ‘High Risk Insurance’ adalah tipikal Ramones.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ramones dengan ‘End Of The Century’-nya membuktikan bahwa ga ada salahnya untuk sedikit keluar dari sifat konsisten. “Permainan” ini memberi penyegaran buat Ramones dan juga fansnya. Ya, album ini memang kontroversial. Kata Joey Ramone,&lt;span style="font-style: italic;"&gt; "You either loved it or hated it".&lt;/span&gt; Fans2 fanatik mengejeknya karena menurut mereka soundnya terlalu Top 40. Ah, gue rasa ini terlalu mengada2. Satu2nya track yang mengingkari jati diri Ramones adalah ‘Baby I Love You’, itu pun lagu &lt;span style="font-style: italic;"&gt;tribute&lt;/span&gt; buat The Ronettes. Selebihnya adalah kolaborasi manis antara dua kubu jenius, Ramones dan Phil Spector.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;  &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/11028481-3857599833976373327?l=da-review.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://da-review.blogspot.com/feeds/3857599833976373327/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=11028481&amp;postID=3857599833976373327' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11028481/posts/default/3857599833976373327'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11028481/posts/default/3857599833976373327'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://da-review.blogspot.com/2009/09/do-you-remember-ramones-end-of-century.html' title='Do You Remember Ramones&apos; End  Of The Century?'/><author><name>Punkdhut</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12401788830335953184</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_ruzi04F-HZ4/TGhg4z04puI/AAAAAAAAAJ4/u19UIc88Gds/S220/punked-ed.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_ruzi04F-HZ4/Sr18nCNo2YI/AAAAAAAAAHc/y_fx06LTtag/s72-c/180571_1_f.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-11028481.post-374161748958748162</id><published>2009-08-30T21:04:00.002+07:00</published><updated>2011-09-25T00:41:58.413+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='district 9'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='film'/><title type='text'>District 9: Alien Juga Manusia</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_ruzi04F-HZ4/SpqH1uSJmFI/AAAAAAAAAHM/x-eds9qi0Xs/s1600-h/district+9_da+review+copy.jpg"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5375758462247082066" src="http://4.bp.blogspot.com/_ruzi04F-HZ4/SpqH1uSJmFI/AAAAAAAAAHM/x-eds9qi0Xs/s320/district+9_da+review+copy.jpg" style="cursor: pointer; float: left; height: 320px; margin: 0pt 10px 10px 0pt; width: 260px;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;District 9, yang diproduseri oleh Peter Jackson (Lord of the Ring, King Kong) tampil berbeda dibandingkan film2 &lt;span style="font-style: italic;"&gt;science fiction&lt;/span&gt; kebanyakan. Sutradara Neill Blomkamp mengambil suasana senatural mungkin layaknya film dokumenter. Sehingga film ini lebih mirip The Blair Witch Project daripada ID4.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;Alien2 ditampilkan dengan menjijikkan, rapuh, dan tak berbudaya. Tapi apakah berarti mereka jahat? Ternyata tidak. Dari luar memang menyeramkan, tapi para manusia terbukti lebih jahat. Alien2 itu ditampung dalam District 9, sebuah &lt;span style="font-style: italic;"&gt;camp&lt;/span&gt; yang tidak layak, bahkan akan dipindahkan lagi ke District 10 yang lebih kumuh. Beberapa dari mereka dijadikan kelinci percobaan oleh para ilmuwan.&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;Tokoh utama dalam film ini adalah Wikus Van De Merwe (Sharlto Copley), seorang peneliti alien senior di MNU (Multinational United), sebuah lembaga bertugas yang mengurusi alien. Wikus yang berperilaku jujur dan sederhana ini cukup paham dengan perilaku alien yang sudah hadir selama 10 tahun di Johannesburg. Ya, alien2 ini tiba2 muncul di kota Afrika Selatan itu dengan pesawat luar angkasa yang mengalami kerusakan mesin dan mengambang begitu saja di atas kota. Alien2 yang ternyata kekurangan gizi itu kemudian ditampung di District 9.&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam kontaknya dengan alien, Wikus terinsfeksi virus yang menyebabkan ia dikejar2 pemerintahan untuk diteliti. Satu2nya yang bisa menyembuhkannya adalah seorang alien bernama Christopher Johnson yang tinggal bersama seorang anaknya. Mereka tulus ingin membantu, namun Wikus yang tidak sabaran belakangan mengkhianati mereka. Di sini terlihat sekali alien yang menjijikkan itu tampak lebih manusiawi dari para manusia yang penuh kelicikan. &lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gue perlu memberi sedikit peringatan sebelum nonton film ini. Karena mengejar gambar sealami mungkin, di sini banyak digunakan kamera &lt;span style="font-style: italic;"&gt;handheld&lt;/span&gt;, yang mengakibatkan rasa mual bagi yang lagi kurang enak badan (Ini dialami 2 orang temen gue yang nonton bareng!). Makanya, kalo perlu minum Antimo dulu. Kemudian teman gue juga berkomentar, karena lightingnya terang semua, jadi ga bisa fokus ngeliatin yang mana, semua flat. &lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tips dari gue adalah, berusahalah nikmati film ini apa adanya. Ini memang bukan film yang indah. Ini adalah film dokumenter di kala alien hidup di sekeliling kita dengan segala permasalahannya. Kalo bisa menerima itu semua, gue rasa lo ga akan terganggu dan bisa mengikuti tiap frame dengan baik. Ini adalah salah satu film terbaik di tahun 2009. Selamat menonton!&lt;/span&gt;  &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/11028481-374161748958748162?l=da-review.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://da-review.blogspot.com/feeds/374161748958748162/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=11028481&amp;postID=374161748958748162' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11028481/posts/default/374161748958748162'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11028481/posts/default/374161748958748162'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://da-review.blogspot.com/2009/08/district-9-alien-juga-manusia.html' title='District 9: Alien Juga Manusia'/><author><name>Punkdhut</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12401788830335953184</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_ruzi04F-HZ4/TGhg4z04puI/AAAAAAAAAJ4/u19UIc88Gds/S220/punked-ed.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_ruzi04F-HZ4/SpqH1uSJmFI/AAAAAAAAAHM/x-eds9qi0Xs/s72-c/district+9_da+review+copy.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-11028481.post-5793693172641245647</id><published>2009-08-23T20:13:00.003+07:00</published><updated>2011-09-25T00:42:10.699+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='java rocking land'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='konser'/><title type='text'>Java Rocking Land: Teror Rock yang Cadas</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_ruzi04F-HZ4/SpFCf_B3JfI/AAAAAAAAAFI/PVuNNmtBNg8/s1600-h/bite_rebecca+2_small.jpg"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5373148947692332530" src="http://2.bp.blogspot.com/_ruzi04F-HZ4/SpFCf_B3JfI/AAAAAAAAAFI/PVuNNmtBNg8/s320/bite_rebecca+2_small.jpg" style="cursor: pointer; float: left; height: 320px; margin: 0pt 10px 10px 0pt; width: 180px;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;Selamat datang kembali di review yang super telat…ha…ha…ha! &lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;Maaf pembaca yang budiman, gue baru sempet nulis lagi setelah minggu2 kemaren ga punya energi karena atit. Ya, aku atit ladang tenggolokan…uhuk…uhuk...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;Bicara soal Java Rocking Land yang berlangsung pada 8, 9, 10 Agustus di Pantai Carnaval, Ancol, mau ga mau kita akan membandingkan dengan pergelaran Jakarta Rock Parade, tanggal 11-13 Juli 2008. Dua event ini kurang lebih berkonsep sama: menampilkan band2 rock lokal dan mancanegara dalam 3 hari. Bedanya apa? Penyelenggara dan sponsor. Ternyata 2 hal itu mampu membuat ketimpangan yang cukup jauh. Java Rocking Land yang digawangi Java Musikindo-yang khatam dengan Java Jazz dan ribuan konser lainnya- emang terlihat lebih matang dibandingkan penyelenggara Jakarta Rock Parade. Ditambah lagi, Gudang Garam sebagai sponsor utama Java Rocking Land cukup jor-joran dalam mendukung acara ini. Bayangkan,  panggungnya aja a&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;da 8, gimana ga puyeng? Blom lagi stand2 makanan, merchandise, lomba2, tempat foto, dll. Pokoknya Pantai Carnaval diset kayak Dufan versi Rock N Roll!&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_ruzi04F-HZ4/SpFC11rCOfI/AAAAAAAAAFQ/Zc8WAa-T_bQ/s1600-h/roxx_trison_small.jpg" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5373149323137792498" src="http://1.bp.blogspot.com/_ruzi04F-HZ4/SpFC11rCOfI/AAAAAAAAAFQ/Zc8WAa-T_bQ/s320/roxx_trison_small.jpg" style="float: right; height: 320px; margin-bottom: 10px; margin-left: 10px; margin-right: 0pt; margin-top: 0pt; width: 164px;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;Jakarta Rock Parade sendiri tanpa sponsor besar (baca: rokok) dan hanya mengandalkan kemitraan antar media massa. Senang juga melihat panggung yang bebas dari spanduk rokok, tapi itu harus dibayar dengan jumlah pengunjung yang sedikit. Sementara dengan promosi yang besar, Java Rocking Land bukan cuma berhasil menarik para rockers, tapi cukup banyak ABG2 mall yang dateng (mungkin) bukan karena musiknya tapi sekedar mencari keramaian. Kalo udah begini, wajar kalo Ancol jadi penuh sesak. Markir mobil jadi pekerjaan yang melelahkan, blom lagi antrian waktu bubaran. Semuanya tumpah ruah…&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;Sebenernya ingin sekali mengeksplor seluruh isi Java Rocking Land, tapi &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;berhubun&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;g gue lagi ga fit jadinya lebih banyak nongkrong di panggung GG Dome yang adem. Di sana gue m&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;enyaksikan untuk pertama kali Bite live! Gaya Rebecca atraktif sekali di atas panggung. Sayang, lagu favorit gue, "Semua Suka Wanita cantik" nggak dibawain. Di bawah ini adalah&amp;nbsp;video "Drama Komedi" yang gue &lt;span style="font-style: italic;"&gt;shoot&lt;/span&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;object class="BLOGGER-youtube-video" classid="clsid:D27CDB6E-AE6D-11cf-96B8-444553540000" codebase="http://download.macromedia.com/pub/shockwave/cabs/flash/swflash.cab#version=6,0,40,0" data-thumbnail-src="http://i.ytimg.com/vi/mVxWyEc6O7M/0.jpg" height="266" width="320"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/mVxWyEc6O7M?f=user_uploads&amp;c=google-webdrive-0&amp;app=youtube_gdata" /&gt;&lt;param name="bgcolor" value="#FFFFFF" /&gt;&lt;embed width="320" height="266"  src="http://www.youtube.com/v/mVxWyEc6O7M?f=user_uploads&amp;c=google-webdrive-0&amp;app=youtube_gdata" type="application/x-shockwave-flash"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di panggung yang disponsori oleh MRA g&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;roup ini, konsepnya emang O&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;ld &amp;amp; New. Bite mewakili band yang &lt;span style="font-style: italic;"&gt;"new"&lt;/span&gt;, dan yang jadi band &lt;span style="font-style: italic;"&gt;"a blast from the past"&lt;/span&gt; adalah…ROXX! Hell yeagh….band cadas yang dimotori oleh Trison ini emang luar biasa melegenda di kalangan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;headbangers.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;Roxx memuaskan kerinduan fansnya dengan membawakan nomor2 lawas, seperti “Penguasa” dan “5cm”. Publik yang terkena euforia ini menggila sehingga di tengah2 lagu “Rock Bergema” gue sempat terjatuh kedorong orang2 yang lagi moshing. Padahal waktu itu gue lagi asik nyuting. Lihat buktinya di bawah ini.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;object class="BLOGGER-youtube-video" classid="clsid:D27CDB6E-AE6D-11cf-96B8-444553540000" codebase="http://download.macromedia.com/pub/shockwave/cabs/flash/swflash.cab#version=6,0,40,0" data-thumbnail-src="http://i.ytimg.com/vi/mrM3rY0tsTg/0.jpg" height="266" width="320"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/mrM3rY0tsTg?f=user_uploads&amp;c=google-webdrive-0&amp;app=youtube_gdata" /&gt;&lt;param name="bgcolor" value="#FFFFFF" /&gt;&lt;embed width="320" height="266"  src="http://www.youtube.com/v/mrM3rY0tsTg?f=user_uploads&amp;c=google-webdrive-0&amp;app=youtube_gdata" type="application/x-shockwave-flash"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah jeda beberapa menit, GG Dome kembali disesaki oleh pengunjung yang ingin menyaksikan Pure Saturday, band indie legendaris asal Bandung. Gue cuma nonton bentaran karena ga lama lagi Mr.Big bakal main di panggung utama.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;Mr.Big yang tampil dengan personil asli ini (Paul Gilbert balik lagi) tampil sangat memuaskan. Walaupun udah pada opa2, tapi staminanya masih hebat dan skillnya sama sakali ga kendor. Billy Sheehan dan Paul Gilbert berkali2 melakukan solo bass dan gitar. Sayang, Pat Torpey nggak ikutan solo. Mungkin ia perlu stamina yang ekstra banget bwat solo drum. Walaupun begitu, gebukannya di setiap lagu masih fasih dan bertenaga.&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;Mr. Big manggung selama 1,5 jam dengan kombinasi musik cadas dan pop. Tentu publik Indonesia menyambut antusias nomor2 balada, seperti "Just Take My Heart", "Wild World", dan "To Be With You". Dukungan sound system yang prima membuat konser ini ekstra memuaskan.&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Java Rocking Land adalah sebuah event rock yang sukses. Sekaligus membuktikan pada dunia bahwa Indonesia (Jakarta, terutama) masih aman dari ancaman teror. Sebuah pelajaran pula bahwa untuk membuat event rock yang besar memerlukan sponsor yang besar pula. “Jor-joran” &lt;span style="font-style: italic;"&gt;is the key&lt;/span&gt;…&lt;/span&gt;  &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/11028481-5793693172641245647?l=da-review.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://da-review.blogspot.com/feeds/5793693172641245647/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=11028481&amp;postID=5793693172641245647' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11028481/posts/default/5793693172641245647'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11028481/posts/default/5793693172641245647'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://da-review.blogspot.com/2009/08/java-rocking-land-teror-rock-yang-cadas.html' title='Java Rocking Land: Teror Rock yang Cadas'/><author><name>Punkdhut</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12401788830335953184</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_ruzi04F-HZ4/TGhg4z04puI/AAAAAAAAAJ4/u19UIc88Gds/S220/punked-ed.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_ruzi04F-HZ4/SpFCf_B3JfI/AAAAAAAAAFI/PVuNNmtBNg8/s72-c/bite_rebecca+2_small.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-11028481.post-4799871751485063017</id><published>2009-07-10T09:08:00.002+07:00</published><updated>2011-09-25T00:42:22.082+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='musik'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='bite'/><title type='text'>Bite – Segar kembali dalam 1 gigitan</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_ruzi04F-HZ4/SlanEXi4BiI/AAAAAAAAAE4/qqeb85Laygw/s1600-h/bite.jpg"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5356652500285392418" src="http://2.bp.blogspot.com/_ruzi04F-HZ4/SlanEXi4BiI/AAAAAAAAAE4/qqeb85Laygw/s200/bite.jpg" style="cursor: pointer; float: left; height: 194px; margin: 0pt 10px 10px 0pt; width: 200px;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms'; font-size: 100%;"&gt;Alhamdulillah, akhirnya ada juga band &lt;st1:country-region st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt; yang menulis lagu sejujur-jujurnya tapi tetap berkelas. Inilah dia, Bite, yang beranggotakan Rebecca Theodora (vokal), Alexander Kaunang (Bass), Didi Lazuardi (gitar), dan Harry Kurniawan (drum). Kalo elo anak gaul underground, pasti cukup familier dengan mereka. Terutama Rebecca, mantan personil The Upstairs (vokal latar) dan Goodnight Electric (co-vokal). Dari dulu gue dah ngefans ama ini cewe. Baca aja &lt;a href="http://da-review.blogspot.com/2005_02_01_archive.html"&gt;di sini&lt;/a&gt; kalo gak percaya. 3 anggota lainnya adalah anggota band hardcore Fall. Nah kalo yang ini gue gak terlalu nyimak.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms'; font-size: 100%;"&gt;Dengan personil yang punya skill dan pengalaman di atas rata2, sangat menggembirakan kalo mereka mau membuat musik yang sederhana. Hasilnya relatif mudah dicerna tapi tetap unik. Coba simak lagu “Populer” yang pilihan nadanya lumayan nyentrik. Melengkapi musiknya yang ciamik, hampir dipastikan kita akan memperhatikan lirik karya Rebecca yang luar biasa &lt;i&gt;to the point&lt;/i&gt;. Tema2-nya sebenernya remeh, tapi disajikan dengan sudut pandang yang nggak biasa. Rebecca menjadi bak feminis yang menyuarakan keresahan dengan gayanya sendiri. Dalam lagu "Semua suka Wanita Cantik", dia menulis: &lt;i&gt;mudah berkata citra natural,  jika semua terlahir menarik / hanya ternyata jika kau jujur, semua suka wanita cantik&lt;/i&gt;. Buat yang suka menghubungkan dengan band2 terdahulu, nama2 seperti Blondie atau X-Ray Spex mungkin terlintas di kepala.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;Keenam lagu dalam mini album ini benar2 menjadi penyegaran di tengah cuci otak media &lt;/span&gt;&lt;st1:city st="on" style="font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;massa &lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms'; font-size: 100%;"&gt;dengan musik Pop Rock yang semakin jijay bajay (kecuali Mbah Surip dan Kuburan). Ehm, ada satu ganjalan sih mengenai Bite. Namanya itu, lho - ”Bite” - nggak seunik musiknya. Bahasa Inggris pula. Sudahlah, mungkin gue terlalu banyak menuntut. Oh, bite me!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.myspace.com/heybite"&gt;&lt;span style="font-size: 85%;"&gt;http://www.myspace.com/heybite&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;  &lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms'; font-size: 85%;"&gt;PS: Gue dapet CDnya di Aksara Kemang setelah nggak nemu di beberapa tempat. Ayo buruan beli, sebelum kehabisan!&lt;/span&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/11028481-4799871751485063017?l=da-review.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://da-review.blogspot.com/feeds/4799871751485063017/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=11028481&amp;postID=4799871751485063017' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11028481/posts/default/4799871751485063017'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11028481/posts/default/4799871751485063017'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://da-review.blogspot.com/2009/07/bite-segar-kembali-dalam-1-gigitan.html' title='Bite – Segar kembali dalam 1 gigitan'/><author><name>Punkdhut</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12401788830335953184</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_ruzi04F-HZ4/TGhg4z04puI/AAAAAAAAAJ4/u19UIc88Gds/S220/punked-ed.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_ruzi04F-HZ4/SlanEXi4BiI/AAAAAAAAAE4/qqeb85Laygw/s72-c/bite.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-11028481.post-5722030938442594845</id><published>2009-05-05T08:59:00.002+07:00</published><updated>2011-09-25T00:42:45.985+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='buku'/><title type='text'>Mari Bu, Buku Iklannya...</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_ruzi04F-HZ4/SnV6fq5qFLI/AAAAAAAAAFA/YhFF4wYUGB0/s1600-h/books_small.jpg"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5365329215592469682" src="http://4.bp.blogspot.com/_ruzi04F-HZ4/SnV6fq5qFLI/AAAAAAAAAFA/YhFF4wYUGB0/s320/books_small.jpg" style="cursor: pointer; float: left; height: 180px; margin: 0pt 10px 10px 0pt; width: 320px;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;Menyambung review &lt;a href="http://da-review.blogspot.com/2009/04/sex-after-dugem-anyone.html"&gt;Sex After Dugem&lt;/a&gt; dan dalam rangka Hari Pendidikan Nasional (tanggal 2 Mei kemaren, lewat dikit gpp ya?) mari kita membahas buku iklan lagi. Sebelumnya, penting ga sih baca buku iklan? Emang ga penting2 amat, jauh lebih penting baca blog ini...hahaha! Oke serius, deh. Mencontek kata2nya Luke Sullivan, lo lebih percaya mana, dibedah oleh dokter yang males baca atau dokter yang rajin meng-&lt;span style="font-style: italic;"&gt;update &lt;/span&gt;dirinya dengan buku2 bedah &amp;amp; kedokteran? Nah...kurang lebih gitu deh sama iklan. Cuma bedanya, kalo di dunia iklan, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;nobody dies!&lt;/span&gt; Orang dengan modal sotoy bisa aja bikin iklan. Tapi bagaimana karyanya, apakah bercita rasa tinggi? Apakah bisa dipertanggungjawabkan di hadapan Yang Maha Kuasa? Makanya, untuk menjadi ahli, kita harus rajin baca dan terus belajar. Jangan cepat puas, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;stay foolish&lt;/span&gt;, kata Steve Jobs.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;Daftar buku ini disusun secara acak alias &lt;span style="font-style: italic;"&gt;in no particular order&lt;/span&gt;, kecuali yang nomor wahid, "Hey Whipple Squeeze This!" karangan Luke Sullivan, sengaja gw taro pertama karena &lt;span style="font-style: italic;"&gt;It's the bessstt!!!&lt;/span&gt; Bahkan tulisan ini mencontek bab terakhirnya, cuma gue tambahin beberapa...hehehe. Baik anak2, mari kita mulai pelajarannya…&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_ruzi04F-HZ4/SgGbwYMfitI/AAAAAAAAAEw/3yhIjZbHlCw/s1600-h/51zLTIlZdZL._SL500_AA280_.jpg"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5332714689214253778" src="http://4.bp.blogspot.com/_ruzi04F-HZ4/SgGbwYMfitI/AAAAAAAAAEw/3yhIjZbHlCw/s200/51zLTIlZdZL._SL500_AA280_.jpg" style="cursor: pointer; float: left; height: 200px; margin: 0pt 10px 10px 0pt; width: 134px;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;1. Hey W&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;hipple, Squeeze This! A Guide To Creating Great Ads (Luke Sullivan.John Wiley &amp;amp; Sons, Inc.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;, 2003&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;Ini buku dewa nih. Dibacanya enak banget karena gak menggurui dan penuh humor sehingga tanpa sa&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;dar, kita dapat ilmu yang banyak. Ditulis oleh Luke Sullivan, copywriter &lt;span style="font-style: italic;"&gt;award-winning&lt;/span&gt; dari agency Fallon McElligott yang terkenal dengan kampanye "Perception/Reality" majalah Rolling Stone. Kalo lo cuma punya budget beli satu buku seumur hidup, belilah buku ini! Isi secara keseluruhan emang berasa copywriter banget (baca: banyak tulisan, sedikit gambar, dengan porsi copywriting yang lebih &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;banyak), tapi tetep asyik dan relevan kok buat para art director. Sangat, sangat, sangat direkomendasikan. Eh, jangan minjem ke gue ya, beli ndiri!&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;2. Cutting Edge Advertising: How to Create the World's Best Print for Brands in the 21st Century (Jim Aitchison. Prentice Hall&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;, 1999&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;&lt;br /&gt;Gue baca jaman kuliah tahun 2000an, sampai sekarang masih relevan. Berbeda dengan buku2 lain di mana penulisnya satu orang dan mempunyai satu opini pula, Jim Aitchison mengumpulkan berbagai pendapat pakar yang beragam. Jadi tinggal kita yang menyimpulkannya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt; Sayangnya punya gue ilang euy….hayo, siapa yang minjem? Balikin! &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;  &lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;3. Creative Advertising (Mario Pricken.Thames &amp;amp; Hudson, Ltd&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;, 2003&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;Dibanding "Hey Whipple...", buku ini lebih &lt;span style="font-style: italic;"&gt;boring.&lt;/span&gt; Tapi di sini teknik brainstormingnya lebih detail. Dan contoh2 iklannya pun oke punya. Maklum yang nulis &lt;span style="font-style: italic;"&gt;art-based&lt;/span&gt;, jadi penuh gambar2 cantik. Isinya cukup tebal dan berguna untuk bikin iklan yang &lt;span style="font-style: italic;"&gt;award-winning.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms'; font-weight: bold;"&gt;4. The Art of Advertising - &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 100%; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;George Lois on Mass Com&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 100%; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;munication &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 100%; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;oleh  (&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 100%; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;George Lois &amp;amp; Bill Pitts. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms'; font-weight: bold;"&gt;Harry N Abrams, &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 100%; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;1977&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms'; font-weight: bold;"&gt;)&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;&lt;br /&gt;Ini adalah buku yang memuat karya2 salah satu tokoh kreatif favorit gue, George Lois. Dia basicnya seorang art director, tapi mempunyai kepekaan verbal yang cukup tinggi. Karya legendarisnya adalah sampul majalah Esquire bergambar Mohammad Ali berpose seperti Yesus. Figur kontroversial ini alumni DDB tahun 1960an yang kemudian mendirikan biro iklan sendiri, PKL.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms'; font-weight: bold;"&gt;5. Lanturan Tapi Relevan (Budiman Hakim. Galang Press, 2006)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;Buku pertama Budiman Hakim ini ngingetin banget ama "Hey Whipple...". Gayanya sama, nyantai banget tapi penuh makna. Buku iklan Indonesia pertama yang gue salut lut lut lut…&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms'; font-weight: bold;"&gt;6. Komunikasi Cinta (Djito Kasilo. Kepustakaan Populer Gramedia, &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms'; font-weight: bold;"&gt;2008&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms'; font-weight: bold;"&gt;)&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;&lt;br /&gt;Nah, kalo Budiman cerita ngalor ngidul, Djito lebih praktis dalam memberi pelajaran. Dia bikin contoh kasus, semacam workshop kecil2an ama beberapa praktisi iklan. Jadi keliatan tuh bagaimana mendevelop sebuah kampanye iklan dari bikin strategi sampai eksekusi. Landasan teorinya adalah cinta....taela...&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;7. Pick Me – Breaking Into Advertising And Staying There  (&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Nancy Vonk &amp;amp; Janet Kestin. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;John Wiley &amp;amp; Sons, Inc.,&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;2005)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;&lt;br /&gt;"Pick Me" ditujukan buat yang baru mau atau barusan nyemplung di dunia iklan. Sebenernya, ini adalah kompilasi dari pertanyaan2 yang muncul di kolom AskJancy di &lt;a href="http://ihaveanidea.org/askjancy/"&gt;"ihaveanidea.org"&lt;/a&gt; dikumpulkan jadi satu. Sayang banget gue baru punya pas udah lumayan lama di iklan. Kayaknya lebih berguna waktu awal2 dulu. Sigh….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family: 'trebuchet ms'; font-weight: bold;"&gt;8.The Book of Graphic Problem-Solving (&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms'; font-weight: bold;"&gt;John Newcomb.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms'; font-weight: bold;"&gt;R.R Bowker Company, &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms'; font-weight: bold;"&gt;1984)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;Buku jadul yang udah gue punya sejak masa kuliah dan selalu jadi pegangan waktu pertama-tama kerja. Di sini diberitahu teknik mencari ide menggunakan Bite System, yang pada dasarnya adalah cara membedah pesan komunikasi dengan sedetail mungkin. Lucunya, walaupun outputnya adalah visual, tahap awalnya melalui tulisan. Bagus nih, jadi ajang latihan nulis buat para &lt;span style="font-style: italic;"&gt;visual-based&lt;/span&gt; kreatif. Contoh yang digunakan adalah membuat sampul majalah Medical Economics, tempat John Newcomb bekerja.Walau begitu, masih bisa diterapkan buat bikin iklan atau media yang lain. Mantep.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms'; font-weight: bold;"&gt;9. The Advertising Concept Book (Pete Barry.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms'; font-weight: bold;"&gt;Thames &amp;amp; Hudson, Ltd, &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms'; font-weight: bold;"&gt;2008)&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;&lt;br /&gt;Buku penting buat bikin kampanye iklan yang terintegrasi, terutama bagi para pemula. Uniknya, karena fokusnya adalah membuat konsep, konsep dan konsep dan bukannya ngulik eksekusi, ga ada contoh iklan jadi di sana, semuanya disajikan dalam bentuk sketsa. Seperti yang ditulis di sampul bukunya, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;“Think now, design later”.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;10. When Advertising Tried Harder&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;: The Sixties, the Golden Age of American Advertising&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; (Larry Dubrow. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Friendly Press, &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;1974&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;) &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;Menyoroti revolusi kreatif periklanan Amerika di tahun 1960an. Tentu saja, porsi besar diperuntukkan bagi DDB karena karya2nya yang fenomenal pada masa itu. Gue baca waktu magang di Matari tahun 2001. Di sana, koleksi buku (jadulnya) emang bagus2. Ada yang jual ga ya, sekarang?&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;11. It's Not How Good You Are, It's How Good You Want To Be (Paul Arden. Phaidon Press Limited, 2003)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;Buku motivasi kontemporer buat pribadi yang kontemporer seperti anda! Isinya singkat tapi menusuk dalem. Emang ga semata-mata ngomongin iklan, tapi nyambung jugalah dengan kehidupan pembuat iklan yang tiap hari dituntut untuk menelorkan karya2 yang hebring. Paul Arden juga dulunya seorang creative director andal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/11028481-5722030938442594845?l=da-review.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://da-review.blogspot.com/feeds/5722030938442594845/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=11028481&amp;postID=5722030938442594845' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11028481/posts/default/5722030938442594845'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11028481/posts/default/5722030938442594845'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://da-review.blogspot.com/2009/05/mari-bu-buku-iklannya.html' title='Mari Bu, Buku Iklannya...'/><author><name>Punkdhut</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12401788830335953184</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_ruzi04F-HZ4/TGhg4z04puI/AAAAAAAAAJ4/u19UIc88Gds/S220/punked-ed.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_ruzi04F-HZ4/SnV6fq5qFLI/AAAAAAAAAFA/YhFF4wYUGB0/s72-c/books_small.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-11028481.post-8573536200469293446</id><published>2009-04-21T10:08:00.002+07:00</published><updated>2011-09-25T00:43:02.590+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='sex after dugem'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='buku'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='budiman hakim'/><title type='text'>Sex After Dugem, Anyone?</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_ruzi04F-HZ4/SfM-VdVNJUI/AAAAAAAAAEg/h7P3SY3DVFA/s1600-h/sad_bh1_smaal.jpg"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5328671322481173826" src="http://4.bp.blogspot.com/_ruzi04F-HZ4/SfM-VdVNJUI/AAAAAAAAAEg/h7P3SY3DVFA/s320/sad_bh1_smaal.jpg" style="cursor: pointer; float: left; height: 236px; margin: 0pt 10px 10px 0pt; width: 153px;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms'; font-size: 100%;"&gt;Buku ini lebih berhak menyandang judul &lt;a href="http://www.amazon.com/Confessions-Advertising-Man-David-Ogilvy/dp/0689708009/ref=cm_cr_pr_product_top"&gt;"Confessions of an Advertising Man"&lt;/a&gt;, daripada bukunya David Ogilvy. Ogilvy lebih banyak menulis seputar teknis membuat iklan, sementara Budiman Hakim bicara jujur soal kisah hidupnya yang penuh kesablengan. Benar kata Butet Kartaredjasa di Kata Pengantar, bila ada polisi yang ngebaca ini (terutama bab soal dia nyimeng), Budiman bisa ditangkep! &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Anyway,&lt;/span&gt; David Ogilvy udah duluan nulis bukunya, jadinya Budiman harus puas dengan "Sex After Dugem". Judul yang masih relevan dengan isinya yang menohok, jujur, ngga “pretentious” seperti tulisan gue ini :P.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'trebuchet ms'; font-size: 16px;"&gt;Sex After Dugem emang menguji ke-jaim-an kita, bahkan sebelum memiliki bukunya. Paling nggak itu yang terjadi ama gue. Ceritanya, di Gramedia, gue udah ngubek2 di bagian Periklanan dan ga nemu2 itu buku. Padahal ada buku Budiman yang lain, “Ngobrolin Iklan Yuk” dan “Lanturan Tapi Relevan” di rak yang sama. Setelah mencari cukup lama akhirnya gue nyerah, dan nanya deh ama sang penjaga. Alamak, malunya bukan main mau nyebut judul buku Sex After Dugem itu. Begini kira2 dialognya:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt; &lt;br /&gt;Gue (G): Mas mas, ada bukunya Budiman Hakim yang baru ga?&lt;br /&gt;&lt;i&gt;(Gue mencoba sekuat tenaga ngga menyebut judul buku itu.)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/i&gt;Bagian informasi (BI): Judulnya apa?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;G: (keparat! gue memaki dalam hati) Nggg....Sex After Dugem?&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;(Ahiahahaiaiahaia...kesebut juga)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BI: Oh, ada mas. Di bagian Sosial Budaya, satu lantai lagi di atas. &lt;span style="color: #ff6600;"&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;Udah sedia kondom blom, mas? Jaman sekarang kudu ati2 lho, kalo mau nge-sex after dugem.&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;(Gue pun ngeloyor dengan muka tengsin. Oke oke, tulisan yang berwarna merah itu gue tambahin)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesuai dengan gayanya Budiman, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;let’s cut the crap&lt;/span&gt;. Apa sih relevansi buku Sex After Dugem yang berisi hal2 remeh temeh--seperti nyimeng ampe ga bisa berhenti ketawa, kebiasaan solat injury time, sex after dugem, ditaksir homo bule, Soeharto yang ikut kuis Deal or No Deal dengan malaikat, dsb--dengan dunia iklan? Nggak ada hubungan langsung, karena ga ada teori-teori iklan mutakhir dalam buku ini. Dengan kesederhanaan dan keremeh-temehannya, Budiman mencoba membuka mata kita untuk menjadikan kehidupan sebagai sumber inspirasi yang bisa digunakan untuk membuat iklan. Kekuatan iklan yang insightful bukan dari kosmetik alias gimmick, tapi dari kesederhanaan dan kejujurannya. Begitu kira2 yang ingin disampaikan Budiman, senada dengan perkataan Bill Bernbach, “I’ve got a great gimmick. Let’s tell the truth". &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;Lantas, apa kita perlu sekonyol dan sebengal Budiman Hakim untuk menjadi Kreatif yang baik? Ya nggak lah. Ambil spiritnya aja dan juga cimengnya…asssoy…&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;  &lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/11028481-8573536200469293446?l=da-review.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://da-review.blogspot.com/feeds/8573536200469293446/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=11028481&amp;postID=8573536200469293446' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11028481/posts/default/8573536200469293446'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11028481/posts/default/8573536200469293446'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://da-review.blogspot.com/2009/04/sex-after-dugem-anyone.html' title='Sex After Dugem, Anyone?'/><author><name>Punkdhut</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12401788830335953184</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_ruzi04F-HZ4/TGhg4z04puI/AAAAAAAAAJ4/u19UIc88Gds/S220/punked-ed.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_ruzi04F-HZ4/SfM-VdVNJUI/AAAAAAAAAEg/h7P3SY3DVFA/s72-c/sad_bh1_smaal.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-11028481.post-8834533955027796022</id><published>2009-04-13T16:21:00.002+07:00</published><updated>2011-09-25T00:44:56.120+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='musik'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='the upstairs'/><title type='text'>The Upstairs - Magnet! Magnet! Kuatkah Daya Tariknya?</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_ruzi04F-HZ4/Ses34FsYPCI/AAAAAAAAAEY/5TvKMZ79VQY/s1600-h/magnet_all+copy.jpg"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5326412421036260386" src="http://2.bp.blogspot.com/_ruzi04F-HZ4/Ses34FsYPCI/AAAAAAAAAEY/5TvKMZ79VQY/s320/magnet_all+copy.jpg" style="cursor: pointer; display: block; height: 221px; margin: 0px auto 10px; text-align: center; width: 320px;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;Untuk elo yang buru2 atau punya penyakit males baca, gue kasih jawaban singkat: nggak! Daya tarik album ini lemah sekali. Oke, silakan kalo mau buka Facebook lagi :)....buat yang hobi baca, lanjut yuu....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk sound dan penguasaan instrumen di album ketiga ini, gue angkat jempol sama The Upstairs. Tapi songwriting? Wah, kayaknya mereka belum bisa mengalahkan diri mereka sendiri di album perdana, Matraman. Walaupun kualitas rekaman Matraman sedikit di bawah standar, tiap lagu punya "soul" yang cukup membuat orang - meminjam istilah Jimi Multhazam - berdansa resah.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;Hal yang paling menonjol dari Magnet! Magnet! adalah permainan keyboard dari anggota terbaru, Adink Permana, yang menggantikan Elta Emanuella. Soundnya keren sekali, mirip &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Devo"&gt;DEVO&lt;/a&gt; dengan gaya yang lebih agresif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi ya kekaguman gue cuma di situ. Seperti gue bilang tadi, The Upstairs seperti lupa untuk membuat lagu yang bagus dan lebih banyak berkutat dengan sound dan unjuk skill. Hampir ga ada lagu yang layak disandingkan dengan hits2 mereka terdahulu, seperti "Apakah Aku Berada Di Mars Atau Mereka Mengundang Orang Mars" (taik, judulnya panjang amat), "Matraman", "Antah Berantah", dll. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;Bahkan, lagu "Kunobatkan Jadi Fantasi" punya riff gitar yang luar biasa mirip dengan lagu "Turning Japanese" milik The Vapors. Ini tribute apa nyolong ya? Untuk lagu2 lainnya, &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;ga ada yang spesial. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt; Tapi, untungnya ada beberapa pengecualian...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;"Kami datang untuk musik" adalah track yang paling mendingan. Keyboardnya DEVO berat! Liriknya pun cukup kuat, berisi manifesto bahwa The Upstairs adalah band yang cinta damai, mengajak penonton konser untuk ga berbuat rusuh. Lagu berikutnya, "Di Antara Haluan" juga layak diandalkan. Iramanya slow dan menghanyutkan. Jimi nyanyi dengan nyantai, ga teriak2. Sekali lagi, permainan keyboard Adink cukup menonjol, ditambah tabuhan drum Beni yang passs bener. Mereka melakukan hal yang kurang lebih sama di lagu "Percakapan". Kali ini Dian Maryana yang mengambil lead vocal mendayu-dayu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi dari 12 lagu yang disajikan di Magnet! Magnet! cuma 3 biji yang layak dengar? Ngapain beli CD originalnya ya? Eiits...tunggu dulu. The Upstairs cukup pintar menyiasati hal ini. Cover album ini ternyata bisa diganti2 lho. Ya, lyric sheetnya terdiri dari lembaran2 yang di baliknya terdapat lukisan masing2 personil The Upstairs + 1 foto full band (liat inset di atas). Sebuah langkah yang inovatif, jadi kita ga akan bosen ama covernya. Kalo elo Modern Darling beneran ya kudu punya lah, buat koleksi. Atau mau ngeprint sendiri? Malu donkk....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;    &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/11028481-8834533955027796022?l=da-review.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://da-review.blogspot.com/feeds/8834533955027796022/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=11028481&amp;postID=8834533955027796022' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11028481/posts/default/8834533955027796022'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11028481/posts/default/8834533955027796022'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://da-review.blogspot.com/2009/04/upstairs-magnet-magnet-kuatkah-daya.html' title='The Upstairs - Magnet! Magnet! Kuatkah Daya Tariknya?'/><author><name>Punkdhut</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12401788830335953184</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_ruzi04F-HZ4/TGhg4z04puI/AAAAAAAAAJ4/u19UIc88Gds/S220/punked-ed.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_ruzi04F-HZ4/Ses34FsYPCI/AAAAAAAAAEY/5TvKMZ79VQY/s72-c/magnet_all+copy.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-11028481.post-1418835852663188574</id><published>2009-04-12T19:46:00.002+07:00</published><updated>2011-09-25T00:45:12.935+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='film'/><title type='text'>Jackie Chan Mengurangi Tendangan, Ganti Bersilat Lidah di Shinjuku Incident</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_ruzi04F-HZ4/SeHkiSNL7YI/AAAAAAAAAD4/RQbz9psM-3I/s1600-h/shinjuku-incident23-03-09.jpg"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5323787512182467970" src="http://4.bp.blogspot.com/_ruzi04F-HZ4/SeHkiSNL7YI/AAAAAAAAAD4/RQbz9psM-3I/s320/shinjuku-incident23-03-09.jpg" style="cursor: pointer; display: block; height: 242px; margin: 0px auto 10px; text-align: center; width: 320px;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;Anda-andi yang pengen liat aksi akrobatik kungfu ala Jackie Chan, pasti akan kecewa dengan Shinjiku Incident. Film yang disutradarai Derek Yee ini lebih banyak memuat drama, porsi action hanya sepertiganya. Tapi, seperti halnya film2 mafia yang bagus, actionnya walau sedikit tapi sangat mencenga&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;ngkan, karena adegannya benar2 dibutuhkan, bukan demi mengumbar darah doang. &lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;Diproduseri sendiri oleh Jackie Chan, Shinjuku Incident menyoroti kehidupan seputar para imigran gelap asal Cina yang mencoba kemujuran di Jepang, tepatnya di sebuah distrik di Tokyo bernama Shinjuku.&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jackie Chan berperan sebagai Steelhead, seorang petani sederhana di Cina yang tujuannya ke Jepang adalah untuk menyusul pacarnya, Xiu Xiu yang lama nggak memberi kabar berita. Steelhead diajak oleh sobatnya, Jie untuk tinggal bersama rekan2 sesama imigran gelap di sebuah rumah sewaan di Shinjuku. Untuk menyambung hidup, mereka kerja serabutan, seperti membersihkan saluran air, menjual kartu telepon palsu, mencuri, dll.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;Tanpa sengaja Steelhead menemukan Xiu Xiu tapi ternyata ia telah menjadi istri salah satu bos Yakuza, bernama Eguchi. Kebetulan juga, Steelhead menyelamatkan Eguchi dari pembunuhan sesama bos Yakuza. Maka Steelhead dijadikan kaki tangan Eguchi untuk memenuhi ambisinya menguasai Yakuza. Singkat cerita, para imigran gelap Cina akhirnya mendapat tempat yang layak di bawah kepemimpinan Steelhead. Namun, konflik belum selesai karena kubu Yakuza yang membenci Eguchi masih terus mengintai. Selanjutnya? Tonton ndiri daah…&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_ruzi04F-HZ4/SeHj-kWNQ0I/AAAAAAAAADw/QMV_Mj5Bcu0/s1600-h/push_movie_poster2.jpg"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5323786898576851778" src="http://3.bp.blogspot.com/_ruzi04F-HZ4/SeHj-kWNQ0I/AAAAAAAAADw/QMV_Mj5Bcu0/s200/push_movie_poster2.jpg" style="cursor: pointer; float: left; height: 200px; margin: 0pt 10px 10px 0pt; width: 136px;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;Seperti disebut di awal, ini bukanlah film tipikal Jackie Chan. Ini adalah sebuah lompatan bagus dari Jackie Chan yang udah kenyang (mungkin eneg) memamerkan skill kungfunya di film action. Di sini kita liat Jackie Chan yang lebih menusiawi, lebih biasa2 saja, yang bisa terluka, bisa….ah, nanti jadi spoiler lagi. Pokoknya, buat yang bingung mau nonton film ini atau Push, gue berani jamin Shinjuku Incident jauh lebih keren. Buat yang nekad nonton Push, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;I wish you all the best!&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;   &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/11028481-1418835852663188574?l=da-review.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://da-review.blogspot.com/feeds/1418835852663188574/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=11028481&amp;postID=1418835852663188574' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11028481/posts/default/1418835852663188574'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11028481/posts/default/1418835852663188574'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://da-review.blogspot.com/2009/04/jackie-chan-mengurangi-tendangan-ganti.html' title='Jackie Chan Mengurangi Tendangan, Ganti Bersilat Lidah di Shinjuku Incident'/><author><name>Punkdhut</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12401788830335953184</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_ruzi04F-HZ4/TGhg4z04puI/AAAAAAAAAJ4/u19UIc88Gds/S220/punked-ed.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_ruzi04F-HZ4/SeHkiSNL7YI/AAAAAAAAAD4/RQbz9psM-3I/s72-c/shinjuku-incident23-03-09.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-11028481.post-356375760239536737</id><published>2009-04-12T16:12:00.002+07:00</published><updated>2011-09-25T00:46:25.576+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='musik'/><title type='text'>Superman Is Dead - Angels and the Outsiders</title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_ruzi04F-HZ4/SeHlEHwfFHI/AAAAAAAAAEA/PHnt188S2-c/s1600-h/superman-is-dead-angels-and-the-outsiders.jpg"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5323788093493286002" src="http://3.bp.blogspot.com/_ruzi04F-HZ4/SeHlEHwfFHI/AAAAAAAAAEA/PHnt188S2-c/s320/superman-is-dead-angels-and-the-outsiders.jpg" style="cursor: pointer; display: block; height: 300px; margin: 0px auto 10px; text-align: center; width: 300px;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;“Angels and the Outsiders” adalah album terbaru dari grup punk rock asal Bali, Superman Is Dead (SID). Gue bukan penggemar berat SID, tapi entah kenapa sulit melawan hasrat untuk memiliki album ini. Jadi deh gue beli album originalnya, bukan nyari downlodan atau mp3 bajakan. &lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesan pertama adalah…wow! Cover album yang cantik sekali! Digarap seperti poster2 film tahun 1960an (atau malah 1920an? &lt;span style="font-style: italic;"&gt;I don’t know, u do the research!&lt;/span&gt;). Pokoknya klasik banget (lihat inset). Gambar pria yang tampangnya seperti Jerinx sedang membawa kunci inggris sambil ngobrol ama seorang anak. Sementara di bagian bawah ada gambar personil SID bersepeda lowrider. Di bagian dalam, semakin kentara obsesi SID dengan sepeda lowrider. Ada foto personil SID lagi mejeng dengan sepeda lowridernya masing2. Btw, apa sih hubungannya punk dan lowrider? &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Eco-friendly? That’s so hippie…&lt;/span&gt;:)&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;Oke, cukuplah membahas cover dan fashion yang cuma permukaan. SID kan isinya bukan cuma itu? &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Well, &lt;/span&gt;setidaknya itu yang mereka coba tekankan, walau kadang2 fashion mereka masih &lt;span style="font-style: italic;"&gt;overpowered.&lt;/span&gt; &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Heh heh…that’s another story. Anyway busway&lt;/span&gt;…kembali ke…musik! &lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lagu pertama bertitel “Kuat Kita Bersinar”. Bagaimana? Kacrut abis, sodara-sodara! Musik dan liriknya nggak banget deh. Maksudnya mungkin bikin anthem kayak lagu “England Belongs To Me”-nya Cock Sparrer, tapi trus terang malah bikin eneg. Di akhir lagu semakin parah dengan koor anak2 kecil. Agak terlalu imut buat gue.&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lagu kedua, “Jika Kami Bersama”, langsung bikin gue kecewa dua kali. Intronya plek ketiplek dengan lagu “Good Riddance” punya Green Day, dan secara keseluruhan ga jauh beda dengan track pertama, anthemic blablabla yadayadayada. Bedanya, lagu ini berkolaborasi dengan Shaggy Dog yang membuatnya lebih mirip The Mighty Mighty Bosstones. Apakah SID akan terus menyiksa kuping gue di lagu berikutnya? Agaknya begitu. Lagu “Outsider” adalah anthem yang berisi manifesto tentang “the Outsiders”. Hoaaahhhmmmm…&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Poppies Dog Anthem” adalah lagu keempat. Dari judulnya, pasti ini sebuah anthem juga. Tapi pemirsa, kenapa lagu ini bikin bulu kuduk gue berdiri? KEREEEEEN!!!! Musik dan liriknya bener2 menusuk kalbu dan tanpa sadar gue ikut ber-&lt;span style="font-style: italic;"&gt;singalong&lt;/span&gt;:&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family: 'trebuchet ms'; font-style: italic;"&gt;Berandal-berandal Poppies 2&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family: 'trebuchet ms'; font-style: italic;"&gt;&lt;br /&gt;Berandal-berandal yang tak pernah mati&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family: 'trebuchet ms'; font-style: italic;"&gt;&lt;br /&gt;Berandal-berandal Poppies 2&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms'; font-style: italic;"&gt;Bukan berandalan sakit hati&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Check out&lt;/span&gt; juga di bagian&lt;span style="font-style: italic;"&gt; verse&lt;/span&gt;-nya, yang menurut gue amat sangat keren:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms'; font-style: italic;"&gt;Penuh gaya kaca mata bandit cinta kesepian&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family: 'trebuchet ms'; font-style: italic;"&gt;&lt;br /&gt;Siapa berani mendekat kan pasti disikat&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family: 'trebuchet ms'; font-style: italic;"&gt;&lt;br /&gt;Jeni sudah, Mona juga habis di hotel belakang&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms'; font-style: italic;"&gt;Dan cinta kan berakhir di bandar udara&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternyata SID punya selera humor yang cukup tinggi. Berbeda dengan kelaziman, lagu2 yang kurang kuat mereka taruh di depan, sementara yang keren2 ditempatkan di belakang. Setelah “Poppies Dog Anthem” yang fenomenal, bisa dibilang grafiknya terus naik, menuju puncak kenikmatan! &lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Saint Of My Life”, walaupun awalnya mirip lagu Green Day, langsung meledak dengan sempurna di bagian reff. Sangat catchy. Tapi itu belum apa2 dibanding “Night Of The Lonely”, yang progresi chordnya begitu gelap. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Kicks you in the ballzz!&lt;/span&gt; Reffnya penuh harmoni, sedikit mengingatkan pada Social Distortion. Di background pun ada suara biola yang mendayu. Asoyy…&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lagu2 lain yang perlu di-&lt;span style="font-style: italic;"&gt;mention&lt;/span&gt; adalah “Punkrock Lowrider”, sebuah anthem punkers bersepeda lowrider &lt;span style="font-style: italic;"&gt;krewzing around&lt;/span&gt; Kutafornia. Sementara “Luka Indonesia” punya lirik yang menusuk: &lt;span style="font-style: italic;"&gt;“Satu nusa satu bangsa, satu nusa saling mangsa”&lt;/span&gt;. Dibuka oleh riff gitar rockabilly kemudian melaju dengan beat drum speed punk. Yang cukup mencuri perhatian adalah penggunaan gamelan (di bagian credit ditulis “cengceng”) pada bagian akhir lagu ini.&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian ada “The Days of A Father” yang menyelipkan riff2 metal. Ada pula “Memories of Rose” yang menggunakan horn section. Ditambah suara gitar klasik, jadi kayak denger band Amerika Latin.&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family: 'trebuchet ms'; font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesimpulan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;Ini adalah sebuah album yang cukup inovatif dan menyegarkan dari Superman Is Dead, dengan menampilkan nuansa yang berbeda dalam setiap lagunya. Ada rockabilly, punk &lt;span style="font-style: italic;"&gt;(of course)&lt;/span&gt;, metal, musik tradisional Bali, dll, yang kesemuanya diramu apik menjadi karya klasik yang layak dikoleksi. Wah, jadi pengen punya album2 SID yang lainnya nih…beliin donk??&lt;/span&gt;  &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/11028481-356375760239536737?l=da-review.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://da-review.blogspot.com/feeds/356375760239536737/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=11028481&amp;postID=356375760239536737' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11028481/posts/default/356375760239536737'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11028481/posts/default/356375760239536737'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://da-review.blogspot.com/2009/04/superman-is-dead-angels-and-outsiders.html' title='Superman Is Dead - Angels and the Outsiders'/><author><name>Punkdhut</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12401788830335953184</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_ruzi04F-HZ4/TGhg4z04puI/AAAAAAAAAJ4/u19UIc88Gds/S220/punked-ed.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_ruzi04F-HZ4/SeHlEHwfFHI/AAAAAAAAAEA/PHnt188S2-c/s72-c/superman-is-dead-angels-and-the-outsiders.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-11028481.post-7685280497336258663</id><published>2009-04-05T17:41:00.002+07:00</published><updated>2011-09-25T00:46:38.349+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='film'/><title type='text'>The Tarix Jabrix: No Sex, No Drugs, just good old Rock N Roll!</title><content type='html'>&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 85%;"&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms'; font-style: italic;"&gt;Ini artikel sebenernya udah lama gue tulis, tapi entah kenapa blom gue publish2. Jadi mohon maaf nih kalo rada basi, secara film The Tarix Jabrix udah ga diputer di bioskop lagi. Ya sudahlah, inilah dia....&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;The Tarix Jabrix, film yang merupakan debutan bagi para personil The Changcuters ini mempunyai tema yang cukup segar, soal kehidupan geng motor di Bandung. Tentu saja ini bukan film action, tapi sarat dengan humor abseurd (sengaja ditulis “abseurd” bukannya “absurd” karena merujuk kepada keanehan lawakan ala Bandung dan sekitarnyah).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The Tarix Jabrix menceritakan kisah sebuah geng motor bernama “Tarix Jabrix” yang bertujuan untuk membela kebenaran seperti superhero, atau lebih tepatnya:Superman bermotor! Jelas berbeda dengan geng motor kebanyakan yang bertindak kriminil sehingga meresahkan masyarakat. Motornya pun tidak seragam, walaupun semuanya motor tua yang butut. Dalam perjalannya, mereka bersinggungan dengan geng motor “The Smokers” yang beranggotakan anak-anak orang kaya dengan motor yang jauh lebih canggih. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;Secara mengejutkan, akting anak-anak The Changcuters cukup prima. Triya membawakan karakter Cacing, sang pemimpin geng dengan mantap. Gerak-geriknya plek ketiplek ama Ace Ventura. Sumpah, bikin ngakak. Belum lagi 2 orang kembar, Chiko dan Coki yang sama-sama punya perilaku aneh nggak jelas. Mereka mencuri perhatian dengan beradegan nggak penting. Contoh: waktu Cacing lagi berusaha meyakinkan teman-temannya untuk membentuk geng motor, Chiko dan Coki malah ngumpet ke dalam tong(!). Mulder alias Mulyana Drajat (Dipa) adalah anak orang kaya yang ga boleh naik motor sama orang tuanya, tapi nekat minjem motor sopirnya. Anggota yang paling emosional ini pernah tinggal lama di Medan, dan zadilah ia berlogat Batak, bah! Anggota terakhir adalah Dadang (Erick), seorang montir jenius yang sayangnya mengidap penyakit amnesia, jadi kejeniusannya tidak banyak terpakai. Nah lho!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;Menjadi fans The Changcuters sangat memudahkan untuk mencintai The Tarix Jabrix. Belum lagi ilustrasi musiknya yang didominasi oleh lagu-lagu ngerock dari The Changcuters, pasti sangat memuaskan (bagi yang doyan). Sinematografi memang bukan keunggulan dari film ini, cerita juga bukan, tapi apa donk? Mungkin seperti lagu Apa-apanya Donk dari Euis Darliah, kekuatannya justru di kesederhanaannya. Klise? Tonton aja ndiri. Taaarik jabriiik!!!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/11028481-7685280497336258663?l=da-review.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://da-review.blogspot.com/feeds/7685280497336258663/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=11028481&amp;postID=7685280497336258663' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11028481/posts/default/7685280497336258663'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11028481/posts/default/7685280497336258663'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://da-review.blogspot.com/2009/04/tarix-jabrix-no-sex-no-drugs-just-good.html' title='The Tarix Jabrix: No Sex, No Drugs, just good old Rock N Roll!'/><author><name>Punkdhut</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12401788830335953184</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_ruzi04F-HZ4/TGhg4z04puI/AAAAAAAAAJ4/u19UIc88Gds/S220/punked-ed.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-11028481.post-3701784754549048141</id><published>2009-03-18T21:07:00.002+07:00</published><updated>2011-09-25T00:46:56.698+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='serial TV'/><title type='text'>Mad about Mad Men</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_ruzi04F-HZ4/ScWiQgXv_lI/AAAAAAAAADY/PyM2P141UyU/s1600-h/Madmenlogo.jpg"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5315833339631894098" src="http://1.bp.blogspot.com/_ruzi04F-HZ4/ScWiQgXv_lI/AAAAAAAAADY/PyM2P141UyU/s320/Madmenlogo.jpg" style="cursor: pointer; display: block; height: 170px; margin: 0px auto 10px; text-align: center; width: 320px;" /&gt;&lt;/a&gt;Apa sih yang bikin serial Mad Men begitu nyandu hingga gue menamatkan Season 1 hanya dalam 3 malam? Apa karena ceritanya seputar dunia periklanan yang adalah kehidupan gue juga? Apa karena ide-ide kampanyenya keren-keren dan beberapa bisa gue colong? Apa karena aktrisnya yang kece-kece dan semlohai? Apa karena serial itu mengandung unsur subliminal advertising? Ya, ya, semua elemen tersebut turut berkontribusi, tapi yang menjadi magnet paling kuat adalah settingnya, yaitu Amerika di tahun 1960-an.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;Seperti yang &lt;span style="font-style: italic;"&gt;you-you&lt;/span&gt; tau, udah banyak film/serial TV yang berlatar belakang dunia periklanan. Tapi (setau gue) blom ada yang mengambil setting Amerika (New York) tahun 1960-an - yang buat mereka yang terlibat di iklan - adalah masa keemasan periklanan dan New York menjadi pusatnya, terutama di jalan Madison Avenue. (Judul "Mad Men" selain berarti "orang gila", adalah kependekan dari "MADison avenue Men". Jenius.)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di tahun 1960-an, Amerika sedang makmur-makmurnya, sebagai puncak dari pembangunan ekonomi selepas kehancuran di Perang Dunia II. Dan tentu saja, ekonomi yang bergairah adalah lahan subur bagi periklanan. Ditambah lagi, terjadi pergeseran cara pandang secara menyeluruh di masyarakat dari konservatif ke arah yang lebih liberal. Penandanya adalah kejayaan Partai Demokrat dan perubahan di dunia seni yang lebih bebas. Bahkan Rock N Roll pun mencapai kejayaannya di masa ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di dunia iklan sendiri, sedang terjadi revolusi besar-besaran. DDB yang dimotori Bill Bernbach memaksimalkan kreatifitas timnya dengan membuat sistem kerjasama yang setara antara art director dan copywriter untuk menyatukan kekuatan dua cara berpikir, visual dan verbal. Sebelumnya, yang memegang kendali adalah copywriter sedangkan art director menjadi tukang untuk menjadikan iklan tersebut kelihatan "cantik". Kerjasama yang intens antara seni visual dan sastra pada akhirnya membuat karya iklan yang kuat secara konsep, insightful (manusiawi), kreatif, dan tentu saja lebih menjual, tanpa harus melacur &lt;span style="font-style: italic;"&gt;(hard sell).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Okeh...kembali serial Mad Men. Serial TV yang menyabet Golden Globe Award 2008 dan 2009 untuk kategori Drama ini berputar di sekitar kehidupan Don Draper, seorang creative director di agency Sterling Cooper. Ia mempunyai masa lalu yang kelam dan kemudian menjadikannya pribadi yang tertutup tapi pintar mengamati perilaku manusia sehingga bisa dengan mudah menghasilkan konsep iklan yang dekat dengan kehidupan targetnya. (Kalo istilah iklannya, insightful). Plus, ia sangat persuasif dalam presentasi dengan klien sehingga bisa meyakinkan mereka yang tadinya ragu-ragu. Maka nggak heran kalo kariernya makin melejit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para pemeran pendukung Mad Men juga nggak kalah menarik. Ada Salvatore-art director keturunan Italia yang juga seorang gay in the closet, Paul Kinsey-copywriter yang bermulut ember, Peggy Olson- sekretaris yang bertransformasi jadi copywriter, Pete Campbell-account executive yang super ambisius, Ken Cosgrove-accont executive yang ternyata jago nulis dan dicemburui rekan-rekan kerjanya, Joan-kepala sekretaris yang super duper sexy, Roger Sterling-owner yang udah berumur tapi doyan main perempuan, Bertram Cooper-owner yang tergila-gila dengan kebudayaan Jepang, dll.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walaupun kelihatan berberapa hal dibesar-besarkan (gue baru kali ini ngeliat meeting tim kreatif yang super singkat), serial ini cukup akurat dan masuk akal. Bahkan, beberapa karya iklannya benar-benar bagus dan bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Wardrobe, setting, sinematografi, musik, semuanya nyaris tanpa cela dalam menampilkan suasana di tahun 1960-an.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buat yang awam dengan dunia iklan, serial ini tetep menarik. Sama aja kayak lo nonton Grey's Anatomy atau LA Law (jadul banget) yang berlatar belakang profesi. Kita akan semakin paham dengan lingkup kerja dan pergaulan mereka yang dinamis. Buat para insan periklanan, Mad Men pasti bisa bikin tergila-gila dan menjadi tolak ukur dalam membuat karya iklan. Sarat dengan dialog cerdas dan inspirasi untuk membuat iklan yang lebih baik. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Come on&lt;/span&gt;, masa generasi milleniun kalah sama opa2 di tahun jebot?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/11028481-3701784754549048141?l=da-review.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://da-review.blogspot.com/feeds/3701784754549048141/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=11028481&amp;postID=3701784754549048141' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11028481/posts/default/3701784754549048141'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11028481/posts/default/3701784754549048141'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://da-review.blogspot.com/2009/03/mad-about-mad-men.html' title='Mad about Mad Men'/><author><name>Punkdhut</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12401788830335953184</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_ruzi04F-HZ4/TGhg4z04puI/AAAAAAAAAJ4/u19UIc88Gds/S220/punked-ed.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_ruzi04F-HZ4/ScWiQgXv_lI/AAAAAAAAADY/PyM2P141UyU/s72-c/Madmenlogo.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-11028481.post-7188765315205842074</id><published>2009-01-12T21:42:00.005+07:00</published><updated>2011-09-25T00:07:20.483+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='konser'/><title type='text'>Tomorrow People Ensemble Rocks Cafe Au Lait</title><content type='html'>&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS', sans-serif;"&gt;Nggak ada yang bisa membantah &lt;span style="font-style: italic;"&gt;statement&lt;/span&gt; bahwa Tomorrow People Ensemble (TPE) adalah band paling berbakat se-Indonesia. Kalo yang paling terkenal? Itu lain cerita. Apalagi dibandingkan dengan Peterpan, ST12 atau &lt;span style="font-style: italic;"&gt;(here goes)&lt;/span&gt;...Kangen Band. TPE ga ada apa-apanya sama mereka dalam hal popularitas. Setidaknya itu anggapan gue sebelum nonton konser TPE di Cafe Au Lait Cikini hari Jumat, 9 Januari 2009. Woooow, begitu nyampe ternyata ratusan penonton udah membludak. Kali ini TPE benar-benar seperti rockstar. &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'Trebuchet MS', sans-serif;"&gt;Cafe Au Lait yang ukurannya cuma seuprit itu kayak mau meledak karena gak kuat nampung penonton yang meluber ampe ke Jalan Cikini Raya. Konser pertama TPE setelah hampir 3 tahun vakum ini emang cukup meriah. Terlihat di antara penonton beberapa musisiJazz, seperti Indra Aziz, terus orang-orang dari &lt;a href="http://http//www.wartajazz.com/"&gt;Warta Jazz&lt;/a&gt;, dan ga ketinggalan dari kalangan artis muda berbakat: personil band Alexa, White Shoes and the Couples Company, Rekti dari The Sigit, Bemby Gusti dari Sore, dan orang-orang keren dan beken lainnya yang gue ga kenal. (Berarti kurang beken, donk?). Oya, di sana ga sengaja ketemu temen kantor, yaitu Redy dan bininya. Gue sendiri dateng bareng bassis (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;additional&lt;/span&gt;) gue, Fiki. Bonni, vokalis band gue, &lt;a href="http://myspace.com/bonnics"&gt;Bonni cs&lt;/a&gt; - menyusul dengan rekannya, artis rap bernama Yari. Kosan mereka emang cuma beberapa blok dari Cafe Au Lait. (Penting ga sih??).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'Trebuchet MS', sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;Pukul 21.00, Nikita Dompas sang gitaris mengeluarkan "sabetan maut-nya menandakan pertunjukan telah dimulai. Indra Perkasa (double bass), Adra Karim (Keyboards), dan Elfa Zulham (drums) ikut nyemplung ke alam "nge-jam" tanpa ragu-ragu. Karena emang band ngejam, jadi wajar aja kalo komposisi lagunya panjang-panjang. Tetep menarik bagi gue karena permainan setiap personil sangat variatif. Apalagi live begini, bisa ngeliat aksi mereka berimprovisasi dengan liar. Ini baru Rockin' Jazz!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS', sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: left;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'Trebuchet MS', sans-serif;"&gt;Baru kira-kira 2 lagu, Bonni dan Yari yang dari awal udah resah (mungkin karena ga dapet tempat duduk ditambah musiknya yang cukup "berat"), akhirnya memutuskan untuk pulang. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Ok, goodbye to you! &lt;/span&gt;Gue dan Fiki akhirnya dapet tempat duduk di belakang bareng Redy dan bininya. Gue menikmati tiap detik dari suguhan kelas atas ini. Suasana Cafe Au Lait yang "jadoel punya" ini pun sesuai dengan musik TPE yang modern tapi gak melupakan masa lalu. TPE tampil total malam itu, membayar "dosa" atas nihilnya pentas musik berkualitas selama mereka vakum.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'Trebuchet MS', sans-serif;"&gt; &lt;br /&gt;Pukul 11 temen gue Fiki ngajak cabut. Ya udah, kita akhirnya permisi dari Cafe Au Lait. Kebetulan Redy juga mau udahan. Sayang juga sih ga ngeliat sampe abis, karena kabarnya di akhir acara mereka ngebawain &lt;span style="font-style: italic;"&gt;theme song&lt;/span&gt; Mario Bros. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Well&lt;/span&gt; bagaimanapun, puas juga nonton mereka selama hampir dua jam. Setidaknya cukuplah buat mengobati kerinduan. Tapi tetep..gue ga sabar nungguin album yang katanya lagi digarap. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Good luck guys, keep rockin'!&lt;/span&gt; Kelian adalah antitesis dari industri musik Indonesia yang makin monoton.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Check out their performance at You Tube (diambil oleh &lt;a href="http://indraaziz.net/"&gt;Indra Aziz&lt;/a&gt;):&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: left;"&gt;&lt;object class="BLOGGER-youtube-video" classid="clsid:D27CDB6E-AE6D-11cf-96B8-444553540000" codebase="http://download.macromedia.com/pub/shockwave/cabs/flash/swflash.cab#version=6,0,40,0" data-thumbnail-src="http://0.gvt0.com/vi/e9I6GHRX_Cw/0.jpg" height="266" width="320"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/e9I6GHRX_Cw&amp;fs=1&amp;source=uds" /&gt;&lt;param name="bgcolor" value="#FFFFFF" /&gt;&lt;embed width="320" height="266"  src="http://www.youtube.com/v/e9I6GHRX_Cw&amp;fs=1&amp;source=uds" type="application/x-shockwave-flash"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: left;"&gt;&lt;object class="BLOGGER-youtube-video" classid="clsid:D27CDB6E-AE6D-11cf-96B8-444553540000" codebase="http://download.macromedia.com/pub/shockwave/cabs/flash/swflash.cab#version=6,0,40,0" data-thumbnail-src="http://3.gvt0.com/vi/4eez9pI8cHc/0.jpg" height="266" width="320"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/4eez9pI8cHc&amp;fs=1&amp;source=uds" /&gt;&lt;param name="bgcolor" value="#FFFFFF" /&gt;&lt;embed width="320" height="266"  src="http://www.youtube.com/v/4eez9pI8cHc&amp;fs=1&amp;source=uds" type="application/x-shockwave-flash"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&amp;nbsp;&lt;object class="BLOGGER-youtube-video" classid="clsid:D27CDB6E-AE6D-11cf-96B8-444553540000" codebase="http://download.macromedia.com/pub/shockwave/cabs/flash/swflash.cab#version=6,0,40,0" data-thumbnail-src="http://0.gvt0.com/vi/ZHpvjyPAU4A/0.jpg" height="266" width="320"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/ZHpvjyPAU4A&amp;fs=1&amp;source=uds" /&gt;&lt;param name="bgcolor" value="#FFFFFF" /&gt;&lt;embed width="320" height="266"  src="http://www.youtube.com/v/ZHpvjyPAU4A&amp;fs=1&amp;source=uds" type="application/x-shockwave-flash"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt; &lt;a href="http://www.youtube.com/watch?v=e9I6GHRX_Cw&amp;amp;feature=related"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;a href="http://www.myspace.com/tpensemble"&gt;www.myspace.com/tpensemble&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/11028481-7188765315205842074?l=da-review.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://da-review.blogspot.com/feeds/7188765315205842074/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=11028481&amp;postID=7188765315205842074' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11028481/posts/default/7188765315205842074'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11028481/posts/default/7188765315205842074'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://da-review.blogspot.com/2009/01/tomorrow-people-ensemble-rocks-cafe-au.html' title='Tomorrow People Ensemble Rocks Cafe Au Lait'/><author><name>Punkdhut</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12401788830335953184</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_ruzi04F-HZ4/TGhg4z04puI/AAAAAAAAAJ4/u19UIc88Gds/S220/punked-ed.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-11028481.post-2584836891050172927</id><published>2009-01-05T15:55:00.002+07:00</published><updated>2011-09-25T00:47:19.170+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='musik'/><title type='text'>Motley Crue vs Metallica vs Guns N Roses</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_ruzi04F-HZ4/SWIjqKH_8SI/AAAAAAAAACc/2Ow9___r2f8/s1600-h/cd+bakar.jpg"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5287828119665766690" src="http://4.bp.blogspot.com/_ruzi04F-HZ4/SWIjqKH_8SI/AAAAAAAAACc/2Ow9___r2f8/s320/cd+bakar.jpg" style="cursor: pointer; float: left; height: 299px; margin: 0pt 10px 10px 0pt; width: 320px;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;Di tahun 2008 yang lalu tiga supergrup dari kubu Hard Rock dan Thrashmetal merilis album studio mereka yang baru. (Emang....sekarang 2009, tapi &lt;span style="font-style: italic;"&gt;what da heck!&lt;/span&gt; Tulisannya baru kelar sekarang tuuch...&lt;span style="font-style: italic;"&gt;so bite me!&lt;/span&gt;). Juli, Motley Crue mengeluarkan Saints of Los Angeles, sementara bulan September Metallica menyusul dengan Death Magnetic.­ Guns N Roses yang tinggal menyisakan anggota asli Axl Rose, merilis Chinese Democracy di akhir November. Mereka yang menginspirasi berjuta-juta band dan umat manusia ini, agaknya ingin mengokohkan lagi keberadaannya, bukan sebagai monumen yang layak dikenang, tapi sebagai seniman yang masih segar berkreasi dan menjadi rival bagi band-band lebih muda. Sebenernya masih ada AC/DC, tapi gue kurang doyan band ini. Cuma 1-2 lagu lah yang nyantol. Oke, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;here we go...&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family: 'trebuchet ms'; font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms'; font-weight: bold;"&gt;The Saints Are Cumming&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;&lt;br /&gt;The Saints of Los Angeles agaknya digunakan Motley Crue sebagai sarana promosi untuk film otobiografi mereka yang dijadwalkan keluar tahun 2009. Film yang kabarnya dibintangi Val Kilmer ini dibuat berdasarkan buku otobiografi The Dirt yang sudah beredar sejak 2001. Jadi wajar aja kalo isi lagu The Saints of Los Angeles berkutat seputar kehidupan para begundal Motley waktu mengadu nasib di LA. Segala macam &lt;span style="font-style: italic;"&gt;anthem&lt;/span&gt; hedonisme dan “ajep-ajep” mewarnai sebagian besar lagu mereka.&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;Secara musikal pun banyak mengacu pada era-era awal mereka, Shout At The devil atau Dr. Feelgood, album &lt;span style="font-style: italic;"&gt;landmark&lt;/span&gt; Motley Crue. Ada sedikit nuansa techno di beberapa lagu yang jelas merupakan input dari Tommy Lee yang juga seorang DJ. Tapi untungnya modernisasi ini gak merusak kementahan dan keliaran musik &lt;span style="font-style: italic;"&gt;"sleazy rock n roll"&lt;/span&gt; ala Motley Crue. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Overall&lt;/span&gt; hasil karya ini cukup bagus walau nggak bisa dibilang maksimal. Satu-satunya unsur yang mengganggu adalah tema yang seragam itu tadi. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Key tracks&lt;/span&gt; adalah Face Down In The Dirt,Saints of Los Angeles, Motherfucker of the Year . Buat fans berat Motley, album ini jangan sampai dilewatkan. Setel kenceng2 &lt;span style="font-style: italic;"&gt;is a must!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms'; font-weight: bold;"&gt;Metal Magnetica&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;Setelah menuangkan amarah di album St. Anger, Metallica memutuskan untuk berhenti sejenak dan menemukan jati diri mereka yang sesungguhnya. Apakah itu, adik-adik? &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Good ol' in your face fucking grinding ear bleeding non-stop solo guitar everywhere thrashmetal, of course!&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;Death Magnetic jelas-jelas dibuat mengacu kepada album-album lama mereka, terutama Master of Puppet. Produser kawakan Rick Rubin adalah otak dibalik kembalinya Metallica ke &lt;span style="font-style: italic;"&gt;roots &lt;/span&gt;mereka. Apakah berhasil?&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;Pastinya, mereka berhasil dalam membuat album yang luar bisa berisik. Sound gitar dan drum benar-benar dimaksimalkan volumenya sehingga gue bertanya-tanya, apa ini karena emang Metallica pengen kenceng, ato karena telinga mereka udah budek? Akibatnya, Vokal Hetfield terkubur nun jauh di bawah.&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;Yang paling menonjol adalah aksi Kirk Hemmett. Ia diberi kebebasan lagi untuk mengeksplorasi gitarnya dengan solo-solo yang dahsyat. Aransemen Death Magnetic dipenuhi ngejam bebas sehingga rata-rata lagu mereka berdurasi 7 menit. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Tracks &lt;/span&gt;yang mencuri perhatian adalah That Was Just Your Life, Cyanide, The Day That Never Comes.&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family: 'trebuchet ms'; font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Chinese Democrazy&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;Yap, semua orang tau kalo William Axl Rose adalah orang yang sableng. Album Chinese Democracy adalah bukti yang paling baru. Bayangkan, album yang "cuma" berisi 14 lagu ini baru dirilis 15 tahun setelah The Spaghetti Incident?, album studio terakhir mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;Pertama kali mendengarkan lagu pada album ini gue langsung bisa memahami kenapa anggota GNR lainnya keluar, terutama Slash. Sound dan permainan gitar Buckethead, Robin Finck, dan Bumblefoot benar-benar modern mendekati metal, sangat berbeda dengan gaya permainan Slash yang rock n roll berat. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Is that a good thing or a bad thing? It's fucking baaad i tell you (in a good way&lt;/span&gt;---hah?). &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Yeah, me like it!&lt;/span&gt; Axl cs telah memoles album ini sampai titik darah penghabisan dan menghasilkan album yang walaupun tertunda cukup lama - sampai detik ini masih terdengar relevan. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Killer tracks&lt;/span&gt; adalah Chinese Democracy, Shackler's Revenge, Better, IRS, Catcher In The Rye.&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family: 'trebuchet ms'; font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The Verdict&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;&lt;br /&gt;Ketiga album ini sama-sama memuaskan kerinduan pengemar akan segala kebaikan mereka di masa lalu. Sarat nostalgia dan reuni yang cukup mengharukan bagi para rockers dan metallers. Namun sepertinya Motley Crue yang keluar sebagai pemenang. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;I mean,&lt;/span&gt; permainan mereka seakan-akan ga berubah setelah puluhan tahun! Vokal Vince Neill masih &lt;span style="font-style: italic;"&gt;obnoxiously&lt;/span&gt; cempreng, gitar Mick Mars masih garang dan makin menjadi, bassnya Nikki Sixx mendentum dengan nakal, dan Tommy Lee masih solid di balik drum kit, seakan-akan segala hype tentang dirinya sama sekali ga pengaruh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Juara kedua adalah Guns N Roses. Seharusnya mereka jadi yang pertama, turun posisi karena anggota aslinya tinggal Axl. Jadi walaupun album ini yang paling inovatif di antara ketiganya, tanpa anggota orisinil GN'R lainnya, ada yang kurang gimanaaa gituh. &lt;/span&gt; &lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Metallica di urutan terakhir karena walaupun berusaha sekuat tenaga menyamai masa muda mereka, lagu-lagunya ga ada yang bener-bener nempel di kepala. Secara teknis permainan dan sound mereka tanpa cela, terdengar kalo mereka udah expert di bidang per-thrashmetal-an ini. &lt;/span&gt;     &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/11028481-2584836891050172927?l=da-review.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://da-review.blogspot.com/feeds/2584836891050172927/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=11028481&amp;postID=2584836891050172927' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11028481/posts/default/2584836891050172927'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11028481/posts/default/2584836891050172927'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://da-review.blogspot.com/2009/01/motley-crue-vs-metallica-vs-guns-n.html' title='Motley Crue vs Metallica vs Guns N Roses'/><author><name>Punkdhut</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12401788830335953184</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_ruzi04F-HZ4/TGhg4z04puI/AAAAAAAAAJ4/u19UIc88Gds/S220/punked-ed.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_ruzi04F-HZ4/SWIjqKH_8SI/AAAAAAAAACc/2Ow9___r2f8/s72-c/cd+bakar.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-11028481.post-722889888082290870</id><published>2008-09-04T16:21:00.002+07:00</published><updated>2011-09-25T00:47:44.430+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='film'/><title type='text'>The Mist - Absolut Absurd</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_ruzi04F-HZ4/SMXPyUhlHMI/AAAAAAAAAB4/DeCxG84dnuc/s1600-h/TheMistPoster01.jpg"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5243825804552772802" src="http://2.bp.blogspot.com/_ruzi04F-HZ4/SMXPyUhlHMI/AAAAAAAAAB4/DeCxG84dnuc/s200/TheMistPoster01.jpg" style="cursor: pointer; float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;Peringatan: kalau otak anda gak punya toleransi yang tinggi terhadap jalur cerita nihilistik yang menguji kewarasan anda, jangan dekati film ini. Sama seperti The Shawshank Redemption, The Mist dibuat berdasarkan novel Stephen King dan disutradarai Frank Darabont. Apakah kolaborasi dua orang hebat itu mampu menghasilkan sebuah masterpiece lagi? Yap, masterpiece yang luar biasa aneh. Gue ga bilang bagus ya, tapi aneh.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;Cerita bermula ketika di sebuah kota kecil di Amerika, tiba-tiba tertutup kabut misterius. Di balik kabut itu ada sekumpulan makhluk-makhluk aneh yang membunuh orang-orang yang cukup sial untuk masuk ke dalamnya. Sebagian penduduk kota yang sedang berbelanja di supermarket terperangkap dan kemudian mengurung diri di dalam untuk berlindung dari teror makhluk-makhluk kabut tersebut.&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mulailah pertarungan karakter di dalam supermarket itu. Adu pengaruh terjadi antara politisi, redneck, biker, pegawai toko, sampai penceramah agama dadakan. Masing-masing menghadapi masalah dengan caranya sendiri. Apakah mereka akhirnya selamat atau mati? Silakan tonton sendiri! Endingnya benar-benar sulit dipercaya dan kabarnya sih sengaja dibuat berbeda dari versi novelnya. Dua orang teman gue yang nonton bareng, memaki-maki akhir cerita yang menurut mereka keterlaluan. Gue sendiri terkejut sampai mulut gue terganga-nganga cukup lama. Pantesan di poster filmya ada tulisan "One of the most shocking movie endings ever!". Setujuh! Kalo perlu sedelapan, sesembilan, sesepuluh!&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The Mist memang sarat dengan keganjilan. Alurnya lambat dan castingnya (terutama untuk peran tentara) kurang sesuai. Tingkat kesadisannya pun cukup tinggi, jadi siapkan diri anda untuk melihat banyak darah. Tapi bukan darah saja yang akan membuat anda merinding, yang lebih menakutkan lagi adalah film ini menyerang sisi mental anda. Dan ini yang menyebabkan anda masih terbayang-bayang ceritanya bahkan setelah berhari-hari meninggalkan gedung bioskop. &lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/11028481-722889888082290870?l=da-review.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://da-review.blogspot.com/feeds/722889888082290870/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=11028481&amp;postID=722889888082290870' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11028481/posts/default/722889888082290870'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11028481/posts/default/722889888082290870'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://da-review.blogspot.com/2008/09/peringatan-kalau-otak-anda-gak-punya.html' title='The Mist - Absolut Absurd'/><author><name>Punkdhut</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12401788830335953184</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_ruzi04F-HZ4/TGhg4z04puI/AAAAAAAAAJ4/u19UIc88Gds/S220/punked-ed.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_ruzi04F-HZ4/SMXPyUhlHMI/AAAAAAAAAB4/DeCxG84dnuc/s72-c/TheMistPoster01.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-11028481.post-1278091709318665112</id><published>2008-08-05T19:21:00.003+07:00</published><updated>2011-09-25T00:14:00.557+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='musik'/><title type='text'>Rize Above</title><content type='html'>&lt;a href="http://bp2.blogger.com/_ruzi04F-HZ4/SJhGp6O5F0I/AAAAAAAAABg/MpfOtOHY2DU/s1600-h/300px-rize.jpg"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5231008653011130178" src="http://bp2.blogger.com/_ruzi04F-HZ4/SJhGp6O5F0I/AAAAAAAAABg/MpfOtOHY2DU/s320/300px-rize.jpg" style="cursor: pointer; display: block; margin: 0px auto 10px; text-align: center;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: black; font-family: 'Trebuchet MS', sans-serif;"&gt;Lagi demen ama band J-Rock bernama Rize, nih! Mantap kali, perpaduan harmonis antara Metal, Rock dan Hip hop! Gara-garanye gue ga sengaja ngeliat video klip mereka yg berjudul “Live or Die” di MTV.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: 'trebuchet ms';"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;object class="BLOGGER-youtube-video" classid="clsid:D27CDB6E-AE6D-11cf-96B8-444553540000" codebase="http://download.macromedia.com/pub/shockwave/cabs/flash/swflash.cab#version=6,0,40,0" data-thumbnail-src="http://2.gvt0.com/vi/tBEaNidLamI/0.jpg" height="266" width="320"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/tBEaNidLamI&amp;fs=1&amp;source=uds" /&gt;&lt;param name="bgcolor" value="#FFFFFF" /&gt;&lt;embed width="320" height="266"  src="http://www.youtube.com/v/tBEaNidLamI&amp;fs=1&amp;source=uds" type="application/x-shockwave-flash"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: 'trebuchet ms';"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'Trebuchet MS', sans-serif;"&gt;Video klipnya apik, sarat dengan permainan grafis dan animasi khas Jepang. Performa Rize ekstra-energik: bassisnya gondrong berjoget seperti Flea, vokalisnya (Jesse) kayak pegawai Miami Ink (baca: tatoan), dan yang paling asyik mah ngeliat Kaneko Nobuaki, drummernya. Permainan snare-nya rapat, beat-beatnya groovy, cymbal-worknya cadash! I love dis guy!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: black;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS', sans-serif;"&gt;Sayang sekali, kayaknya agak susah ndapetin albumnya di Indonesa. Di antara pemirsa ada yang tau, mungkin?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/11028481-1278091709318665112?l=da-review.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://da-review.blogspot.com/feeds/1278091709318665112/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=11028481&amp;postID=1278091709318665112' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11028481/posts/default/1278091709318665112'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11028481/posts/default/1278091709318665112'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://da-review.blogspot.com/2008/08/rize-above.html' title='Rize Above'/><author><name>Punkdhut</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12401788830335953184</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_ruzi04F-HZ4/TGhg4z04puI/AAAAAAAAAJ4/u19UIc88Gds/S220/punked-ed.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp2.blogger.com/_ruzi04F-HZ4/SJhGp6O5F0I/AAAAAAAAABg/MpfOtOHY2DU/s72-c/300px-rize.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-11028481.post-7653783341690726952</id><published>2008-06-04T10:41:00.002+07:00</published><updated>2011-09-25T00:48:08.345+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='film'/><title type='text'>This is Fookin’ England!</title><content type='html'>&lt;span style="color: black; font-size: 100%;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_ruzi04F-HZ4/SEYSvDHTKMI/AAAAAAAAAA0/f3B9BwGd0-g/s1600-h/poster1_small.jpg" style="font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5207870618599631042" src="http://4.bp.blogspot.com/_ruzi04F-HZ4/SEYSvDHTKMI/AAAAAAAAAA0/f3B9BwGd0-g/s200/poster1_small.jpg" style="cursor: pointer; float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black; font-family: 'trebuchet ms'; font-size: 100%;"&gt;Skinhead - seperti halnya mafia - adalah subyek yang sangat menarik untuk diangkat ke layar lebar, asal ditangani dengan hati-hati. Menurut pengamatan gue, unsur drama harus diulik sedemikian rupa sehingga hasilnya bukan cuma film action murahan. Dan angle cerita jangan terlalu menghakimi para skinhead, karena akhirnya cerita jadi cemen. Kalo bisa penonton dibuat bimbang. Yang tadinya membenci skinhead, kini bisa melihat sisi lainnya yang membuat mereka bersimpati sampai-sampai menjadi seorang skinhead!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'trebuchet ms'; font-size: 16px;"&gt;Satu-satunya film yang nyaris membuat gue menjadi skinhead adalah film Romper Stomper buatan &lt;st1:country-region st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Australia&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt;. Dalam film yang dibintangi Russel Crowe ini, geng skinhead sangat terlihat sisi manusiawinya, sehingga penonton mau gak mau berada dalam posisi netral. Ini juga yang menyebabkan Romper Stomper mendapat banyak kritikan, karena dianggap membela skinhead rasis. Kemudian ada lagi film American History X, starring Edward Norton. Cukup bagus, hanya saja kurang fokus ke kehidupan gangnya, cerita lebih banyak berkutat di satu keluarga aja.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: black; font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Dan kini muncul film This Is England dengan treatment yang apik. Unsur dramanya kuat, tanpa meninggalkan sisi kekerasan kehidupan skinhead. Film ini dibuat oleh Shane Meadows yang katanya berdasarkan pengalaman pribadinya semasa kecil. Sebagai penulis cerita dan sutradara, Shane dengan akurat menggambarkan setting Inggris di musim panas tahun 1983. Berbeda dengan Romper Stomper dan American History X dimana para skinheadnya adalah rasis (Nazi), maka This Is England memperkenalkan skinhead yang lebih multirasial (Jamaika dan bule, tepatnya). &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: black; font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;Cerita berputar sekitar tokoh utama, Shaun (Thomas Turgoose), usia 12 tahun, yang harus hidup yatim karena ditinggal ayahnya yang gugur di Pulau &lt;st1:place st="on"&gt;Falkland&lt;/st1:place&gt;. Shaun yang menjadi pemurung akhirnya mendapat tempat di sebuah gang skinhead. Geng yang diketuai Woody (Joe Gilgun) ini nggak terlalu seram, kerjaannya cuma nongkrong di pinggir jalan, pesta pora, nyimeng, mabok. Pokoknya masih lebih seram FPI, lah! &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: black; font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;Sampai suatu ketika mereka kedatangan teman lama, bernama Combo (Stephen Graham) yang baru kembali dari penjara dan kini menjadi lebih militan dan rasis. Combo mencoba merekrut anggota geng Woody untuk menjadi anggota National Front, sebuah partai ekstrim kanan. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: black; font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;This is England berhasil membuat film skinhead yang proporsional. Keras, tapi nggak brutal. Mengharukan, tapi nggak menye-menye. Cocok buat panduan anda-andi yang ingin jadi skinhead yang baik dan bertanggung jawab. Oi!&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/11028481-7653783341690726952?l=da-review.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://da-review.blogspot.com/feeds/7653783341690726952/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=11028481&amp;postID=7653783341690726952' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11028481/posts/default/7653783341690726952'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11028481/posts/default/7653783341690726952'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://da-review.blogspot.com/2008/06/this-is-fookin-england.html' title='This is Fookin’ England!'/><author><name>Punkdhut</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12401788830335953184</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_ruzi04F-HZ4/TGhg4z04puI/AAAAAAAAAJ4/u19UIc88Gds/S220/punked-ed.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_ruzi04F-HZ4/SEYSvDHTKMI/AAAAAAAAAA0/f3B9BwGd0-g/s72-c/poster1_small.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-11028481.post-1310840336058984567</id><published>2008-01-14T16:33:00.000+07:00</published><updated>2009-01-05T15:43:43.859+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='film'/><title type='text'>Mereka Bilang, Saya Monyet!</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal"&gt;Tadinya gue mau nulis review film Djenar Maesa Ayu, "Mereka Bilang, Saya Monyet!". Tapi ternyata udah ada yang bikin &lt;a href="http://glennmarsalim.blogspot.com/2008/01/sorry-ya-djenar.html"&gt;di sini.&lt;/a&gt; Gue rasa udah cukup mewakili perasaan gue. Lebih baik waktunya dipake buat nulis review yang lain, ya khaan??...(dasar males)&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/11028481-1310840336058984567?l=da-review.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://da-review.blogspot.com/feeds/1310840336058984567/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=11028481&amp;postID=1310840336058984567' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11028481/posts/default/1310840336058984567'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11028481/posts/default/1310840336058984567'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://da-review.blogspot.com/2008/01/mereka-bilang-saya-monyet.html' title='Mereka Bilang, Saya Monyet!'/><author><name>Punkdhut</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12401788830335953184</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_ruzi04F-HZ4/TGhg4z04puI/AAAAAAAAAJ4/u19UIc88Gds/S220/punked-ed.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-11028481.post-276567275746418904</id><published>2007-08-22T18:12:00.002+07:00</published><updated>2011-09-25T00:48:52.053+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='film'/><title type='text'>Cicak-Man...Ck, ck, ck!</title><content type='html'>&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_ruzi04F-HZ4/RswczdvevOI/AAAAAAAAAAM/faKEqHIRqNA/s1600-h/cicak-man_crop.jpg" style="font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5101484148386610402" src="http://2.bp.blogspot.com/_ruzi04F-HZ4/RswczdvevOI/AAAAAAAAAAM/faKEqHIRqNA/s200/cicak-man_crop.jpg" style="cursor: pointer; float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms'; font-size: 100%;"&gt;Kontradiksi dengan pernyataan gw di blog sebelumnya, kali ini gw mau memberi nasihat: Jangan berharap terlalu rendah! Kecuali anda ingin merasakan malu yang amat dahsyat. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;    &lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms'; font-size: 100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Sebelumnya gw harus meminta maaf kepada publik &lt;st1:country-region&gt;&lt;st1:place&gt;Malaysia&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt; karena selama ini gw berprasangka bahwa apapun yang dibuat &lt;st1:country-region&gt;&lt;st1:place&gt;Malaysia&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt; berselera rendah a.k.a kampungan. Bahwa  satu-satunya produk terbaik mereka cuma lagu Isabella dari grup musik Search. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;Begitu pula halnya sewaktu gw mendengar dari seorang teman bahwa di &lt;st1:country-region&gt;&lt;st1:place&gt;Malaysia&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt; sedang gandrung film Cicak-Man. Dengan kurangajarnya, gw langsung ngetawain. Alangkah noraknya! Gw langsung membayangkan kalo film ini tiruan buruk dari Gundala, atau Rama, film superhero &lt;st1:country-region&gt;&lt;st1:place&gt;Indonesia&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt; jaman dulu. Tapi tetep gw merasa penasaran, karena pada dasarnya gw tertarik dengan hal-hal yang norak. Ha!&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Pucuk dicinta ulam tiba. Sewaktu jalan-jalan di Ambassador, gw ga sengaja nemuin DVD dengan judul “Lizard Man”. Melihat dari penampakannya, gw berkeyakinan DVD ini tak lain dan tak bukan adalah “Cicak-Man” yang pernah diceritakan temen gw. Maka setelah mengetes seperlunya, gw langsung bungkus bawa pulang.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;Sebelum nonton, gw udah siap-siap dengan segala kegaringan film ini. Paling lawakannya ga lucu, efeknya norak, begitu pikiran gw. Tapi apa yang disangka tai ternyata coklat….yang sangat lezat! Film ini sarat dengan adegan yang lucu dengan akting yang prima (salut buat pemeran Cicak-Man/Hairie, Syaiful Apek). Gw tertawa terbahak-bahak karena benar-benar lucu, bukan menghina seperti halnya nonton film horor &lt;st1:country-region&gt;&lt;st1:place&gt;Indonesia&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;. Special efeknya – walaupun belum bisa dibilang spektakuler – sama sekali nggak mengecewakan. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;Film Cicak-Man bersetting di &lt;st1:city&gt;&lt;st1:place&gt;kota&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt; khayalan Metrofulus. Sang pahlawan yang bernama Hairie adalah seorang ilmuwan yang bekerja di perusahaan milik Professor Klon (Aznil Nawawi). Dari sebuah ketidaksengajaan yang sangat absurd (lo harus liat sendiri) Hairie berubah jadi superhero yang mempunyai kekuatan seekor Cicak! Ia bisa menempel di dinding seperti halnya Spider-Man. (Setelah dipikir-pikir yang paling pantas menempel di dinding emang Cicak-Man, bukannya Spider-Man. Buktinya ada lagu “Cicak-cicak di dinding”, bukannya “Laba-laba di dinding”). Cicak-Man pada akhirnya harus berhadapan dengan Prof.Klon dan antek-anteknya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;Film ini murni parodi. Ia adalah gabungan Spider-Man, Batman, The Matrix dan entah apa lagi. Semua dibalut dalam humor ala Melayu yang amat sangat lucu. Film ini emang nggak mempunyai kandungan yang terlalu dalam, tetapi sebagai film hiburan yang mengalir dengan alami ia telah menjadi sebuah masterpiece. Superb, well done, 2 thumbs up, or should I say…ck,ck,ck!&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;a href="http://www.cicakman.com/"&gt;www.cicakman.com&lt;/a&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/11028481-276567275746418904?l=da-review.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://da-review.blogspot.com/feeds/276567275746418904/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=11028481&amp;postID=276567275746418904' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11028481/posts/default/276567275746418904'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11028481/posts/default/276567275746418904'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://da-review.blogspot.com/2007/08/cicak-manck-ck-ck.html' title='Cicak-Man...Ck, ck, ck!'/><author><name>Punkdhut</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12401788830335953184</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_ruzi04F-HZ4/TGhg4z04puI/AAAAAAAAAJ4/u19UIc88Gds/S220/punked-ed.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_ruzi04F-HZ4/RswczdvevOI/AAAAAAAAAAM/faKEqHIRqNA/s72-c/cicak-man_crop.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-11028481.post-5290792442179055643</id><published>2007-08-16T18:18:00.002+07:00</published><updated>2011-09-25T00:49:09.458+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='konser'/><title type='text'>Harga Bintang Lima, Kualitas Kaki Lima - Konser Avenged Sevenfold di Tennis Indoor Senayan,7 Agustus 2007</title><content type='html'>&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms'; font-size: 100%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;Ekspektasi yang terlalu tinggi akan suatu hal bisa menghancurkan. Contohnya, ketika janjian untuk &lt;i&gt;blindate&lt;/i&gt;, dan anda mengkhayalkan si dia secakep mungkin. Setelah seminggu penantian dengan segala macam persiapan agar anda tampil maksimal akhirnya anda harus menerima kenyataan dia bukanlah Miss Universe ato Sang Pangeran tampan. Kekecewaan yang anda derita akan sulit sekali diobati. (Ini intro najes banget seeh…)&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms'; font-size: 100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms'; font-size: 100%;"&gt;Kejadian yang kurang lebih sama belom lama ini gw alami. Cerita bermula dari kabar kedatangan satu-satunya grup band ABG kesukaan gw, yaitu Avenged Sevenfold, yang dikenal juga dengan singkatan A7X. Mereka terdiri anak-anak muda berusia 20 tahunan yang fasih membalut musik Metal ala Iron Maiden, Rock N Rollnya Guns N Roses dan attitude Punk Rock. Skill mereka sungguh di atas rata-rata band anak sekarang. (Untuk ulasan yg meninggi-ninggikan A7X sebenernya bisa dibaca &lt;a href="http://da-review.blogspot.com/2006/02/avenged-sevenfold-siap-bantai-band.html"&gt;di sini&lt;/a&gt;).&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;br /&gt;Sungguh diluar dugaan bahwa A7X akan datang ke &lt;st1:city&gt;&lt;st1:place&gt;Jakarta&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; mengingat mereka adalah band yang baru naik daun dan albumnya ga beredar resmi di sini. Gw aja cuma punya CD “City of &lt;st1:city&gt;&lt;st1:place&gt;Evil&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt;” yang didapat di distro Ish Kabible dengan harga impor (baca: mahal, njing!). Namun ketika tahu konser akan diadakan oleh promotor sebesar Java Musikindo, gw menduga-duga mungkin cukup banyak penggemar mereka di sini, terutama para ABG. &lt;/span&gt;    &lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: arial;"&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;Memang promosi yang dilakukan Java tidak segencar band-band lainnya, seperti Good Charlotte ato Muse. Media yang digunakan - sejauh pengamatan gw - cuma poster. Dan setelah investigasi yang cukup mendalam, diperoleh kesimpulan bahwa area penyebaran poster kebanyakan di distro-distro yang notabene banyak dikunjungi para ABG. Sebuah strategi yang cukup jitu, IMHFO (In My Humble Fucking  Opinion). Tapi ada kemungkinan lain. Java tidak menggunakan media billboard karena keburu dipake Fauzi Bowo buat kampanye. (Tanggal konser A7X adalah 7 Agustus 2007, sehari sebelum tanggal pencoblosan Gubernur DKI Jakarta). Di daerah Tebet, gw juga menemukan ada indikasi perobekan poster-poster A7X yang digantikan oleh poster Fauzi Bowo. (maruk banget nih orang).&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: arial;"&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;Kedatangan gw di lokasi konser agak terlambat karena ulah orang tidak bertanggungjawab yang menebar paku di jalan Gatot Subroto. Akibatnya, motor yg gw boncengi ama temen gw harus ditambal ban dulu. Kejadian ini agak de-javu sewaktu nonton konser Exploited di Bandung &lt;span style="text-decoration: underline;"&gt;(&lt;/span&gt;&lt;a href="http://da-review.blogspot.com/2006/06/sex-violence-konser-exploited-adu.html"&gt;baca di sini&lt;/a&gt;). &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;Setelah motor beres, kita langsung meluncur ke Senayan. Setibanya di sana udah ketinggalan band pembuka, Endank Soekamti. &lt;i&gt;But what da hell&lt;/i&gt;, mood gw lagi pengen nonton Metalcore bukannya Pop-Punkcore.Di dalam gedung pertunjukan, suasana cukup ramai namun santai. Jeda waktu antara band pembuka dan A7X agaknya cukup lama, sehingga terlihat beberapa orang yang udah resah. Thank god A7X blon mulai…&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;Penonton bersorak ketika nampak The Reverend duduk di balik drumsetnya. Kemudian secara bersamaan muncul para personil A7X lainnya. Tennis Indoor langsung bergetar oleh musik Beast and The Harlot, sebuah nomor yg cukup kencang dari A7X. Mau gak mau, gw ikut loncat-loncat bareng ABG-ABG itu sambil mengacungkan salam tiga jari ke udara. Hell Yeah!&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;Diantara gemuruhnya suasana konser, sebenernya ada yang ga beres. Kenapa sound yang keluar jelek gini ya? Nyampur semua kayak tai kebo. Vokal M Shadows terkubur. Begitu pula dengan suara drum The Reverend. Padahal gw suka banget sama  permainan ni anak. Sound gitar Synyster Gates paling keras sendiri, nggak enak kayak gitar dangdut. (Atau mereka mencoba jadi grup Metaldut, karena konser di &lt;st1:country-region&gt;&lt;st1:place&gt;Indonesia&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt;? Hmm…)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;A7X berturut-turut membawakan nomor-nomor kencang seperti Burn It Down, Unholy Confessions, Chapter 4. Kemudian &lt;i&gt;slow down&lt;/i&gt; sebentar dengan lagu bergaya &lt;i&gt;sweet ballad&lt;/i&gt;, Seize the Day. Tapi suasana galau gak bertahan lama, karena A7X menggeber lagi lewat lagu Trashed and Scattered. Mereka memberi &lt;i&gt;sneakpeak&lt;/i&gt; album terbaru mereka dengan membawakan single pertama, Almost Easy. Masih ngerock, tapi kurang yahud siy, menurut gw. Nomor berikutnya adalah I Won’t See You Tonight. Kayaknya diambil dari album mereka yang lama. Setelah itu lampu Tennis Indoor mendadak padam dan para personil A7X ngacir ke belakang layar. Apaan nih? Udah bubaran? Penonton otomatis meminta “we want more” karena merasa belom puas. Masa blom mainin lagu hitsnya?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;Benar saja, ga lama digeberlah lagu jawara mereka, Bat Country. Nomor yang menjadikan mereka superstar karena videonya menjadi no.1 di acara MTV TRL. Penonton menghayati detik demi detik dari lagu tersebut. Cukup mengasyikkan. Keriaan tak berlangsung lama karena begitu lagu selesai mereka langsung pamit dan menghilang dari panggung. Apa-apaan lagi nih? Masa segitu doank? Beberapa penonton mulai resah karena ga ada tanda-tanda band akan bermain lagi. &lt;st1:city&gt;&lt;st1:place&gt;Ada&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; yang teriak-teriak minta balikin duit karena ga puas. Sama, gw juga ngerasa konser NOFX seharga Rp80rb jauh lebih asik daripada konser ini yang berharga Rp300ribu!&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;Apa pelajaran yang bisa dipetik dari kisah ini, adik-adikku yang manis? Jangan sepenuhnya percaya kalo EO besar yg ngadain acara pasti akan memuaskan. Kemudian berhati-hatilah kalian yang mengendara motor karena banyak paku bertebaran di jalan. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/11028481-5290792442179055643?l=da-review.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://da-review.blogspot.com/feeds/5290792442179055643/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=11028481&amp;postID=5290792442179055643' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11028481/posts/default/5290792442179055643'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11028481/posts/default/5290792442179055643'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://da-review.blogspot.com/2007/08/harga-bintang-lima-kualitas-kaki-lima.html' title='Harga Bintang Lima, Kualitas Kaki Lima - Konser Avenged Sevenfold di Tennis Indoor Senayan,7 Agustus 2007'/><author><name>Punkdhut</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12401788830335953184</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_ruzi04F-HZ4/TGhg4z04puI/AAAAAAAAAJ4/u19UIc88Gds/S220/punked-ed.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-11028481.post-1623455336780318210</id><published>2007-05-22T11:51:00.002+07:00</published><updated>2011-09-25T00:49:24.020+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='konser'/><title type='text'>Sisi Katro Punk Rock - Konser NOFX di PRJ, 21 April 2007</title><content type='html'>&lt;span style="color: black; font-size: 100%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;Siapa bilang Punk Rock harus selalu macho, beringasan dan anarkis? NOFX meredefinisi Punk sebagai paham “jadilah diri sendiri, sekatro apapun anda”. Selama 24 tahun berdiri, mereka konsisten meramu humor dan Punk tanpa menjadi (terlalu) tolol. Semua adalah cerminan dari pribadi keempat personilnya, Fat Mike (bass/vokal), El Hefe (gitar), Eric Melvin (gitar), dan Erik Sandin (drums) yang nggak ragu untuk menertawakan diri sendiri (dan orang lain, tentunya).&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;o:p style="color: black;"&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;                      &lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: black;"&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;st1:country-region&gt;&lt;st1:place&gt;Indonesia&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt; (&lt;st1:city&gt;&lt;st1:place&gt;Jakarta&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; dan &lt;st1:place&gt;Bali&lt;/st1:place&gt;) cukup beruntung disinggahi band sekaliber NOFX. Sebagai Punk Rocker, adalah dosa besar kalo nggak sampe nonton salah satu dewa Punk ini. (Menurut Fat Mike, band Punk nomor 1 adalah Bad Religon, nomor 2 Rancid, dan urutan ketiga baru NOFX. Makanya Fat Mike berharap Bad Religion segera bubar, supaya NOFX bisa jadi nomor 2).&lt;br /&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;Seperti halnya Exploited, konser NOFX kali ini digawangi oleh EO kecil, yaitu M2 production (kalo ga salah??). Sehingga wajar kalo promosinya minim sekali. Mereka hanya mengandalkan penyebaran poster, email, dan promosi dari mulut ke mulut (dikenal jg dengan nama oralvertising, jangan disamakan dengan oral sex ya…). Yang menarik adalah jadwal konser NOFX di Jakarta berdekatan dengan kedatangan band idola para ABG, Good Charlotte. Bedanya Good Charlotte didatangkan oleh Java Musikindo, dengan promosi jor-joran melalui above the line dan below the line (…apa siiih…) sehingga terlihatlah pertarungan yang nyata antara Kaum Kapitalis vs Proletar. The Mainstream vs The Extreme. The Assholes vs The Heroes. (WTFK????)&lt;br /&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;br /&gt;Cukup dengan Good Charlotte, mari kita kembali membicarakan musik yg berkualitas &lt;span style="font-family: Wingdings;"&gt;&lt;/span&gt;.  Di luar berbagai kekurangan yang terjadi karena diadakan oleh EO kecil, ada berkah yang didapat, yaitu tiket yang cukup murah, Rp80.000 saja! Coba bandingkan dengan Good Charlotte yang mencapai Rp350.000 (Btw, kok ngomongin band setan itu lagi ya?).&lt;br /&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;br /&gt;Pada hari H, mulai terlihat kekurang-organisasian pengorganisir acara. Di jadwal tercantum bahwa pintu PRJ akan dibuka pukul 5 sore. Pada kenyataannya, jam segitu pintu gerbang masih tertutup rapat, sehingga terlihat pemandangan sekumpulan calon penonton konser seperti sedang menanti kereta lebaran. Kecuali bahwa mereka memakai kaos NOFX dan berambut mohawk, bukannya make kebaya dan kondean.&lt;br /&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;br /&gt;Pintu gerbang depan baru dibuka pukul 19.00, setelah itu “NOFXers” harus mengantri di pintu kedua untuk pemeriksaan tiket. Panitia cuma menyediakan dua lajur, memakai jasa segelintir polisi yang memeriksa tiket dengan &lt;st1:city&gt;&lt;st1:place&gt;gaya&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt;  yang sengak. Proses ini berlangsung sangat lamban kayak kiong. Nggak heran kalo makian dan cacian keluar dari mulut calon penonton yang kecapean. Contohnya,”Ngentoot!”, “Taik!”,”Kontol!”, dan tentu saja, “Ndeso!” dan “Katro!”&lt;br /&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;br /&gt;Setelah ngantri sekitar sejam, dan berharap langsung bisa ajojing, ternyata &lt;st1:city&gt;&lt;st1:place&gt;massa&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; diberhentikan lagi untuk mengantri masuk di pintu ketiga. Kali ini ini cuma satu pintu yang dibuka. “Soundtack” nya apalagi kalo bukan koor sejuta makian. Daripada menghabiskan energi, gw cuma bisa memaklumi, “Pantesan tiketnya murah…..”&lt;br /&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;br /&gt;Sekitar Jam 20.30, King Ly Chee, band pembuka dari &lt;st1:place&gt;Hong  Kong&lt;/st1:place&gt; naik pentas. Mereka membawakan musik Hardcore dengan vokalis cewe Chinese bermohawk. Musiknya standar aja, banyak band-band Hardcore Indonesia yang lebih keren dari mereka. Penonton juga kayaknya kurang respek sehingga banyak jari tengah mengacung di udara, meminta mereka turun.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: black;"&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;Pukul 21.00, King Ly Chee akhirnya turun pentas disambut suka cita para penonton yang udah ga sabar lagi. Sembari menunggu NOFX siap, penonton ditemani oleh musik Reggae dan Dub dari speaker panggung. Cukup menenangkan…&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: black;"&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Akhirnya….sekitar jam 21.30, para personil NOFX naik panggung disambut oleh gegap gempita para penonton yang udah menanti dari sore hari. Fat Mike membuka dengan sedikit membual, “Did you guys see the Exploited when they came here?...We’re much better than them!&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;”&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt; Lalu meluncurlah lagu Dinosaurs Will Die yang menghentak. &lt;st1:city&gt;&lt;st1:place&gt;Massa&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; langsung kesetanan bermoshing ria. Anak skate, Punkers, bule kere, bule tajir, semuanya templek disatukan oleh musik NOFX.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: black;"&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;Songlist mereka yang gw inget: Franco Unamerican, Lenoleum, The Brews, Don’t Call Me White, Murder the Government. Nggak ketinggalan, mereka membawakan lagu Bad Religion, “Do What You Want” dan “Radio” dari Rancid yang diaransemen menjadi Reggae. Selain itu mereka juga memainkan sebuah nomor Jazz, yang menonjolkan permainan terompet El Hefe. Sangat variatif!&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: black;"&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;Menjelang akhir konser, pintu dibuka untuk 200 punkers yang dari awal menunggu jebolan. Mereka sepertinya Punk-punk borok yang ingin mencari masalah dan gak gitu ngerti musik NOFX. Fat Mike pun berceloteh, “Kita kedatangan 200 orang miskin yang nggak mampu buat beli tiket. Hmm…kalian semua sebenarnya juga orang miskin sih…..tapi jangan berkecil hati karena ada 200 orang yang lebih miskin dari kalian!” &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: black;"&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;Untungnya suasana tetap kondusif dengan selingan musik yang berirama reggae, “Kill All The Whitemen” berhasil menggoyangkan--sekaligus mengademkan-- satu PRJ. Disamping lawakan-lawakan Fat Mike dan El Hefe  menjauhkan konser dari kerusuhan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: black;"&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;NOFX menyudahi konser setelah memenuhi keinginan “we want more” dari penonton. Sebenarnya malas untuk berpisah dengan para living legend ini, tapi daripada digebukin pake rotan sama polisi? Yuuuuk……..&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: black;"&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;Di samping berbagai kekurangan yang ada (banyuaaak, &lt;i&gt;actually&lt;/i&gt;), pujian layak dialamatkan buat panitia karena telah berani mengadakan acara ini. Dilihat dari penonton yang membludak, kayaknya konser ini cukup berhasil. Dan semoga saja NOFX menepati janjinya untuk mengajak Bad Religion dan Rancid main ke sini. Jadi Punkers! Mari kita semua bergandengan tangan, berdoa, kalo berita ini bukan guyonon Fat Mike semata. Oi…oi…oi!!!&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: black;"&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: black;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: black;"&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: black;"&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: black;"&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: black;"&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: black;"&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: black;"&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: black;"&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: black;"&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: black;"&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: black;"&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: black;"&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: black;"&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: black;"&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: black;"&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/11028481-1623455336780318210?l=da-review.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://da-review.blogspot.com/feeds/1623455336780318210/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=11028481&amp;postID=1623455336780318210' title='4 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11028481/posts/default/1623455336780318210'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11028481/posts/default/1623455336780318210'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://da-review.blogspot.com/2007/05/sisi-katro-punk-rockliputan-konser-nofx.html' title='Sisi Katro Punk Rock - Konser NOFX di PRJ, 21 April 2007'/><author><name>Punkdhut</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12401788830335953184</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_ruzi04F-HZ4/TGhg4z04puI/AAAAAAAAAJ4/u19UIc88Gds/S220/punked-ed.jpg'/></author><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-11028481.post-115857895091066729</id><published>2006-09-18T18:24:00.001+07:00</published><updated>2011-09-24T19:06:50.057+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='musik'/><title type='text'>Album Terbaru Bunga: Hampir Gak Norak</title><content type='html'>&lt;a href="http://photos1.blogger.com/blogger/1960/829/1600/Bunga-sm.jpg"&gt;&lt;img alt="" border="0" src="http://photos1.blogger.com/blogger/1960/829/320/Bunga-sm.jpg" style="cursor: pointer; float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;Band yang masih sulit untuk lepas dari bayang-bayang almarhum Galang Rambu Anarki ini mencoba eksis kembali ke dalam industri musik dengan menempatkan Anda, vokalis yang sempat beken lewat single “Tentang Seseorang”, OST “Ada Apa dengan Cinta”. Langkah yang tepat atau usaha bunuh diri? Seperti yang banyak orang tau, image &lt;i&gt;drugs&lt;/i&gt; pada Galang cukup kuat sehingga mau gak mau Bunga pun diidentikkan sebagai band yang &lt;i&gt;rebellious&lt;/i&gt;. Lantas apakah tepat kalo Toni, vokalis lamanya diganti Anda, yang justru ultra-melankolis?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;    &lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;Pertama kali mendengar album yg diberi titel “3” ini, pendengar langsung dikejutkan oleh irama yg cukup menghentak dari lagu “Hey Bro”. Bahkan mereka yg paling skeptis pun (baca: saya sendiri) akan mengakui kalo ada yg lebih dari Bunga, bukan sekedar band yg pernah disinggahi Galang Rambu Anarki. Vokal Anda terdengar garang, berdistorsi, sehingga muncul keraguan, apakah ini orang sama yg menyanyikan soundtrack “Ada Apa dengan Cinta?” &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;Lagu berikutnya diberi judul “Norak” yang isi lagunya memang norak bin cemen. Pemberian judul yang “sesuai” ini menunjukkan selera humor yang cukup tinggi dari para personil Bunga. Tapi pada lagu “Hanya Manusia”, saya mulai bingung nih. Ini lagu serius apa guyonan? Isinya sih lebih norak dari lagu “Norak”. Tapi kenapa nggak dikasih titel “Norak Part 2”, atau “Jayus Song?” Ah, kurang konsisten, nih…&lt;sub&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/sub&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Sebenarnya album ini merupakan &lt;i&gt;comeback&lt;/i&gt; yang cukup menjanjikan dari Bunga. &lt;/span&gt;&lt;st1:place&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;Para&lt;/span&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt; personilnya pun sepertinya mempunyai dasar musik Rock yang cukup kuat. Terlihat dari beberapa track yang “nendang”, seperti “Hey Bro”, “Temperamen”, “Cabut”, “Antara Siang dan Malam”. &lt;/span&gt;&lt;span lang="FR" style="font-family: Arial;"&gt;Terasa unsur-unsur Classic Rock yang dicampur dengan Modern Rock tanpa menjadi terlalu trendi. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="FR" style="font-family: Arial;"&gt;Tapi seperti biasa, dengan pertimbangan komersil, untuk merangkul pasar cewek, lagu-lagu cemen—atau meminjam bahasa Bunga: “norak” — lebih mendominasi. Padahal, andaikata Bunga mau sedikit total dalam nge-rock, akan lebih banyak “bro-bro” yang menjadi bersimpati sama mereka. Ketidakjelasan dalam meraih segmen pasar dapat menjadi bumerang, bisa-bisa mereka tidak memperoleh pasar sama sekali. Untuk menyalurkan sisi melankolisnya, Anda sebaiknya tetap menjadi solois saja, mungkin dengan mengisi soundtrack berbagai sinetron ABG.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="FR" style="font-family: Arial;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="FR" style="font-family: Arial;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/11028481-115857895091066729?l=da-review.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://da-review.blogspot.com/feeds/115857895091066729/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=11028481&amp;postID=115857895091066729' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11028481/posts/default/115857895091066729'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11028481/posts/default/115857895091066729'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://da-review.blogspot.com/2006/09/album-terbaru-bunga-hampir-gak-norak.html' title='Album Terbaru Bunga: Hampir Gak Norak'/><author><name>Punkdhut</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12401788830335953184</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_ruzi04F-HZ4/TGhg4z04puI/AAAAAAAAAJ4/u19UIc88Gds/S220/punked-ed.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-11028481.post-115268355842007651</id><published>2006-07-12T12:21:00.001+07:00</published><updated>2011-09-24T19:07:08.641+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='musik'/><title type='text'>­­The Raconteurs-Broken Boy Soldiers</title><content type='html'>&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;Agaknya ambisi Jack White terlalu besar untuk tetap setia di The White Stripes. Mungkin dia merasa mentok juga mengeksplorasi rock minimalis bersama drummer Meg White. Mungkin dia perlu drummer yg lebih skillful dan dukungan musisi-musisi berbakat lainnya. Agaknya itu alasan dibalik pendirian band proyekan Jack White dengan para musisi sekaligus teman-teman lamanya, The Raconteurs.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;    &lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Sebenernya konsep musik The Raconteurs gak jauh-jauh amat dari The White Stripes, seperti track andalannya “Steady As She Goes” yang masih beroroma Garage Rock. Tapi sepertinya musik The Raconteurs ingin dibuat lebih jadul lagi, ke era film ‘Cold Mountain’ (di mana Jack White pernah bermain di &lt;/span&gt;&lt;st1:city&gt;&lt;st1:place&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;sana&lt;/span&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt; dan cinlok dengan Renee Zelweger). Track yang paling berasa antik adalah “Broken Boy Soldier”, di mana terdapat permainan perkusi yang sangat menarik.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Track lainnya yang juga mantaps adalah “Hands” dan “Intimate Secretary”, mirip The Beatles dalam eranya yang paling psychedelic. Track ”Level” memperdengarkan sound gitar kasar yang menyayat ala The White Stripes dalam beat funky.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Soal sound, jelas lebih kaya dari The White Stripes. Selain munculnya pemain bass, dapat disimak pula permainan keyboard Brendan Benson. Kesimpulannya, band ini adalah The White Stripes yang ber-skill!&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/11028481-115268355842007651?l=da-review.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://da-review.blogspot.com/feeds/115268355842007651/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=11028481&amp;postID=115268355842007651' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11028481/posts/default/115268355842007651'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11028481/posts/default/115268355842007651'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://da-review.blogspot.com/2006/07/raconteurs-broken-boy-soldiers.html' title='­­The Raconteurs-Broken Boy Soldiers'/><author><name>Punkdhut</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12401788830335953184</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_ruzi04F-HZ4/TGhg4z04puI/AAAAAAAAAJ4/u19UIc88Gds/S220/punked-ed.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-11028481.post-115172271056412200</id><published>2006-07-01T09:28:00.002+07:00</published><updated>2011-09-25T00:50:10.870+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='sepak bola'/><title type='text'>Argentina Keok! Thanks to Pekerman…Hiks…Hiks…</title><content type='html'>&lt;a href="http://photos1.blogger.com/blogger/1960/829/1600/pekerman_oon.jpg"&gt;&lt;img alt="" border="0" src="http://photos1.blogger.com/blogger/1960/829/320/pekerman_oon.jpg" style="float: left; margin: 0px 10px 10px 0px;" /&gt;&lt;/a&gt; Selama kompetisi Piala Dunia 2006 berlangsung, semua orang tahu Argentina adalah tim yang hebat dan layak jadi juara. Tim ini sarat dengan individu ber-&lt;em&gt;skill&lt;/em&gt; tinggi dan mempunyai organisasi permainan yang matang. Bisa dibilang nggak ada yang bisa mengalahkan Argentina, kecuali diri mereka sendiri. Dan yang melakukan bunuh diri pada pertandingan perempat final melawan Jerman (30/06) kemarin adalah pelatihnya, Jose Pekerman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Strategi awal Pekerman sih benar. Ia menurunkan striker kreatif, Carlos Tevez, bukannya Javier Saviola sebagai &lt;em&gt;starter&lt;/em&gt;. Ini memperlihatkan Pekerman ingin bermain menyerang habis-habisan. Dan strateginya membuahkan hasil. Babak pertama adalah mutlak milik Argentina. Juan Riquelme selaku jendral lapangan tengah memimpin rekan-rekan setimnya mengobrak-abrik pertahanan Jerman. Kata Bung Ronny Pattinasarani, Jerman tidak diberi kesempatan mengembangkan “permainan dari kaki ke kaki”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;Pada menit ke-49, tendangan pojok Riquelme disambut dengan sundulan Roberto Ayala dan berhasil merobek gawang jerman. 1-0 untuk Argentina. Sebuah gol yang menjadi titik tolak permainan, Jerman yang tadinya bermain terlalu hati-hati kini lebih menyerang. Permainan jadi menarik, karena Argentina pun bermain dengan dengan gaya yang sama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Musibah Argentina bermula ketika kiper mereka, Abboandanzieri cedera tulang rusuknya setelah berbenturan dengan Miroslav Klose. Ia segera digantikan oleh Leo Franco dari Atletico Madrid, yang kalo melihat ekspresinya sih kayak nggak niat main. Tapi tragedi sesungguhnya terjadi beberapa menit berikutnya, ketika Jose Pekerman menarik Juan Riquelme dan menggantikannya dengan Cambiasso, gelandang bertahan. Dengan sisa waktu tinggal 20 Menit lagi dan unggul 1-0, Pekerman merasa cukup dengan barmain bertahan dan berharap timnya bisa melenggang ke semifinal. Bodoh. Bodoh. Bodoh. Memangnya Argentina lagi lawan siapa? Indonesia? Kalo gitu sih fine2 aja. Tapi ini Jerman….!!! Yang punya mental baja. Lupakah kalo Jerman punya julukan "Tim Diesel", yang makin lama makin panas? &lt;em&gt;Well, well,&lt;/em&gt; setelah Argentina memutuskan untuk bermain defensif, mesin diesel Jeman menjadi lebih panas, dan panas lagi sampai mau meledak!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yang ditakutkan pun terjadi. Pada menit ke-80, 10 menit menjelang pertandingan usai, Miroslav Klose berhasil menyambut umpan Borowski dan menciptakan gol lewat sundulan. Skor 1-1. Bravo…buyarlah mimpi Argentina. Ingin main menyerang, mereka tidak punya &lt;em&gt;playmaker&lt;/em&gt; Juan Riquelme yang udah ditarik keluar. Tanpanya, serangan2 Argentina seperti tidak bernyawa. Belum puas membuat keputusan tolol, Pekerman menarik keluar Hernan Crespo dan menggantikannya dengan Julio Cruz. Bukannya masukin Lionel Messi, yang ditunggu-tunggu suporter Argentina termasuk Maradona, ini malah masukin pemain yang biasa-biasa aja. Ok, dia lebih jangkung, tapi kalo gak bisa ngapa-ngapain percuma aja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika pertandingan mencapai &lt;em&gt;deadlock&lt;/em&gt;, dan harus ditentukan lewat adu penalti, seluruh dunia pun tau kalo Jerman yang bakal lolos. Selain tendangan2 mereka lebih mantap, kipernya, Jens Lehmann, jelas lebih tangguh dibandingkan kiper pengganti Argentina, Leo Franco. Lehmann membuktikan superoritasnya dengan menahan 2 tendangan penalti dari Roberto Ayala dan Cambiasso. Dan loloslah Jerman……..titit...!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Rating Pemain + Pelatih:&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;ARGENTINA&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;Abboandanzieri = 7&lt;br /&gt;Coloccini = 7&lt;br /&gt;Heinze = 6&lt;br /&gt;Ayala = 7 (gak jadi 8 krn gagal penalti)&lt;br /&gt;Sorin = 8 (merajalela di sisi kiri dan tengah)&lt;br /&gt;Rodriguez = 7 (sayang gak bisa menyelamatkan Argentina lagi spt waktu lawan Mexico)&lt;br /&gt;Mascherano = 5 (I don’t like this dude!)&lt;br /&gt;Riquelme = 7 (sayang diganti…)&lt;br /&gt;Gonzalez = 6&lt;br /&gt;Tevez = 8 (best of the bunch!)&lt;br /&gt;Crespo = 6&lt;br /&gt;Franco = 5 (el stupido!)&lt;br /&gt;Cambiasso = 6&lt;br /&gt;Cruz = 4 (sucks bad…bisanya cuma diving, tipikal pemain liga Seri A Italia. Gak gw kasih 0 karena dia masukin penalti dg bagus)&lt;br /&gt;Pekerman = 0 (yup, kali ini nol besar bwat anda, pak…jangan diulangi lagi ya?)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;JERMAN&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 85%;"&gt;(Berhubung gw masih bete, gw cuma me-rating beberapa pemainnya saja…:P)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Lehmann = 10 (perfect ten bwat doi, karena he’s the hero!!)&lt;br /&gt;Odonker = 9 (pemain sayap atraktif!)&lt;br /&gt;Klose = 8 (top scorer…masih tajem aja…anjing!)&lt;br /&gt;Ballack = 7 (menurut FIFA sih dia man of the match-nya, tp bwat gw biasa aja tuuh)&lt;br /&gt;Klinsmann = 6 (kenapa gak dari awal menyerang? untung punya Lehmann…dan keputusan bagus masukin Odonker)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/11028481-115172271056412200?l=da-review.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://da-review.blogspot.com/feeds/115172271056412200/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=11028481&amp;postID=115172271056412200' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11028481/posts/default/115172271056412200'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11028481/posts/default/115172271056412200'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://da-review.blogspot.com/2006/06/argentina-keok-thanks-to.html' title='Argentina Keok! Thanks to Pekerman…Hiks…Hiks…'/><author><name>Punkdhut</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12401788830335953184</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_ruzi04F-HZ4/TGhg4z04puI/AAAAAAAAAJ4/u19UIc88Gds/S220/punked-ed.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-11028481.post-114946941600074400</id><published>2006-06-05T07:56:00.002+07:00</published><updated>2011-09-25T00:50:39.220+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='konser'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='adu domba'/><title type='text'>Sex &amp; Violence: Konser Exploited &amp; Adu Domba di Bandung</title><content type='html'>Sex adalah hal yang biasa diasosiasikan dg kota Bandung. Tapi Violence? Mungkin cuma segelintir orang yang &lt;span style="font-style: italic;"&gt;ngeh&lt;/span&gt; dengan budaya ini. Gw yg sempet tinggal 6 tahun di Bandung pun baru tahu setelah menyaksikan olahraga Adu Domba di Babakan Siliwangi, Bandung. Tp sebelum lebih jauh ke sana, ada baiknya kita awali tulisan ini dengan laporan konser The Exploited di Stadion Persib, yang juga terkenal dengan lagu 'Sex &amp;amp; Violence'.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;The Exploited, band Punk Rock legendaris, setelah 26 tahun berdiri, setelah Wattie Buchan, sang vokalis berusia setengah abad, setelah badannya melar, setelah mohawknya diturunkan, baru berkesempatan konser di Bandung tanggal 3 Juni 2006 kemaren. Banyak yang gak percaya dengan kedatangan band ini, yang biasanya cuma ada di kaos2, graffiti2, dan media2 penyaluran ekspresi lainnya. Kenapa sulit dipercaya? Pertama adalah karena band ini SANGAT LEGENDARIS dan yang kedua adalah karena hampir nggak ada publikasi/liputan untuk acara ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gw sendiri mendapat info melalui milis Deathrockstar dan  &lt;a href="http://www.the-exploited.net/"&gt;www.the-exploited.net&lt;/a&gt; dimana tertulis jadwal tour Exploited di Bandung, Malang, Bali dan Jakarta. Tapi berhubung di Jakarta belum ada kepastian jadwal, gw bela-belain pergi ke Bandung sekalian reuni dengan kota itu dan temans2 di sana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jalan menuju konser Exploited ternyata harus melalui rintangan yang cukup berat. Waktu mau ngambil tiket konser ke tempat adek gw, motor yg gw tumpangi bareng sobat gw, Adit, mengalami putus kopling. Jadilah kita menepi di bengkel motor terdekat. Kelihatannya masalah yg cukup simple, mengingat Adit udah terbiasa mengutak-atik motor (doi punya bengkel motor). Ternyata eh ternyata, ga semudah itu. Ada deh tu 2 jam lebih kita berkutat dengan kabel kopling dan oli yang belepetan dimana-mana. Sementara Bonni, temen gw satu lagi menunggu dengan cemas di kosan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena kelamaan, adek gw akhirnya duluan pergi ke Stadion Persib, tempat konser Exploited diadakan. Kita pun janjian ketemu di lokasi. Untuk mengejar waktu, gw, Adit, dan Bonni naik taksi yang minta tarif yg 'gila', yaitu Rp 25.ooo perak dari Cihampelas ke Stadion Persib di Jl. Ahmad Yani. Karena udah males nawar, kita setuju aja. Yang penting cepet dan ga ketinggalan Exploited! Dasar anjing pemeras!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di tengah perjalanan adek gw sms kalo band Jeruji lagi main dan habis itu giliran Exploited. Mampus! Jadilah kita tambah panik dan meminta sopir taksi memacu mobilnya lebih kencuang. Setelah salip kanan kiri, akhirnya taksi tiba di lokasi. Di luar stadion terlihat anak2 punk dengan rambut ala 'kuda lumping' nongkrong layaknya lagi kemah (Jambore Punk). Ada yg main gitar, nyanyi, ato sekedar bengong kyk bagong.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gw pun langsung menghampiri adek gw yang udah standby di pintu masuk bwat ngasihin tiket. Setelah dapet, kita langsung masuk ke dalam arena untuk melihat...THE EXPLOITED!!!....ANJIIINGGG.....!!! Alhamdulillah, mereka blom naik panggung. Yang ada baru 2 orang MC yg meracau ga jelas sambil membangkitkan emosi massa. Kayaknya Exploited blom tiba di lokasi (kata temen gw sih mereka mabok2an dulu). Entah apa yg sebenernya terjadi, yg jelas kita lega aja karena blom ketinggalan apa2. Bodo lah gak nonton band pembukanya, kyk Turtles Jr, Jeruji, Authority, Cukimai, dan Nudist Island. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;No offense&lt;/span&gt;, tapi buat apa ngeliat band2 peniru itu kalo bisa ngeliat aslinya, biang Punk Rock sedunia, The EXPLOITED!!!...ANJIIINGG...!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada kali 30 menitan kita dengerin 2 Mc brengsek itu ngomong ga jelas sampai akhirnya naiklah Exploited ke atas panggung!! Anjrooootsssss....! Drummer, gitaris, dan sang bassis Exploited langsung mengisi panggung sambil nge-set alat. Katanya sih sekalian cek sound krn tadi blon sempet. Drummernya botak, katanya sih anggota lama juga. Gitarisnya masih muda, berpakaian ala skater, make celana pendek. Bassisnya gondrong digimbal, gayanya seperti anak metal. Kata MC dia anggota yg paling muda, kelahiran taon 1980-an. Terlihat juga salah seorang kru membawa satu buah cooler yg berisi bir Corona, favoritnya Exploited (Katanya ga doyan Bir bintang...hehe...).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah semua instrumen siap, tiba-tiba muncullah sang frontman, anggota asli Exploited dari awal berdiri, yaitu Wattie Buchan! Badannya terlihat gempal dengan mohawk yang digimbal (tidak diberdirikan) berwarna merah menyala. Lalu mengalirlah lagu2 Exploited dengan intensitas tinggi! Melegakan juga, karena mereka lebih banyak membawakan nomor2 lawasnya seperti Alternative, Dead Cities, Fuck the USA, Troops of Tomorrow, Sex &amp;amp; Violence, Beat the Bastards, dlsb, ketimbang lagu2 baru dari album tahun 2002, Fuck The System, yg gw blom pernah dengerin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sepanjang konser gw neriakin lirik2 lagu Exploted yg gw apal. Cuma sepenggal2, karena gw ga pernah punya lirik Exploited, kecuali dari album Beat The Bastards, satu2nya album yg rilis di Indonesia. Ada seh CD Troops of Tomorrow, tp itu pun gak ada &lt;span style="font-style: italic;"&gt;lyric sheet&lt;/span&gt;-nya. Sedangkan lagu2 lainnya gw dengerin dari kaset bajakan jaman baheula. Anak-anak Punk bermohawk yg hadir jg kyknya gak gitu familiar dg lagu2 Exploited. Sepertinya mereka cuma mengadopsi gaya berdandan Exploited daripada memperhatikan lagu-lagunya. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Bunch of posers&lt;/span&gt;...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Band The Exploited sendiri bermain sangat apik. Soal sound, sebenernya sih bisa lebih nendang lagi, tp ga papalah mengingat mereka gak punya waktu checksound yg memadai. Gitarisnya memainkan melodi seperti Big John, gitaris pertama Exploited dengan gaya 'ngasal': cepat dan dibikin fals di sana-sini. Bassisnya yg berperawakan seperti anak metal, menggerinda bassnya dengan garang. Sound-nya memberi kesan penuh pada musik Exploited yg relatif simple.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum lagu 'Fuck The USA' dibawakan, Wattie berteriak: 'Fuck George Bush!', 'Greenday is a wanker!'. Hmm...poin pertama gw sangat setuju. Tp Greenday's a wanker? Masa seeh....Selidik punya selidik, ternyata anaknya Wattie tuh nge-fans sama Greenday, bukan band bokapnya sendiri. Tercatat Wattie juga pernah berkata '&lt;span class="postbody"&gt;Billie joe armstrong is a short arsed fucking cunt&lt;/span&gt;'. Hehe...dasar Wattie...semuanya dicelain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walaupun musik Exploited cukup provokatif, tp hawa yg tercipta di Stadion Persib berasa adem. Para penonton tetap bersemangat utk moshing, teriak2, dsb, tp ga sampai bikin rusuh. Mungkin karena yg dateng kebanyakan 'Punk2 insaf', kali ya....udah pada tua geto. Gw sempat melihat Pam, pentolan band punk Anarkis Bandung, 'Runtah' sedang nyantai di tribun. Kemudian ada Mulki dari Seriueus Band di ruang monitor, truz ada bule tua yg joged2 sendirian dg tampang sendu. Sepertinya mereka semua dateng murni untuk nyari hiburan, bukan bikin kerusuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah Exploited memainkan kira-kira 3 lagu, pintu masuk tiba2 dibuka gratis buat para Punkers yg dari siang nongkrong di depan stadion. Punk2 gembel itu berjumlah cukup banyak dan bikin gw agak khawatir bakal merusak suasana udah asyik. Tp untunglah mereka berlaku tertib mengikuti konser dg damai...piss lah....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu menjelang Maghrib ketika sekonyong2 Wattie berteriak, "This is our last song!" Maka meluncurlah lagu 'Sex &amp;amp; Violence', yg liriknya cuma 'sex &amp;amp; violence' trus...diulang2. Lagu yg cukup datar buat pamungkas. Pas lagu itu selesai, berkumandanglah adzan Maghrib. Walau para penonton pada teriak 'we want more' berulang2, Exploited tetep cuek dan ga ada tanda2 mereka akan melakukan 'encore'. Panitia jg udah bilang sebelumnya kalo show berakhir pas Maghrib krn Exploited akan langsung terbang ke Bali dan lampu stadion pun emang ga disediain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;So, dengan lagu 'Sex &amp;amp; Violence' yg masih terngiang di telinga dan diiringi rintik2 hujan, para penonton segera hengkang dari Stadion Persib yang mencatat sejarah baru krn telah disinggahi oleh band Punk legendaris, Exploited. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Great show, nice crowd, hell of a Punk Rock! &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Esok paginya, gw dan Bonni &lt;span style="font-style: italic;"&gt;cooling down&lt;/span&gt; dulu dari Punk Rock2-an dan memutuskan untuk lari pagi di Sasana Budaya Ganesha. Hmm...tepatnya cuci mata sambil ngeliat orang lari pagi, sih. Atau lebih tepatnya lagi cuci mata sambil ngeliat cewe2 seksi lari pagi dengan busana minim...hahaha...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Capek 'berolah mata', Ibenk, temennya Bonni, ngajakin kita buat melihat olahraga yg sedikit berbeda, yaitu Adu Domba di Babakan Siliwangi. Ada aroma 'Sex &amp;amp; Violence', Bonni menambahkan. Penasaran juga gw, ingin melihat sisi lain budaya Sunda yg sedikit 'liar'.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Arena peraduan (domba) di Babakan Siliwangi ini mengingatkan gw sama Collosseum di Italia dimana gladiator mempertaruhkan nyawanya demi sebuah kehormatan (hoeeek...). Atau seperti arena matador di Spanyol, cuma dengan ukuran yg lebih kecil dan lebih kotor...haha...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternyata cukup banyak peminat olahraga ini. Bapak, Ibu, teteh, bibi, a'a, semuanya berkumpul di sana. Ada juga gamelan Sunda dengan sindennya yg menyanyikan lagu2 Sunda, tentunya. Di pinggir arena terlihat domba2 aduan yg cukup beringas. Badannya atletis dengan tanduk yg siap menanduk lawan2nya. Juga anda, kalo berdiri terlalu dekat...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekedar catatan, adu domba ini sepenuhnya legal krn nggak ada unsur taruhan. Nggak ada yg menang &amp;amp; yg kalah dalam pertandingan ini, benar2 murni olahraga buat para domba. Aturannya, dua ekor domba saling menanduk sebanyak 20 kali dalam 1 ronde. Pertandingan terdiri dari 2 ronde. Tapi apabila ada domba yg cedera, atau krn alasan lain, pertandingan bisa diberhentikan saat itu juga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama kali ngeliat domba2 itu diadu cukup bikin gw deg-degan. Kasihan aja , apalagi kalo ampe berdarah2. Untungnya ga ada yg cedera serius. Paling cuma puyeng aja, dan pertandingan langsung dihentikan. Tapi tetep, ngeliat kepala domba2 saling beradu cukup bikin pusing. Gw langsung teringat buat bikin iklan obat sakit kepala. Tuh kan? jadi ada inspirasi...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Benturan terkeras terjadi apabila 2 ekor domba mengambil ancang2 yg cukup jauh. Kalo udah begini, penonton berorak-sorak krn tau mereka akan mendapat suguhan yg seru! Dueng...!!! Kelieng2 dah....domba dan para penonton. Arena pun meriah kyk nonton wrestling di Amrik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah pertandingan ini cukup mendidik bwat keluarga, terutama anak2, mengingat banyak dari mereka yg menonton adu domba ini? Aroma kekerasan memang ada...tp moral yg sesungguhnya bisa diambil adalah: Cukup domba aja yg diadu, jangan manusia...hehe...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/11028481-114946941600074400?l=da-review.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://da-review.blogspot.com/feeds/114946941600074400/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=11028481&amp;postID=114946941600074400' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11028481/posts/default/114946941600074400'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11028481/posts/default/114946941600074400'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://da-review.blogspot.com/2006/06/sex-violence-konser-exploited-adu.html' title='Sex &amp; Violence: Konser Exploited &amp; Adu Domba di Bandung'/><author><name>Punkdhut</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12401788830335953184</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_ruzi04F-HZ4/TGhg4z04puI/AAAAAAAAAJ4/u19UIc88Gds/S220/punked-ed.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-11028481.post-114490139428576209</id><published>2006-04-13T10:59:00.002+07:00</published><updated>2011-09-25T00:50:56.890+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='musik'/><title type='text'>Energy-nya The Upstairs: Kurang Enerjik?</title><content type='html'>&lt;a href="http://photos1.blogger.com/blogger/1960/829/1600/energy.1.jpg"&gt;&lt;img alt="" border="0" src="http://photos1.blogger.com/blogger/1960/829/200/energy.jpg" style="cursor: pointer; float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt;" /&gt;&lt;/a&gt;"Energy", inilah album yang paling ditunggu-tunggu di tahun 2006. Merupakan album kedua The Upstairs setelah 'Matraman' (2004), mereka mencoba memperluas 'daerah jajahan' dengan menjalin kerjasama dengan label Warner Music Indonesia. Nggak tanggung2, Andy Ayunir, tokoh musik elektronik Indonesia, turut membantu proses rekording album ini. Maka gak heran kalo fans berat The Upstairs, para Modern Darlings yg kebanyakan tersebar di SMA-SMA (karena terlalu sering main di Pensi) sangat menantikan album ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Album Energy dengan segala 'hype'-nya akhirnya dirilis pada akhir Maret 2006. Kover album ini sungguh menarik, yaitu ilustrasi seorang cowo yang sedang membuka botol dengan giginya. Ini melambangkan Energy, kata Jimi Multazham, sang ilustrator sekaligus vokalis the Upstairs. Dibuat dengan gaya2 ngejreng ala komik2 jaman dulu, sangat menangkap mata (eyecatching :P).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;Perbedaan kualitas suara antara album Matraman dan Energy ini sangat kentara. Kali ini semua terekam dengan jernih dan tidak tumpang tindih seperti album pertama. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;But...is that a good or a bad thing?&lt;/span&gt; Di satu sisi kuping pendengar akan merasa lebih nyaman, tapi disisi lain kok malah jadi terlalu rapih, kurang enerjik dan liar dibanding album pertama mereka?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di album ini, porsi gitar (yang terdistorsi,terutama) jauh berkurang dibanding album Matraman. Kali ini suara keyboard dan synhthesizer lebih merajalela. Apakah ini suatu pernyataan dari The Upstairs kalo mereka ingin mengukuhkan dirinya sebagai band New Wave murni dengan meminimalisasi unsur Rock?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walaupun kurang nge-Rock, bukan berarti album ini layak dibuang ke tempat sampah. Beberapa komposisi diracik dengan formula ala single 'Matraman' yang melodius. Seperti 'Terekam Tak Pernah Mati', 'Satelit', 'Energy', dan 'Dansa Akhir Pekan'. Khusus 'Satelit' (terinspirasi Satellite of Love?) adalah lagu yang sangat FUCKING AWESOME. Disini dapat dinikmati kombinasi vokal Jimi dan Dian yang sangat harmonis. Terutama vokalnya Dian, di lagu ini bisa bikin bulu kuduk gw merinding! Sumpeh...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Overrall...Terus terang gw agak kecewa dengan berkurangnya unsur rock dari The Upstairs yang membuat mereka seperti Goodnight Electric dengan formasi full band. Walaupun, gw jg cukup menikmati lagu2 yg ngepop seperti Satellite dsb. Cukup menyegarkan...tapi mbok ya di album berikutnya bikin lagu2 yg agak nge-Punk ngapah? Kayak 'Lompat' atau 'Amatir'? Dan gitar Kubil jangan dibuat clean begitu terus? Hasilnya oke di beberapa track, tp sangat gak cocok pas di lagu "Apakah aku Berada di Mars..." Soul-nya ga dapet...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/11028481-114490139428576209?l=da-review.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://da-review.blogspot.com/feeds/114490139428576209/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=11028481&amp;postID=114490139428576209' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11028481/posts/default/114490139428576209'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11028481/posts/default/114490139428576209'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://da-review.blogspot.com/2006/04/energy-nya-upstairs-kurang-enerjik.html' title='Energy-nya The Upstairs: Kurang Enerjik?'/><author><name>Punkdhut</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12401788830335953184</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_ruzi04F-HZ4/TGhg4z04puI/AAAAAAAAAJ4/u19UIc88Gds/S220/punked-ed.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-11028481.post-114067145041928051</id><published>2006-02-23T11:21:00.002+07:00</published><updated>2011-09-25T00:51:38.063+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='musik'/><title type='text'>Avenged Sevenfold: Siap Bantai Band-band Metal ABG Bullshit</title><content type='html'>&lt;a href="http://www.geocities.com/punkdhut/a7xpromo1.jpg"&gt;&lt;img alt="" border="0" src="http://www.geocities.com/punkdhut/a7xpromo1.jpg" style="cursor: pointer; display: block; margin: 0px auto 10px; text-align: center; width: 320px;" /&gt;&lt;/a&gt;Ini dia nih salah satu band jaman sekarang yang OK! Kalo didengerin secara sepintas, kayaknya sih band Nu Metal biasa. Tapi simaklah secara seksama. Mana ada band Nu Metal yang lagunya rata2 berdurasi 5 menitan? Mana ada band Nu Metal yang begitu apik membalut Heavy Metal, Punk Rock, Hardcore dan Pop? Mana ada band Nu Metal yang begitu 'trashy' and 'ugly' tapi tetep 'cool'? Intinya mana ada band Nu Metal yang sekeren Avenged Sevenfold?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Avenged Sevenfold amat sangat terlalu canggih kalo di sejajarkan dengan band2 Nu Metal ato band2 ABG standar lainnya. Mereka punya skill diatas rata2, terutama The Rev, drummernya yang 'mewarnai' di setiap lagu dengan double pedal yang menderu tiada henti. Vokal M. Shadows mengingatkan gw sama Mike Ness dari Social Distortion. Gitarnya (Synyster Gates dan Zacky Vengeance) mirip2 Iron Maiden!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;Saat semua orang berpikir musik Rock udah mati, mentok, gak mungkin ada inovasi lagi, Avenged Sevenfold muncul dengan konsep musik yang fresh. Mereka sukses menggabungkan musik Rock modern dengan kejayaan Rock jaman dulu, terutama Iron Maiden. Ya, Sum 41 juga mempunyai referensi yang sama, tapi belakangan mereka jadi menjijikkan. Beda dg Avenged Sevenfold yang gw jamin bakal tetep keren...Rock on!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://avengedsevenfold.com/"&gt;www.avengedsevenfold.com&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/11028481-114067145041928051?l=da-review.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://da-review.blogspot.com/feeds/114067145041928051/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=11028481&amp;postID=114067145041928051' title='32 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11028481/posts/default/114067145041928051'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11028481/posts/default/114067145041928051'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://da-review.blogspot.com/2006/02/avenged-sevenfold-siap-bantai-band.html' title='Avenged Sevenfold: Siap Bantai Band-band Metal ABG Bullshit'/><author><name>Punkdhut</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12401788830335953184</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_ruzi04F-HZ4/TGhg4z04puI/AAAAAAAAAJ4/u19UIc88Gds/S220/punked-ed.jpg'/></author><thr:total>32</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-11028481.post-114001485600881017</id><published>2006-02-15T21:25:00.000+07:00</published><updated>2009-01-06T17:03:50.775+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='seni rupa'/><title type='text'>Pameran! Pameran!</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://photos1.blogger.com/blogger/1960/829/1600/adit1.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://photos1.blogger.com/blogger/1960/829/320/adit1.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Hadirilah! Pameran lukisan tunggal Yustinus Aditya a.k.a Adit Punk di galeri Artnivora, Jl. Kemang Utara No.50 Jakarta Selatan. Pameran yg berjudul "ARCHITOPIA" ini berlangsung dari tanggal 11 sampai 26 Februari 2006.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Datang dan saksikan karya-karya apik dari seniman yang juga vokalis band Punk &lt;a href="http://www.geocities.com/putridoyong"&gt;"Putri Doyong"&lt;/a&gt; ini. Tenang...kali ini dia ga akan mengeluarkan suaranya yang serak2 ancur itu....huhehehhe....&lt;span style="font-style: italic;"&gt;kidding, Dit! &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ok...berhubung gw kurang gape dalam membuat review soal lukisan, dan kalo gw salah ngomong ntar gw bisa digampar si Adit, makanya kali ini gw ga akan banyak komentar! Datang dan saksikan sendiri deh...ok? peace!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Info lebih lanjut: &lt;a href="http://www.artnivora.net/"&gt;artnivora.net&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/11028481-114001485600881017?l=da-review.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://da-review.blogspot.com/feeds/114001485600881017/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=11028481&amp;postID=114001485600881017' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11028481/posts/default/114001485600881017'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11028481/posts/default/114001485600881017'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://da-review.blogspot.com/2006/02/pameran-pameran.html' title='Pameran! Pameran!'/><author><name>Punkdhut</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12401788830335953184</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_ruzi04F-HZ4/TGhg4z04puI/AAAAAAAAAJ4/u19UIc88Gds/S220/punked-ed.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-11028481.post-113843286579171668</id><published>2006-01-28T14:02:00.003+07:00</published><updated>2011-09-25T00:20:45.008+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='musik'/><title type='text'>Sigue Sigue Sputnik - Sebuah Pengantar</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;object class="BLOGGER-youtube-video" classid="clsid:D27CDB6E-AE6D-11cf-96B8-444553540000" codebase="http://download.macromedia.com/pub/shockwave/cabs/flash/swflash.cab#version=6,0,40,0" data-thumbnail-src="http://1.gvt0.com/vi/pk30a0qsVIk/0.jpg" height="266" width="320"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/pk30a0qsVIk&amp;fs=1&amp;source=uds" /&gt;&lt;param name="bgcolor" value="#FFFFFF" /&gt;&lt;embed width="320" height="266"  src="http://www.youtube.com/v/pk30a0qsVIk&amp;fs=1&amp;source=uds" type="application/x-shockwave-flash"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'Trebuchet MS', sans-serif;"&gt;Di tulisan sebelumnya gw bilang kalo Sigue Sigue Sputnik adalah band New Wave terkeren sepanjang masa. Tapi ternyata masih banyak orang yang gak tau tentang band ini. Apakah pernyataan gw harus dirubah jadi, "Sigue Sigue Sputnik adalah band New Wave terkeren sepanjang masa yang paling tidak diketahui orang banyak?" Enak aja. Bukan salah mereka nggak dikenal, tapi elo-elo yang males nyari band yg bagus buat didengerin. Makanya, jangan berpatokan sama MTV doang! &lt;span style="font-style: italic;"&gt;(Brengsek banget gw, soal selera kok maksa?)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'Trebuchet MS', sans-serif;"&gt;Ngomongin Sigue Sigue Sputnik nggak bisa dilepasin dari tahun 1980-an. Saat itu konsumerisme mulai menunjukkan taringnya, seiring dengan bergairahnya perekonomian dan meningkatnya daya beli masyarat. Fenomena ini gak terjadi di negara-negara maju saja, seperti Amerika dan Inggris, tapi juga di &lt;st1:country-region&gt;&lt;st1:place&gt;Indonesia&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt; di bawah rejim Orde Baru-nya Soeharto (walau sebenarnya kemakmuran yg semu). &lt;st1:city&gt;&lt;st1:place&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt;      &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'Trebuchet MS', sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'Trebuchet MS', sans-serif;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Di Amerika, Ronald Reagan, mantan aktor, dilantik jadi presiden Amerika Serikat pada tahun 1981. Tidak lama, ia mempromosikan proyek mega-trilyunan, Star Wars yang makin memperuncing ketegangan dengan Uni Sovyet. Tidak jelas mana yang lebih dulu, Star Wars-nya George Lucas, atau Ronald Reagan? Atau meraka saling mendukung? Auk…Yang jelas &lt;st1:place&gt;Hollywood&lt;/st1:place&gt; juga makin gencar membuat film-film yang menonjolkan superioritas Amerika, seperti Rocky, Rambo, dan Top Gun. &lt;st1:city&gt;&lt;st1:place&gt;Ada&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; juga film-film yang mengangkat sisi kemajuan teknologi, seperti Terminator, Mad Max, dan Robocop. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'Trebuchet MS', sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'Trebuchet MS', sans-serif;"&gt;Dunia musik pun tak luput dari penggunaan teknologi yang ‘membabi-buta’. Synthesizer, drum machine dan hairspray :P adalah hal yang biasa ditemui pada musik 1980an. Gak ada lagi kualitas rekaman yang kasar ala Jimi Hendrix, semuanya presisi seperti mesin. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'Trebuchet MS', sans-serif;"&gt;Di tahun 1980-an inilah Sigue Sigue Sputnik melontarkan pertanyaan: Apa jadinya kalo Elvis Presley tetap hidup dan berkarya di masa depan memanfaatkan semua teknologi yang ada? Itulah sebenarnya konsep dasar dari musik Sigue Sigue Sputnik: perkawinan Rock N Roll 3 jurus dengan Star Wars, A Clockwork Orange, Terminator, Walkman Sony,dan produk2 &lt;i&gt;neon city wasteland&lt;/i&gt; lainnya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'Trebuchet MS', sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'Trebuchet MS', sans-serif;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;i&gt;“Ladies and gentlemen, there are 7 aknowledge wonders of the world. You are about to witness the 8&lt;sup&gt;th&lt;/sup&gt;…”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;      &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'Trebuchet MS', sans-serif;"&gt;&lt;i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'Trebuchet MS', sans-serif;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Sigue Sigue Sputnik IS the 8&lt;sup&gt;th&lt;/sup&gt; wonders of the world of Rock N Roll! Musik mereka yang unik cukup menggetarkan industri musik pada masanya. Walaupun sebenarnya musik mereka banyak mengambil dari Suicide, band electro-punk dari Amerika. Kalo Suicide masih malu-malu untuk menjual dirinya, Sigue Sigue Sputnik malah mengeksploitasi habis kapitalisme. Mereka menciptakan &lt;st1:city&gt;&lt;st1:place&gt;gaya&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt;, nama yang tepat, advertising, promosi untuk menghasilkan THE ULTIMATE PRODUCT! Sigue Sigue Sputnik memiliki semuanya. Ya, semuanya sampai mereka bersinggungan dengan kaum pemilik modal, media&lt;st1:city&gt;&lt;st1:place&gt; massa&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt;, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;the big cats.&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'Trebuchet MS', sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'Trebuchet MS', sans-serif;"&gt;Ok...Sejujurnya, gw gak tau persis apa yang terjadi setelah album kedua mereka yang diberi titel "Dress For Excess". Apakah mereka diboikot industri musik dan media &lt;st1:city&gt;&lt;st1:place&gt;massa?&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; atau memang mereka sudah tidak bisa berkarya dengan baik sehingga layak untuk dilupakan? Gw cuma bisa meraba-raba apa yang dikatakan Tony James, bassis dan otak Sigue Sigue Sputnik pada beberapa kesempatan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'Trebuchet MS', sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'Trebuchet MS', sans-serif;"&gt;Titik awal keruntuhan dinasti Sputnik adalah saat EMI melepaskan kontrak dengan mereka setelah album kedua. Dress For Excess sendiri gak jelek secara komersial, tapi dari sisi artistik gak sedahsyat Flaunt It. Kalau pada album pertama mereka seperti Sex Pistols dari masa depan, pada album kedua mereka kelihatan seperti boyband yang ingin disukai semua orang. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'Trebuchet MS', sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'Trebuchet MS', sans-serif;"&gt;Apa sebenarnya alasan dari pemecatan itu? Apakah penjualan yang kurang memuaskan? Gak juga. Singel "Success" cukup sukses bertengger di chart, bahkan albumnya pun dirilis di &lt;st1:country-region&gt;&lt;st1:place&gt;Indonesia&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt;. Tony James sendiri menganalisa bahwa pada tahun itu, 1988, adalah &lt;span style="font-style: italic;"&gt;turning point&lt;/span&gt; dimana media &lt;st1:city&gt;&lt;st1:place&gt;massa&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; menganggap musik mereka sudah saatnya mati. Kini saatnya mencari trend baru. Ya, pada jaman itu para pemegang modal punya kekuatan untuk mengendalikan selera pasar dibanding sekarang. &lt;i&gt;So, the media wants them dead, and they’re dead&lt;/i&gt;. Media yang sebelumnya menyanjung mereka sebagai inovator dalam dunia rock n roll berbalik mencerca karya-karyanya, gak ada perusahaan rekaman yang mau berurusan dengan mereka, pokoknya nama Sigue Sigue Sputnik dan orang-orang yang terlibat di dalamnya sudah di-black list dari industri rekaman.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'Trebuchet MS', sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'Trebuchet MS', sans-serif;"&gt;Ironis dan kejamnya dunia industri musik sudah dirasakan Sigue Sigue Sputnik. Begitu parahnya, sampai-sampai Tony James kini gak mau berurusan dengan mereka. Tapi bukan berarti Sigue Sigue Sputnik sudah tewas...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'Trebuchet MS', sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'Trebuchet MS', sans-serif;"&gt;Awal kebangkitan Sigue Sigue Sputnik dimulai ketika Tony James iseng-iseng browsing internet sekitar tahun 1995. Di sana ia menemukan beribu-ribu (;P) website yang didedikasikan untuk Sigue Sigue Sputnik! Pikir aja deh gimana perasaan lo, yg ngira band lo udah mati, dilupakan orang, tau2 nongol bejibun di cyberspace?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'Trebuchet MS', sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'Trebuchet MS', sans-serif;"&gt;Serangan mereka yang pertama terhadap industri musik mainstream adalah dengan mengeluarkan album "Pirate Space" yang dirilis tahun 2001. Isinya merayakan liberalisasi bagi setiap individu dengan adanya internet, yang mengizinkan tiap individu untuk mengakses informasi sebanyak-banyaknya tentang hal apapun yg ingin mereka ketahui, termasuk kebenaran akan Sigue Sigue Sputnik.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'Trebuchet MS', sans-serif;"&gt;Seperti burung phoenix, Sigue Sigue Sputnik bangkit lagi dari kematian. Undangan manggung berdatangan, fans bertambah, intinya &lt;span style="font-style: italic;"&gt;they're back in business!&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'Trebuchet MS', sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'Trebuchet MS', sans-serif;"&gt;Tahun 2002, album "Blak Elvis" dirilis. Album ini berisi cover version lagu2 Elvis Presley yang diinterpretasikan dengan bebas sekali oleh the Sputnik gang. Elvis 3000!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'Trebuchet MS', sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'Trebuchet MS', sans-serif;"&gt;Album berikutnya, "Ultra Real", dirilis taon 2003. Di album ini mereka menggabungkan sound mereka di Flaunt It dengan Pirate Space. It's 1980 vs 2000, baby! And it rockSSS!!!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'Trebuchet MS', sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'Trebuchet MS', sans-serif;"&gt;Nggak lama setelah Ultra Real dirilis vokalis Martin Degville yang super nyentrik meninggalkan Sigue Sigue Sputnik dan membentuk band baru, Sputnik 2 . Jadi sekarang Neal X yang ngegitar sambil nyanyi.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'Trebuchet MS', sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'Trebuchet MS', sans-serif;"&gt;Hmm..gw rasa cukup nih tulisan bwat pengantar. Untuk lebih jelasnya silakan menjelajah cyberspace. Salam ya, kalo ketemu Sigue Sigue Sputnik!&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;a href="http://www.geocities.com/punkdhut/sputnik_s02_029.jpg"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'Trebuchet MS', sans-serif;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'Trebuchet MS', sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'Trebuchet MS', sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;The FactSSS&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'Trebuchet MS', sans-serif;"&gt;Lineup 1981-1988: Martin Degvile (vokal), Tony James (bass), Neal X (gitar), Chris Kavanagh (drums), Ray Mayhew (drums), Yana Yaya (spesial efek).&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'Trebuchet MS', sans-serif;"&gt;Lineup 1995-2003: Martin Degville (vokal), Tony James (bass), Neal X (gitar), Jenny Z (electro stuff/spesial efek)&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'Trebuchet MS', sans-serif;"&gt;Lineup 2003-sekarang: Tony James (bass), Neal X (guitar/vokal), Jenny Z (electro stuff/spesial efek)&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'Trebuchet MS', sans-serif;"&gt;Sigue Sigue Sputnik sebenarnya adalah nama sebuah geng jalanan dari Rusia. Fachtna, teman dari Tony James, nggak sengaja nemuin artikel mereka di koran Herald Tribune.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'Trebuchet MS', sans-serif;"&gt;Tony James adalah mantan bassis Generation X, band Punk akhir 70-an, yang jg beranggotakan Billy Idol.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'Trebuchet MS', sans-serif;"&gt;Billy Idol yg pertama-tama tau soal band Suicide, band Electro-Punk asal New york yang sangat mempengaruhi sound Sigue Sigue Sputnik.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'Trebuchet MS', sans-serif;"&gt;Tony James adalah sarjana Komputer dan Matematika.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'Trebuchet MS', sans-serif;"&gt;Mick Jones (The Clash) adalah fans berat Sigue Sigue Sputnik dan sangat suportif.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'Trebuchet MS', sans-serif;"&gt;Tony James pernah main bass di Sisters of Mercy, band gothic pioneer.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'Trebuchet MS', sans-serif;"&gt;Martin Degville is gay! Dia adalah perancang mode yang direkrut semata-mata karena penampilannya yang ajaib!&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'Trebuchet MS', sans-serif;"&gt;Dua drummer, Chris Kavanagh dan Chris Mayhew blon bisa main drum waktu direkrut. Lagi-lagi dipilih karena penampilannya...&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'Trebuchet MS', sans-serif;"&gt;Sigue Sigue Spunik is HUGE in Japan! dandanan musisi Jepang yang aneh-aneh adalah pengaruh dari Sputnik!&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'Trebuchet MS', sans-serif;"&gt;Sputnik ruleSSS!&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'Trebuchet MS', sans-serif;"&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'Trebuchet MS', sans-serif;"&gt;&lt;b&gt;The SiteSSS&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'Trebuchet MS', sans-serif;"&gt;&lt;a href="http://www.sputnikworld.com/"&gt;www.sputnikworld.com&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'Trebuchet MS', sans-serif;"&gt;&lt;a href="http://www.zardsputnik.com/"&gt;www.zardsputnik.com&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'Trebuchet MS', sans-serif;"&gt;&lt;a href="http://www.kpik.dk/sputnik"&gt;www.kpik.dk/sputnik&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'Trebuchet MS', sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS', sans-serif; font-weight: bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'Trebuchet MS', sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'Trebuchet MS', sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'Trebuchet MS', sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'Trebuchet MS', sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'Trebuchet MS', sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'Trebuchet MS', sans-serif;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'Trebuchet MS', sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'Trebuchet MS', sans-serif;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'Trebuchet MS', sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'Trebuchet MS', sans-serif;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'Trebuchet MS', sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'Trebuchet MS', sans-serif;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'Trebuchet MS', sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'Trebuchet MS', sans-serif;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'Trebuchet MS', sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'Trebuchet MS', sans-serif;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/11028481-113843286579171668?l=da-review.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://da-review.blogspot.com/feeds/113843286579171668/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=11028481&amp;postID=113843286579171668' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11028481/posts/default/113843286579171668'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11028481/posts/default/113843286579171668'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://da-review.blogspot.com/2006/01/sigue-sigue-sputnik-sebuah-pengantar.html' title='Sigue Sigue Sputnik - Sebuah Pengantar'/><author><name>Punkdhut</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12401788830335953184</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_ruzi04F-HZ4/TGhg4z04puI/AAAAAAAAAJ4/u19UIc88Gds/S220/punked-ed.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-11028481.post-113819742586575071</id><published>2006-01-25T20:40:00.001+07:00</published><updated>2011-09-24T19:09:10.139+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='konser'/><title type='text'>The Upstairs Got Back Their Thunder From Goodnight Electric!</title><content type='html'>Setelah sekian lama tidak menyaksikan pertunjukan musik bermutu, akhirnya gw berkesempatan untuk menyaksikan The Upstairs di Parc, Blok M, tanggal 19 Januari lalu. Mereka dijadwalkan manggung bersama The Porno, Sekarwati, Boy London dan Goodnight Electric dalam acara yang diberi tajuk 'Thursday Riot New Wave Edition'.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masih ingat review gw soal The Upstairs dan Goodnight Electric, dimana waktu itu Goodnight Electric gw puji2 setinggi langit melebihi The Upstairs? &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Well, u know what? This is a whole different story, my friend! Yes, u've read the title&lt;/span&gt;...The Upstairs &lt;span style="font-style: italic;"&gt;outperformed&lt;/span&gt; Goodnight Electric kali ini! Mereka merebut kembali singgasana sebagai band New Wave ibukota (mungkin dunia) terkeren! But first, kita mulai dari awal...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti biasa, jadwal acara Thursday Riot di Parc sangatlah tidak strategis buat orang kantoran: Kamis jam 10 malem sampe dini hari. Tentunya ini bikin gw rada jiper juga. Besok kalo gw teler gak bisa kerja begimana? Bukan apa2, gw kasian ninggalin kerjaan segitu banyak ke temen kantor gw...taela...&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Anyway&lt;/span&gt;, berhubung ini &lt;span style="font-style: italic;"&gt;New Wave Edition&lt;/span&gt; dimana gw udah potong rambut model Ziggy Stardust/John Taylor/Lupus, keterlaluan aja kalo gw kagak dateng. Seperti orang Betawi bilang, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;'Kagak malu ama rambut?'&lt;/span&gt; Hehehe...So gw mantepin deh untuk berdansa dalam resah ke Parc. Untungnya ada temen yg mau, si Fiki, temen band gw yang kebetulan nggak kerja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Band pertama...The Porno! &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Yes&lt;/span&gt;, gw dan Fiki cukup menantikan band yang sering membawakan Joy Division ini. Menurut kite sound mereka dapet banget, terutama bass-nya. Setali tiga uang sama Joy Division! Walau akustik dan sound di Parc itu parah banget, mereka sepertinya tidak mempunyai masalah. Kecuali gitarnya yang masih kurang kedengaran. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Anyway&lt;/span&gt;, The Porno manggung seperti yang diharapkan. Penuh penjiwaan dengan sound yang mantap! Kalo kata si Fiki, kagak ada tuh alasan sound di panggung jelek, tinggal gimana kita bisa nge-set alat itu apa nggak. Dalam kasus ini mungkin dia bener...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Giliran kedua adalah Boy London. Waduh, gw kurang suka dengan band ini. Cover version lagu2 80-an, tapi kagak ada yg becus. Lagu 'Roam' dari B-52s dibawain dengan caur, truz 'Ordinary World'-nya Duran Duran &lt;span style="font-style: italic;"&gt;is just...ordinary awful&lt;/span&gt;. Dan banyak lagi, yang bikin gw n Fiki bete, so kita ngaso sambil duduk-duduk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Band berikutnya nggak begitu New Wave, yaitu Sekarwati, yang mainin dangdut! Sepertinya sih bawain lagu-lagu mereka sendiri. Lucu-lucuan model Pancaran Sinar Petromaks, Pengantar Minum Racun, dsb. Lumayan, tapi kurang impresif. Kurang dangdut lah...Tapi yang bikin gw heran, kok banyak penonton yg apal lagu-lagunya? Pentingkah band ini?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Goodnight Electric muncul pada  giliran berikutnya. Setelah ditinggal &lt;span style="font-style: italic;"&gt;the ultra talented Ms.&lt;/span&gt; &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Rebecca&lt;/span&gt;, gw bertanya-tanya, apakah mereka masih seasik dulu? Apalagi nggak ada vokalis cewe, semuanya batangan. Gw pesimis Robot dkk bisa mencapai range vokalnya Rebecca yang....pokoknya impossible deh ngegantiin dia. Ternyata eh ternyata...Goodnight Electric gak bawain lagu yang ada vokalnya Rebecca, malah mereka bawain lagu orang semua! Walah...Bijimana ini? Lagu pertama keren siy...'I Wanna Be Adore'-nya Stone Roses. Tentu saja dibawain full synthetizer sehingga bernuansa New Wave. Trus lagu-lagu Britpop yg gak gw kenal (tapi lagi2 penonton pada apal), lagu The Cure, dan endingya...&lt;span style="font-style: italic;"&gt;surprise, surprise!.&lt;/span&gt;..Mereka bawain lagu 'Antah Berantah'-nya The Upstairs! &lt;span style="font-style: italic;"&gt;What a shocker!!!&lt;/span&gt; Keren juga...semua penonton bergoyang dan bernyanyi. Kabarnya siy The Upstairs jg gak tau tuh lagu mo dibawain mereka. Walaupun ending yg meriah, penampilan Goodnight Electric kali ini jauh menurun dibanding dulu. Malam itu mereka seperti band Britpop biasa...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelar Goodnight Electric yang tampil kurang sesuai harapan, kini giliran bintang utama pada malam itu,&lt;span style="font-style: italic;"&gt; the one and only&lt;/span&gt;, The Upstairs! Mereka dibantu banyak kru yang diberi nama Modern Darlings bwat nge-set alat-alat mereka yang lumayan banyak. Setelah semua personil The Upstairs naik panggung, Jimi mulai ngebacot. Standar, dia memuji The Porno, dan band-band sebelumnya. Kemudian...tuwagapat! Digeberlah lagu-lagu khas The Upstairs yang udah lama gak gw saksiin. Banyak juga nomor-nomor baru yang dibawain, seperti Gadis Gangster, Disko Darurat, Digital Video Festival, dll. Lagu-lagu itu tentunya buat album kedua mereka yang akan luncur bulan Februari dibawal major label, Warner.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ditengah-tengah lagu Amatir, Jimi sempet-sempetnya kenalan dengan fans cewe yang joged di dalam kerumunan penonton. Namanya Lisa. Dan tiba-tiba musik pun berhenti, ternyata salah satu instrumen ada yang mati. Kualat lu, Jim, masa tengah2 lagu kenalan? Hahaaha...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penonton sepertinya belom puas melepas kangen sama The Upstairs. Setelah set list habis mereka bawakan, penonton masih minta lagu lagi. Untuk itu, mereka ngebawain lagu wajib &lt;span style="font-style: italic;"&gt;encore&lt;/span&gt;, Matraman, yang liriknya seperti biasa, diplesetin penonton. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Aku di Matraman, kau di-entot orang...&lt;/span&gt;. hihihi...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan kelarlah acara malam itu yang berakhir pada jam 2.30 pagi. Capek tapi puas. Gw juga sempet beli suvenir kaos TheUpstairs dengan desain Modern Darling yang cukup lucu. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Yes, yes,&lt;/span&gt; The Upstairs emang band New Wave NOMOR DUA terkeren sejagad raya! Lho kok nomer dua? Iyalah...emang siapa yang bisa ngalahin Sigue Sigue Sputnik? Situ oke?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/11028481-113819742586575071?l=da-review.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://da-review.blogspot.com/feeds/113819742586575071/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=11028481&amp;postID=113819742586575071' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11028481/posts/default/113819742586575071'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11028481/posts/default/113819742586575071'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://da-review.blogspot.com/2006/01/upstairs-got-back-their-thunder-from.html' title='The Upstairs Got Back Their Thunder From Goodnight Electric!'/><author><name>Punkdhut</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12401788830335953184</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_ruzi04F-HZ4/TGhg4z04puI/AAAAAAAAAJ4/u19UIc88Gds/S220/punked-ed.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-11028481.post-111301495328450956</id><published>2005-04-09T08:45:00.002+07:00</published><updated>2011-09-25T00:52:09.198+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='konser'/><title type='text'>Jazz Untuk Semuahhh...!!!</title><content type='html'>Gw dapet undangan untuk nonton acara 'Jazz Untuk Semua' pada hari Minggu, tanggal 3 April 2005 ini dari Bulletin Board di Friendster, yang diposting oleh teman 'online' gw, Reza, yang juga drummer D'etudiant, salah satu pengisi acara di sana. Gw belom pernah ketemu doi, cuma beberapa kali posting-postingan di Forum Klinikdrum.com. So, gw pikir boleh juga dateng ke acara ini, selain nonton Jazz gratisan-gw gak nonton Java Jazz, karena buat gw kemahalan!- juga bisa ketemu dengan Reza.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Acara ini diadain untuk memperingati 1 tahun berdirinya Komunitas Jazz Kemayoran (KJK), sebuah perkumpulan yang bertujuan untuk memasyarakatkan jazz ke seluruh pelosok Indonesia, tanpa memandang status sosialnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;Acaranya bertempat di rumah Dik Doank di komplek Alvita, Desa Sawah, Ciputat. Dik adalah adik dari Mas Beben, pendiri KJK. Rumahnya Dik ini adanya di ujuuung dunia! Untung undangannya dilengkapi dengan peta. So, dengan asumsi peta tersebut cukup akurat, maka gw ngajak beberapa temen kantor yang musisi juga, yaitu Bony pada gitar dan Sony pada vokal/keyboard. Sebelumnya kita putuskan untuk make motor aja ke sananya, biar kalo nyasar2 yang terlalu susah buat muter balik, nanya2, dsb.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Singkat cerita- dengan beberapa kali nanya kiri kanan- kita sampai juga di lokasi. Sampai sana cuaca kembali mendung, setelah sebelumnya turun hujan yang cukup deras. Panggungnya terletak di lapangan bola milik Dik Doank, berada di depan rumahnya. Dik dengan ramah menjabat tangan para tamu dan mempersilakan masuk ke tempat pertunjukan. Dia juga menjelaskan kalo acara ini juga sekalian memperingati ulang tahun perkawinan orang tuanya yang ke 35-an, kalo gak salah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Trus kita pun duduk di bangku panjang di depan panggung. Ternyata D'Etudiant, band-nya Reza lagi &lt;span style="font-style: italic;"&gt;checksound&lt;/span&gt;, asik juga, bawain nomor2 swing. Sedaaap banget, udah lama gak nonton musik kayak ginian. Dan atmosfer tempatnya juga mendukung banget! Sejuk,dengan pemandangan sawah di seberang. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Just breathtaking...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;Mas Beben, ketua KJK menyapa dan ngobrol-ngobrol dikit dengan kami. Standar, obrolannya seputar dari mana kita, nyasar ga ke sini, dsb. Tapi gak lama kemudian, ujan turun dengan teratur, makin lama makin deras, dan akhirnya deras sekali. Konser terpaksa ditunda dulu, dan kita pun terpaksa berteduh di tenda tempat konsumsi berada. Lumayan, ujan-ujan gini ngisi perut...hihihi...Tapi karena sebelumnya udah makan siang, jadi kita cuma ngembat kue-kue doang, padahal di sana ada nasi kuning plus ayam, sambel goreng, dll. Di tenda ini juga gw berkesempatan untuk kenal langsung dengan Reza. Kita ngobrol dikit, soal drum tentu saja. Dia bilang kalo baru beli cymbal Zildjian Fast Crash 18" dari Forum Klinikdrum.com, dan cymbal itu dipake buat acara nanti. Dia cukup antusias dengan cymbal ini, karena dia dapet dengan harga miring. Gw dengerin tadi soundnya jg asik, masuk dengan musiknya Reza. Kering gitu, swing abes lah...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sambil menanti hujan reda, kita cowo2 mulai men-&lt;span style="font-style: italic;"&gt;scan&lt;/span&gt; area akan hadirnya makhluk2 manis. Ternyata bukan cuma makhluk manis, kita menemukan sesosok dewi, bernama Sissy, seorang model/bintang film yang memerankan 'Mili' di 'Ada Apa Dengan Cinta?' Lumayan, untung Sony, temen gw bawa Mini DV. Uhuii...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah sekian lama, hujan berhenti dan acara bisa dimulai. Tapi panggung harus dikeringkan dulu. Jadi baru sekitar jam 15.30-an acara baru &lt;span style="font-style: italic;"&gt;on&lt;/span&gt;. Band pertama adalah Beben Quartet. yup, ini band-nya Mas Beben, sang ketua KJK pada gitar, dan teman2 nya. Drummernya anak Klinikdrum.com juga, bernama Hendra, . Mereka bawain nomor2 swing. Band-nya Ok, tapi kurang mantap seh, mungkin karena suasana belom panas. 1 nomor 'The Girl from Ipanema' dimodifikasi menjadi 'The Boy from Kemayoran' memakai seorang guess vocal wanita. Cukup menarik...Gw mencoba mengingat pattern Bossas yang dimainin Hendra. Duk tek duk duk...tek tek tek duk tek..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Band kedua adalah F+2, yang ternyata band bokapnya Sissy &lt;span style="font-style: italic;"&gt;(the model/actress)&lt;/span&gt;, bernama Mas Iwan, peniup Saxophone. Band ini terdiri juga dari 2 orang anak cowonya, satu main keyboard, satu lagi Jeffin, main drum. Doi masih kecil nih, SMP kayaknya. Anggota lainnya Adrian (contrabass) dan satu lagi pemain gitar. Mereka membawakan Bossas, Swing, Smooth Jazz, dan juga Funk. Jeffin awalnya bermain agak tegang, tapi kemudian jadi lepas dan asyik. Pake stik brush segala, anjisss....gw blom bisa, doi yang anak kecil udah gape. Sialan...&lt;br /&gt;Kemudian setelah break Maghrib, ada Jazziphonic, membawakan nomor-nomor Funk, sedikit Fusion. Mereka bermain cukup enerjik dan penonton pun merasakannya sehingga beberapa orang terlihat bergoyang. Gw pribadi sih kurang suka Jazz kayak ginian, lagian udah banyak di cafe-cafe. Tapi dibanding band-band cafe yang pernah gw liat, Jazziphonic&lt;span style="font-style: italic;"&gt; is the best&lt;/span&gt; lah! Mereka juga sempet bawain soundtrak 'Bajaj Bajuri' dengan gaya mereka sendiri. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Interesting...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Berikutnya adalah Starlite, band yang seharusnya terdiri dari cewek semua, tapi karena bassisnya berhalangan, digantiin cowo bernama Christian, dan satu orang gitaris. Drummernya cewe bernama Alsa, masih piyik tapi jago abes...!!! Gile....ampun, neng! Mereka bawain Swing, Bossas, Fusion, dll. Permainan bas Christian jg cukup funky, memamerkan banyak teknik.&lt;br /&gt;Setelah itu band-nya Reza, D'Etudiant (sama Dik Doank diplesetin jadi 'Nah Ini Dia') manggung. Tapi ternyata kita kedatangan tamu drummer cilik juara Asia, Demas (Buset, banyak amat drummer cilik, ya?) yang didaulat untuk solo drum untuk beberapa menit. Jadi sembari personil D'Etudiant lainnya nyiapin alat, set drumnya Reza 'dibajak' dulu ama Demas. Solo dibuka dengan permainan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;double stroke&lt;/span&gt; di snare lalu mulai deh &lt;span style="font-style: italic;"&gt;trashing&lt;/span&gt; ke semua set drum. Pukulannya rata n cepet. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Bloody hell...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; Setelah itu D'Etudiant main. Personilnya ada 3 orang, yaitu Robert (piano), Adrian (contrabass), dan Reza (drums). Swing abis! Huhuy...top dah! N sedikit Bebop i think...pokoknya selera gw lah. Mereka bawain komposisinya Reza (Hebat, ndul!). Selain itu mereka juga bawain versi jazz dari lagu 'Balonku'. Lucu juga... Permainan Reza semakin ngalir dibanding terakhir kali gw liat. Kelihatannya doi makin menjiwai...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Band terakhir pada malam ini adah Trio DIZ, yang terdiri dari Dion (gitar), Indra (contabass), dan Zulham (drums). Zulham (dan Indra?) adalah personil Tomorrow People Ensemble, band jazz favorit gw. Mereka bawain Free Jazz, Post-Bop, etc. Malam ini trio DIZ pun gak jauh beda. Tapi sound gitar Dion yang &lt;span style="font-style: italic;"&gt;clean&lt;/span&gt; memberi sentuhan Fusion kale ya...tau deh gw jg gak bukan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;expert&lt;/span&gt;...Zulham mirip dengan di Tomorrow People, melukis di sana sini! Kontrol powernya mantep banget, kerasa deh kalo dibandingin drummer2 sebelumnya. Ada yang bermain kurang jelas, gak konstan, dll. Tapi kalo Zulham, jangan ditanya deh! Udah kayak Max Roach kalee...hahaha...pokoke keren abis! Gila...&lt;span style="font-style: italic;"&gt;skill! &lt;/span&gt;Hebatnya lagi, band ini blom sempet latihan, cuman liat partitur aja, n semua komposisi ditulis oleh Dion, gitaris kecil berbakat yang masih sekolah gitar di Belanda. Dion sendiri bermain apik, gayanya kayak orang tua, serius banget!&lt;br /&gt;Setelah Trio DIZ, ada acara jam session. Tapi karena udah kemaleman, n kita juga ngerasa gak cukup jago untuk ber-jam session sama musisi2 kelas kakap ini, maka kita memutuskan untuk pulang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sepanjang perjalanan kita semua berpikir gimana supaya permainan musik kita bisa kayak mereka. Yang jelas banyak PR nih, jadi pengen buka2 buku pelajaran drum lagi, ngejam lagi, biar bisa yah....minimal ada peningkatan lah...n gw ngerasa puas banget dengan acara ini. Apa yang gw inginkan gw dapet, yaitu menyaksikan konser berkualitas yang mendorong gw untuk bermusik lebih baik lagi.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/11028481-111301495328450956?l=da-review.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://da-review.blogspot.com/feeds/111301495328450956/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=11028481&amp;postID=111301495328450956' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11028481/posts/default/111301495328450956'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11028481/posts/default/111301495328450956'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://da-review.blogspot.com/2005/04/jazz-untuk-semuahhh.html' title='Jazz Untuk Semuahhh...!!!'/><author><name>Punkdhut</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12401788830335953184</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_ruzi04F-HZ4/TGhg4z04puI/AAAAAAAAAJ4/u19UIc88Gds/S220/punked-ed.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-11028481.post-110994318207750840</id><published>2005-03-04T20:15:00.002+07:00</published><updated>2011-09-25T00:52:50.243+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kuliner'/><title type='text'>Ketupat Sayur di Haji Naim...Mmmmmmhhh</title><content type='html'>&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;Ok, kan udah dibilang review ini berisi apa aja, jadi gak ada salahnya kalo kali ini gw nge-review Ketupat SayuR!! Hahahaa...! Ketupat Sayur yang gw maksud ini biasa mangkal di depan tempat urut pengobatan Haji Naim, di Komplek MPR III Dalam, Jakarta Selatan. Dengan harga 4000 perak aja elo bisa ngerasain kenikmatan tiada tara dimana kombinasi kenyalnya ketupat, kuahnya yang harum lezat mewangi, n the sayur &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms'; font-style: italic;"&gt;which is just...perfect!&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt; Kuahnya terutama yang membuat ketupat sayur ini di atas rata-rata. Benar-benar menyegarkan tiada tandingan. Apalagi ditambah krupuk yang meleleh terkena kuah...aaahhh....Cocok sekali buat sarapan, makan siang, sore &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms'; font-style: italic;"&gt;n even&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt; malam hari, subuh, kapan aja dah! Top berat!!!&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;Memang saya belum pernah mencicipi ketupat sayur di seluruh Jakarta, Indonesia, atau dunia tapi gue berani jamin ketupat sayur yang satu ini gak akan mengecewakan anda! Kalau liur anda sudah menetas, jangan tanya gw yang udah keroncongan dari tadi belom makan karena nungguin Bos gw yang mau dateng ke kantor ini tapi sampai sekarang belom dateng-dateng... sial...gw benar-benar lapar...oh, ketupat sayur...sayang jualannya cuman pagi ampe siang doang, n malem udah ngilang...&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms'; font-style: italic;"&gt;damn you&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;...Bos, buruan kek!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hmm, review ini sepertinya mulai nggak beres. Daripada makin ancur mendingan gw sudahi saja ampe di sini, dimana air liur gw menetes deras n perut makin keroncongan....&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/11028481-110994318207750840?l=da-review.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://da-review.blogspot.com/feeds/110994318207750840/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=11028481&amp;postID=110994318207750840' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11028481/posts/default/110994318207750840'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11028481/posts/default/110994318207750840'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://da-review.blogspot.com/2005/03/ketupat-sayur-di-haji-naimmmmmmmhhh.html' title='Ketupat Sayur di Haji Naim...Mmmmmmhhh'/><author><name>Punkdhut</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12401788830335953184</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_ruzi04F-HZ4/TGhg4z04puI/AAAAAAAAAJ4/u19UIc88Gds/S220/punked-ed.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-11028481.post-110916599254512933</id><published>2005-02-23T20:12:00.002+07:00</published><updated>2011-09-25T00:53:02.561+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='konser'/><title type='text'>Goodnight Electric Electrified The Upstairs!</title><content type='html'>&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms'; font-size: 100%;"&gt;GOODNIGHT ELECTRIC &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms'; font-size: 100%; font-style: italic;"&gt;stole The Upstairs' thunder&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms'; font-size: 100%;"&gt; dalam acara 'Androgyny Valentine Party' di BC Bar, Jakarta, 19 Februari lalu. Walaupun the Upstairs tampil cukup baik dengan permainan prima dan dandanan yang bisa bikin David Bowie tersenyum puas - mereka tampil dengan jas, dasi, &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms'; font-size: 100%; font-style: italic;"&gt;make up&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms'; font-size: 100%;"&gt;, &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms'; font-size: 100%; font-style: italic;"&gt;sunglasses&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms'; font-size: 100%;"&gt; dan celana ketat - tapi tidak cukup untuk mencegah penonton menggelinjang oleh setruman Goodnight Electric! Band 'karaoke' yang terdiri dari 2 personil saja, yaitu Rebecca dan Batman, mampu menghipnotis penonton dengan 'kesederhanaannya'.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms'; font-size: 100%;"&gt;Pertama-tama penonton dibuat bingung dengan&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms'; font-size: 100%; font-style: italic;"&gt; stage&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms'; font-size: 100%;"&gt; yang propertinya terdiri dari dua biji mikrofon saja.  Kemudian tampillah Rebecca yang tampil &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms'; font-size: 100%; font-style: italic;"&gt;cute &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms'; font-size: 100%;"&gt;sekali malam itu dengan 'pakaian aerobik' ditemani Batman yang kelihatan&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms'; font-size: 100%; font-style: italic;"&gt; 'cool'&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms'; font-size: 100%;"&gt; bin cuek memakai  kaca mata hitam ala Lou Reed dan sweater. Ternyata benar, mereka bermain &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms'; font-size: 100%; font-style: italic;"&gt;minus one&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms'; font-size: 100%;"&gt; alias karaoke dengan musik yang dimainkan dari &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms'; font-size: 100%; font-style: italic;"&gt;sound system&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms'; font-size: 100%;"&gt;. Gw pribadi kurang suka dengan kualitas &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms'; font-size: 100%; font-style: italic;"&gt;playback&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms'; font-size: 100%;"&gt;- nya yang kurang 'nendang', tapi itu semua tertutup dengan performa dua vokalisnya yang okeh punya. Terutama Rebecca...suaranya begitu jernih, renyah, &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms'; font-size: 100%; font-style: italic;"&gt;yummy&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms'; font-size: 100%;"&gt;, &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms'; font-size: 100%; font-style: italic;"&gt;and&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms'; font-size: 100%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms'; font-size: 100%; font-style: italic;"&gt;God! she really is looking gorgeous that night!&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms'; font-size: 100%;"&gt; Dan Batman, sesuai dandanannya, vokalnya juga cuek, mengambil nada-nada rendah, kadang-kadang ditambahi&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms'; font-size: 100%; font-style: italic;"&gt; sound effect robotic&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms'; font-size: 100%;"&gt;. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms'; font-size: 100%; font-style: italic;"&gt;Pretty cool for a 'robot'...&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms'; font-size: 100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;GE membawakan beberapa nomor andalan, seperti 'A.S.T.U.R.O.B.O.T', 'Rocket Ship Goes By', 'Psychic Girl', dan &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms'; font-size: 100%; font-style: italic;"&gt;my personal favorite&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms'; font-size: 100%;"&gt;, 'The Supermarket I Am In'. Perlu gw tekankan lagi, Rebecca&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms'; font-size: 100%; font-style: italic;"&gt; is a really, really, really good singer.  &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms'; font-size: 100%;"&gt;Ada bagusnya keluar dari &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms'; font-size: 100%; font-style: italic;"&gt;backing vocal&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms'; font-size: 100%;"&gt;-nya The Upstairs, sehingga bakat sesungguhnya bisa benar-benar muncul.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gw sama sekali tidak bermaksud mengecilkan aksi The Upstairs malam itu. Mereka sendiri tampil oke &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms'; font-size: 100%; font-style: italic;"&gt;and &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms'; font-size: 100%; font-style: italic;"&gt;'synthesizer happy'&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms'; font-size: 100%;"&gt; sekali dengan menggunakan 3 keyboard yang bikin mereka tambah 80s aja. The Upstairs membuka malam dengan memainkan nomor &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms'; font-size: 100%; font-style: italic;"&gt;hits&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms'; font-size: 100%;"&gt;-nya, 'Matraman', yang biasanya dibawakan saat &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms'; font-size: 100%; font-style: italic;"&gt;encore&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms'; font-size: 100%;"&gt;.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms'; font-size: 100%;"&gt; Sesuai dengan tema acara valentine, mereka juga membawakan 'Love Will Tear Us Apart' punya Joy Division. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Pretty cool&lt;/span&gt;...kemudian ada 'Amatir', terus macem-macem gw lupa, n terakhir Antah Berantah, &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms'; font-size: 100%; font-style: italic;"&gt;I think&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms'; font-size: 100%;"&gt;. Secara keseluruhan ok deh The Upstairs, tapi tidak sesuatu yang lebih...dan 30 menit sepertinya kurang buat The Upstairs untuk dapat 'membakar' BC Bar..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah dua band 'panas' tadi selesai manggung masih ada acara DJ. Tapi karena gw lagi nggak &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms'; font-size: 100%; font-style: italic;"&gt;mood&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms'; font-size: 100%;"&gt;, jadi memutuskan untuk langsung pulang saja. Salut sama MTV Sky karena bisa menyatukan dua band yang segar malam itu dan terima kasih banyak buat Bayu, temen gw yang memberi &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms'; font-size: 100%; font-style: italic;"&gt;free pass&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms'; font-size: 100%;"&gt;, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;and my partner in crime, &lt;/span&gt;Katro&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;. &lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;Semoga kita bisa bergoyang lagi di lain waktu! &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms'; font-style: italic;"&gt;And Rebecca, see you at the supermarket...&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/11028481-110916599254512933?l=da-review.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11028481/posts/default/110916599254512933'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11028481/posts/default/110916599254512933'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://da-review.blogspot.com/2005/02/goodnight-electric-electrified.html' title='Goodnight Electric Electrified The Upstairs!'/><author><name>Punkdhut</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12401788830335953184</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_ruzi04F-HZ4/TGhg4z04puI/AAAAAAAAAJ4/u19UIc88Gds/S220/punked-ed.jpg'/></author></entry></feed>
